<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri: Terduga Teroris Berencana Meracuni Polisi</title><description>Kapolri Jendral Timur Pradopo membenarkan bahwa motif terduga teroris yang diciduk di Kemayoran dan Tambora, yaitu untuk meracuni polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/13/337/467503/kapolri-terduga-teroris-berencana-meracuni-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/13/337/467503/kapolri-terduga-teroris-berencana-meracuni-polisi"/><item><title>Kapolri: Terduga Teroris Berencana Meracuni Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/13/337/467503/kapolri-terduga-teroris-berencana-meracuni-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/13/337/467503/kapolri-terduga-teroris-berencana-meracuni-polisi</guid><pubDate>Senin 13 Juni 2011 08:41 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/13/337/467503/gX87vKMGyp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timur Pradopo (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/13/337/467503/gX87vKMGyp.jpg</image><title>Timur Pradopo (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Kapolri Jendral Timur Pradopo membenarkan bahwa motif terduga teroris yang diciduk di Kemayoran dan Tambora, yaitu untuk meracuni polisi.
&amp;nbsp;
Hal tersebut diungkapkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
&amp;nbsp;
&quot;Demikian hasil pemeriksaan (untuk meracuni polisi). Ada enam orang yang sudah kami tahan,&quot; katanya, Senin (13/6/2011).
&amp;nbsp;
Saat ditanya apakah artinya jaringan teroris telah mengubah pola gerak untuk tidak menggunakan peledak dalam melancarkan aksi teror, Kapolri tidak membenarkan.
&amp;nbsp;
&quot;Tentunya nanti ada perkembangan yang akan kita sampaikan kepada media dan masyarakat. Insya Allah, bahwa kita bisa antisipasi lebih cepat dalam melakukan penindakan,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, lima orang terduga teroris di antaranya berdomisili di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, dan seorang lainnya, ditangkap di wilayah Tambora, Jakarta Barat. Dalam penggerebekan di rumah Paimin alias Joni Gondrong (34), seorang terduga teroris yang diciduk di Kemayoran, Jakpus, sedikitnya terdapat dua hingga tiga jenis cairan mencurigakan yang dikemas dalam botol minuman mineral berukuran 600 mililiter.</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Kapolri Jendral Timur Pradopo membenarkan bahwa motif terduga teroris yang diciduk di Kemayoran dan Tambora, yaitu untuk meracuni polisi.
&amp;nbsp;
Hal tersebut diungkapkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
&amp;nbsp;
&quot;Demikian hasil pemeriksaan (untuk meracuni polisi). Ada enam orang yang sudah kami tahan,&quot; katanya, Senin (13/6/2011).
&amp;nbsp;
Saat ditanya apakah artinya jaringan teroris telah mengubah pola gerak untuk tidak menggunakan peledak dalam melancarkan aksi teror, Kapolri tidak membenarkan.
&amp;nbsp;
&quot;Tentunya nanti ada perkembangan yang akan kita sampaikan kepada media dan masyarakat. Insya Allah, bahwa kita bisa antisipasi lebih cepat dalam melakukan penindakan,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, lima orang terduga teroris di antaranya berdomisili di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, dan seorang lainnya, ditangkap di wilayah Tambora, Jakarta Barat. Dalam penggerebekan di rumah Paimin alias Joni Gondrong (34), seorang terduga teroris yang diciduk di Kemayoran, Jakpus, sedikitnya terdapat dua hingga tiga jenis cairan mencurigakan yang dikemas dalam botol minuman mineral berukuran 600 mililiter.</content:encoded></item></channel></rss>
