<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Harus Kaji Ulang Biayai Operasi Melinda</title><description>Keputusan Polri menggunakan dana jaminan kesehatan masyarakat  (Jamkesmas) untuk membiayai operasi radang payudara Melinda Dee  ditentang politikus Senayan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/09/338/466479/polri-harus-kaji-ulang-biayai-operasi-melinda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/09/338/466479/polri-harus-kaji-ulang-biayai-operasi-melinda"/><item><title>Polri Harus Kaji Ulang Biayai Operasi Melinda</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/09/338/466479/polri-harus-kaji-ulang-biayai-operasi-melinda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/09/338/466479/polri-harus-kaji-ulang-biayai-operasi-melinda</guid><pubDate>Kamis 09 Juni 2011 16:51 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/09/338/466479/4c0wNEZ3W4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/09/338/466479/4c0wNEZ3W4.jpg</image><title>ist</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Keputusan Polri menggunakan dana jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) untuk membiayai operasi radang payudara Melinda Dee ditentang politikus Senayan.
&amp;nbsp;
Meski Jamkesmas bisa digunakan setiap tahanan negara, namun dana itu diperuntukkan bagi warga kurang mampu, tidak seperti Melinda yang berasal dari kelas sosial atas.
&amp;nbsp;
&quot;Saya melihatnya merasa aneh juga karena peruntukkannya untuk jatahnya orang miskin. Sejak kapan Melinda jadi fakir miskin dan pengobatannya juga kan pengobatan operasi kosmetik,&quot; kritik anggota Komisi Hukum DPR Eva Kusuma Sundari di Jakarta, Kamis (9/6/2011).
&amp;nbsp;
Eva menambahkan, meski pemberian Jamkesmas bagi tahanan sesuai dengan standar operasi prosedur yang berlaku, semestinya Polri mengkaji ulang pembiayaan khusus untuk Malinda, tersangka kasus penggelapan dana nasabah Citibank.
&amp;nbsp;
&quot;Tapi tolong dipikir sisi keadilannya bagaimana? Dia operasi untuk kosmetik bukan ginjal atau busung lapar. Apakah sesuai dengan peruntukkan karena Jamkesmas kan dipakai untuk kelas 3,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Senada dengan Eva, Wakil Ketua Komisi Hukum DPR Tjatur Sapto Edy menyebut kebijakan Polri menanggung biaya perawatan Melinda tidak tepat. Dia menegaskan, Jamkesmas diperuntukan bagi warga kurang mampu.
&amp;nbsp;
&quot;Tidak bijak Jamkesmas untuk orang tidak mampu, ini malah untuk orang kaya yang kena kasus lagi. Kalau banyak yang begini, modusnya begini terus, bisa habis uang negara. Tidak bijak yang seperti itu,&quot; tegasnya lagi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Keputusan Polri menggunakan dana jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) untuk membiayai operasi radang payudara Melinda Dee ditentang politikus Senayan.
&amp;nbsp;
Meski Jamkesmas bisa digunakan setiap tahanan negara, namun dana itu diperuntukkan bagi warga kurang mampu, tidak seperti Melinda yang berasal dari kelas sosial atas.
&amp;nbsp;
&quot;Saya melihatnya merasa aneh juga karena peruntukkannya untuk jatahnya orang miskin. Sejak kapan Melinda jadi fakir miskin dan pengobatannya juga kan pengobatan operasi kosmetik,&quot; kritik anggota Komisi Hukum DPR Eva Kusuma Sundari di Jakarta, Kamis (9/6/2011).
&amp;nbsp;
Eva menambahkan, meski pemberian Jamkesmas bagi tahanan sesuai dengan standar operasi prosedur yang berlaku, semestinya Polri mengkaji ulang pembiayaan khusus untuk Malinda, tersangka kasus penggelapan dana nasabah Citibank.
&amp;nbsp;
&quot;Tapi tolong dipikir sisi keadilannya bagaimana? Dia operasi untuk kosmetik bukan ginjal atau busung lapar. Apakah sesuai dengan peruntukkan karena Jamkesmas kan dipakai untuk kelas 3,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Senada dengan Eva, Wakil Ketua Komisi Hukum DPR Tjatur Sapto Edy menyebut kebijakan Polri menanggung biaya perawatan Melinda tidak tepat. Dia menegaskan, Jamkesmas diperuntukan bagi warga kurang mampu.
&amp;nbsp;
&quot;Tidak bijak Jamkesmas untuk orang tidak mampu, ini malah untuk orang kaya yang kena kasus lagi. Kalau banyak yang begini, modusnya begini terus, bisa habis uang negara. Tidak bijak yang seperti itu,&quot; tegasnya lagi.</content:encoded></item></channel></rss>
