<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Benci-Benci Tapi Rindu Orde Baru</title><description>Mengapa sebuah rezim yang terkenal otoriter, memenjarakan puluhan ribu tahanan politik tanpa proses pengadilan bisa dirindukan sebagian kalangan di Indonesia?</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/10/339/466620/benci-benci-tapi-rindu-orde-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/10/339/466620/benci-benci-tapi-rindu-orde-baru"/><item><title>Benci-Benci Tapi Rindu Orde Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/10/339/466620/benci-benci-tapi-rindu-orde-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/10/339/466620/benci-benci-tapi-rindu-orde-baru</guid><pubDate>Jum'at 10 Juni 2011 07:30 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/10/339/466620/fwqykkkVM1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: daylife</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/10/339/466620/fwqykkkVM1.jpg</image><title>Ilustrasi: daylife</title></images><description>JAKARTA - Pengamat Politik Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ) Sumarno menilai kerinduan masyarakat terhadap Orde Baru dikarenakan faktor kekecewaan terhadap kinerja pemerintah saat ini. &amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Publik sekarang kecewa dengan kinerja pemerintah,&amp;rdquo; ujar Sumarno kepada okezone, Jumat (10/5/2011).
&amp;nbsp;
Oleh karena itu, Sumarno tak heran jika kini banyak masyarakat yang selalu membayangkan dan bernostalgia ke masa Orde Baru.
&amp;nbsp;
Sebetulnya, lanjutnya, masyarakat tahu dan tidak akan pernah lupa terhadap rezim yang penuh tindakan otoriter tersebut, namun kerinduan tetap muncul karena situasi saat ini dalam beberapa aspek masih lebih jelek dibanding periode itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Publik tahu dan engga lupa Orde Baru banyak kekeliruan, tapi lebih baik masa dulu karena dulu sistem politik lebih stabil, harga barang-barang kebutuhan terjangkau,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;nbsp;
Walaupun demikian, kata Sumarno, upaya untuk mengembalikan Orde Baru hanya akan menimbulkan kesia-siaan. Pasalnya, dalam tataran kenyataan Orde Baru tidak mungkin dikembalikan lagi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Upaya itu akan sia-sia karena dalam tataran real akan sulit. Saya tidak yakin Orde baru akan tampil lagi,&amp;rdquo; kata Sumarno.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat Politik Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ) Sumarno menilai kerinduan masyarakat terhadap Orde Baru dikarenakan faktor kekecewaan terhadap kinerja pemerintah saat ini. &amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Publik sekarang kecewa dengan kinerja pemerintah,&amp;rdquo; ujar Sumarno kepada okezone, Jumat (10/5/2011).
&amp;nbsp;
Oleh karena itu, Sumarno tak heran jika kini banyak masyarakat yang selalu membayangkan dan bernostalgia ke masa Orde Baru.
&amp;nbsp;
Sebetulnya, lanjutnya, masyarakat tahu dan tidak akan pernah lupa terhadap rezim yang penuh tindakan otoriter tersebut, namun kerinduan tetap muncul karena situasi saat ini dalam beberapa aspek masih lebih jelek dibanding periode itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Publik tahu dan engga lupa Orde Baru banyak kekeliruan, tapi lebih baik masa dulu karena dulu sistem politik lebih stabil, harga barang-barang kebutuhan terjangkau,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;nbsp;
Walaupun demikian, kata Sumarno, upaya untuk mengembalikan Orde Baru hanya akan menimbulkan kesia-siaan. Pasalnya, dalam tataran kenyataan Orde Baru tidak mungkin dikembalikan lagi.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Upaya itu akan sia-sia karena dalam tataran real akan sulit. Saya tidak yakin Orde baru akan tampil lagi,&amp;rdquo; kata Sumarno.</content:encoded></item></channel></rss>
