<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayi Hydrocephalus Berbobot 6 Kg Lahir di Brebes</title><description>Bayi hydrocephalus dengan bobot sekira 6 kilogram lahir di Brebes, Jawa  Tengah. Bayi lahir melalui operasi Caesar karena ukuran kepala bayi sudah besar .</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/10/340/466788/bayi-hydrocephalus-berbobot-6-kg-lahir-di-brebes</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/10/340/466788/bayi-hydrocephalus-berbobot-6-kg-lahir-di-brebes"/><item><title>Bayi Hydrocephalus Berbobot 6 Kg Lahir di Brebes</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/10/340/466788/bayi-hydrocephalus-berbobot-6-kg-lahir-di-brebes</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/10/340/466788/bayi-hydrocephalus-berbobot-6-kg-lahir-di-brebes</guid><pubDate>Jum'at 10 Juni 2011 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Anton Suhartono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/10/340/466788/P1TbgVtPK6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Muhammad Nugroho, bayi hydrocephalus dari Brebes, Jateng. (Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/10/340/466788/P1TbgVtPK6.jpg</image><title>Muhammad Nugroho, bayi hydrocephalus dari Brebes, Jateng. (Istimewa)</title></images><description>BREBES - Bayi hydrocephalus dengan bobot sekira 6 kilogram lahir di Brebes, Jawa Tengah. Bayi lahir melalui operasi Caesar karena pembengkakan di kepala sudah besar.Sebagaimana dilaporkan pembaca okezone, Putra ketiga pasangan Abdul Mukti (38) dan Khoifah (35) warga Dukuh Talok RT 06/05, Desa Dukuturi, Kecamatan Bumiayu, Brebes ini lahir pada Senin 6 Juni lalu.Abdul Mukti menuturkan, tidak ada keanehan saat anaknya yang diberi nama Muhammad Nugroho itu masih dalam kandungan.Selama hamil, istrinya rutin memeriksakan kandungan ke bidan. Namun saat melahirkan bidan menyarankan agar Nugroho dibawa ke klinik bersalin Siti Aminah Bumiayu.Mengetahui ada kejanggalan pada janin, pihak klinik akhirnya merujuk Khoifah ke RSUD dr Margono, Purwokerto.&amp;rdquo;Istri saya melahirkan dengan Caesar karena besarnya kepala anak saya tidak memungkinkan untuk lahir secara normal. Alhamdulillah segalanya berjalan lancar. Anak saya lahir selamat dengan panjang 60 sentimeter, Senin pukul 13.45 WIB,&amp;rdquo; ungkap Mukti, Jumat (10/6/2011).Sementara itu Kasi Kesos Kantor Kecamatan Bumiayu Eko Purwanto mengaku bersyukur keluarga Mukri memiliki Jamkesmas sehingga operasi ditanggung sepenuhnya pemerintah.Eko menjelaskan biaya yang seharusnya dikeluarkan Mukti sebesar Rp6,5 juta. Selanjutnya, pihak Kecamatan Bumiayu akan melaporkan kasus bayi hydrocephalus ini ke Pemkab Brebes terkait kelanjutan biaya pengobatan Nugroho.&amp;ldquo;Mengingat Mukti hanyalah seorang buruh kuli panggul pasar yang penghasilannya pas-pasan, barangkali nanti ada dermawan yang mau mengulurkan tangan,&amp;rdquo; harap Eko.</description><content:encoded>BREBES - Bayi hydrocephalus dengan bobot sekira 6 kilogram lahir di Brebes, Jawa Tengah. Bayi lahir melalui operasi Caesar karena pembengkakan di kepala sudah besar.Sebagaimana dilaporkan pembaca okezone, Putra ketiga pasangan Abdul Mukti (38) dan Khoifah (35) warga Dukuh Talok RT 06/05, Desa Dukuturi, Kecamatan Bumiayu, Brebes ini lahir pada Senin 6 Juni lalu.Abdul Mukti menuturkan, tidak ada keanehan saat anaknya yang diberi nama Muhammad Nugroho itu masih dalam kandungan.Selama hamil, istrinya rutin memeriksakan kandungan ke bidan. Namun saat melahirkan bidan menyarankan agar Nugroho dibawa ke klinik bersalin Siti Aminah Bumiayu.Mengetahui ada kejanggalan pada janin, pihak klinik akhirnya merujuk Khoifah ke RSUD dr Margono, Purwokerto.&amp;rdquo;Istri saya melahirkan dengan Caesar karena besarnya kepala anak saya tidak memungkinkan untuk lahir secara normal. Alhamdulillah segalanya berjalan lancar. Anak saya lahir selamat dengan panjang 60 sentimeter, Senin pukul 13.45 WIB,&amp;rdquo; ungkap Mukti, Jumat (10/6/2011).Sementara itu Kasi Kesos Kantor Kecamatan Bumiayu Eko Purwanto mengaku bersyukur keluarga Mukri memiliki Jamkesmas sehingga operasi ditanggung sepenuhnya pemerintah.Eko menjelaskan biaya yang seharusnya dikeluarkan Mukti sebesar Rp6,5 juta. Selanjutnya, pihak Kecamatan Bumiayu akan melaporkan kasus bayi hydrocephalus ini ke Pemkab Brebes terkait kelanjutan biaya pengobatan Nugroho.&amp;ldquo;Mengingat Mukti hanyalah seorang buruh kuli panggul pasar yang penghasilannya pas-pasan, barangkali nanti ada dermawan yang mau mengulurkan tangan,&amp;rdquo; harap Eko.</content:encoded></item></channel></rss>
