<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menghabisi Preman dengan Petrus</title><description>Awal tahun 1980-an Jakarta digegerkan dengan banyaknya temuan mayat  dalam karung mengambang di sungai. Anehnya lagi, mayat-mayat tersebut  sebagian tubuhnya dihiasi oleh tato.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/10/337/466644/menghabisi-preman-dengan-petrus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/10/337/466644/menghabisi-preman-dengan-petrus"/><item><title>Menghabisi Preman dengan Petrus</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/10/337/466644/menghabisi-preman-dengan-petrus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/10/337/466644/menghabisi-preman-dengan-petrus</guid><pubDate>Jum'at 10 Juni 2011 09:15 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/10/337/466644/45s2MrPtWx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">wordpress</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/10/337/466644/45s2MrPtWx.jpg</image><title>wordpress</title></images><description>JAKARTA - Awal tahun 1980-an Jakarta digegerkan dengan banyaknya temuan mayat dalam karung mengambang di sungai. Anehnya lagi, mayat-mayat tersebut sebagian tubuhnya dihiasi oleh tato.
&amp;nbsp;
Media massa yang terbit pada masa itu hampir seluruhnya menampilkan penemuan mayat-mayat bertato dengan dada atau kepala berlubang ditembus peluru.
&amp;nbsp;
Dalam sehari, di berbagai kota besar di Pulau Jawa, ada &amp;nbsp;mayat ditemukan dalam keadaan tangan terikat atau dimasukkan ke dalam karung yang digeletakkan begitu saja di emperan toko, bantaran kali, dan di semak-semak .
&amp;nbsp;
Sontak preman pada masa itu menghilang bak ditelan bumi, mereka takut dijadikan sasaran oleh penembak misterius (petrus). Belum ada angka yang pasti mengenai korban tewas dari penebak misterius tersebut.
&amp;nbsp;
Komite untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) meyakini ratusan menjadi korban operasi pemberantasan kejahatan atau yang dikenal operasi penembakan misterius (petrus) periode 1983-1985.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Petrus metode Soeharto untuk menghabisi kriminal di berbagai tempat, mereka dianggap maling, perampok dan lainnya,&amp;rdquo; &amp;nbsp;kata aktivis Kontras, Ali Nursahid kepada okezone, Kamis (9/6/2011).
&amp;nbsp;
Dalam operasi tersebut menurutnya Soeharto pada masa itu menggunakan extra judicial killing atau bentuk penghukuman seseorang tanpa proses pengadilan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Banyak yang menjadi korban dari Solo, ada juga dari Jakarta, Yogjakarta dan lainnya,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Saat ini menurut Ali, Kontras sudah membentuk &amp;nbsp;tim yang proses akhirnya diserahkan kepada Komnas HAM.
Selain korban Petrus, Kontras saat ini masih terus mengawal kasus &amp;nbsp;peristiwa penghilangan orang secara paksa pada tahun 1997-1998.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo; Penculikan aktivis 1998 masih kita kawal, pihak keluarga &amp;nbsp;juga berharap jika tewas tolong diberi tahu makamnya dimana,&amp;rdquo; pinta Ali.</description><content:encoded>JAKARTA - Awal tahun 1980-an Jakarta digegerkan dengan banyaknya temuan mayat dalam karung mengambang di sungai. Anehnya lagi, mayat-mayat tersebut sebagian tubuhnya dihiasi oleh tato.
&amp;nbsp;
Media massa yang terbit pada masa itu hampir seluruhnya menampilkan penemuan mayat-mayat bertato dengan dada atau kepala berlubang ditembus peluru.
&amp;nbsp;
Dalam sehari, di berbagai kota besar di Pulau Jawa, ada &amp;nbsp;mayat ditemukan dalam keadaan tangan terikat atau dimasukkan ke dalam karung yang digeletakkan begitu saja di emperan toko, bantaran kali, dan di semak-semak .
&amp;nbsp;
Sontak preman pada masa itu menghilang bak ditelan bumi, mereka takut dijadikan sasaran oleh penembak misterius (petrus). Belum ada angka yang pasti mengenai korban tewas dari penebak misterius tersebut.
&amp;nbsp;
Komite untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) meyakini ratusan menjadi korban operasi pemberantasan kejahatan atau yang dikenal operasi penembakan misterius (petrus) periode 1983-1985.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Petrus metode Soeharto untuk menghabisi kriminal di berbagai tempat, mereka dianggap maling, perampok dan lainnya,&amp;rdquo; &amp;nbsp;kata aktivis Kontras, Ali Nursahid kepada okezone, Kamis (9/6/2011).
&amp;nbsp;
Dalam operasi tersebut menurutnya Soeharto pada masa itu menggunakan extra judicial killing atau bentuk penghukuman seseorang tanpa proses pengadilan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Banyak yang menjadi korban dari Solo, ada juga dari Jakarta, Yogjakarta dan lainnya,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Saat ini menurut Ali, Kontras sudah membentuk &amp;nbsp;tim yang proses akhirnya diserahkan kepada Komnas HAM.
Selain korban Petrus, Kontras saat ini masih terus mengawal kasus &amp;nbsp;peristiwa penghilangan orang secara paksa pada tahun 1997-1998.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo; Penculikan aktivis 1998 masih kita kawal, pihak keluarga &amp;nbsp;juga berharap jika tewas tolong diberi tahu makamnya dimana,&amp;rdquo; pinta Ali.</content:encoded></item></channel></rss>
