<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayi Kembar 4 Lahir di RS Siloam Tangerang</title><description>Bayi kembar empat berjenis kelamin dua laki-laki dan dua perempuan  lahir dengan selamat di Siloam Hospitals Lippo Karawaci, Kabupaten  Tangerang, Banten, pada 13 Mei 2011.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/15/338/468704/bayi-kembar-4-lahir-di-rs-siloam-tangerang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/15/338/468704/bayi-kembar-4-lahir-di-rs-siloam-tangerang"/><item><title>Bayi Kembar 4 Lahir di RS Siloam Tangerang</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/15/338/468704/bayi-kembar-4-lahir-di-rs-siloam-tangerang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/15/338/468704/bayi-kembar-4-lahir-di-rs-siloam-tangerang</guid><pubDate>Rabu 15 Juni 2011 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Hasan Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/15/338/468704/iXkFVnrvgi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">blogspot (ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/15/338/468704/iXkFVnrvgi.jpg</image><title>blogspot (ilustrasi)</title></images><description>TANGERANG - Bayi kembar empat berjenis kelamin dua laki-laki dan dua perempuan lahir dengan selamat di Siloam Hospitals Lippo Karawaci, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 13 Mei 2011.
&amp;nbsp;
Dokter spesialis kandungan Siloam Hospital Lippo Karawaci Tangerang, Budijanto, mengatakan kesempatan hidup bagi bayi kembar yang lahir lebih dari dua kali sangat jarang terjadi. Skalanya hanya 1 banding 750 ribu pasien saja.
&amp;nbsp;
&quot;Bayi lahir dalam kondisi sehat, karena pada usia 32 minggu atau delapan bulan,&quot; ujarnya, kepada okezone, Rabu (15/6/2011).
&amp;nbsp;
Ditambahkan Budijanto, jika bayi dilahirkan di bawah 24  minggu, maka kondisi bayi tersebut tidak akan sehat. Karena dapat menyebabkan kematian pada salah seorang bayi. Bayi kembar empat ini yang pertama ditangani Rumah Sakit Siloam.
&amp;nbsp;
Paramitha Harsary (25), ibunda bayi kembar empat asal Padang mengaku sangat bahagia dengan kelahiran bayi kembarnya. &quot;Ini anugerah Tuhan yang harus disyukuri. Keluarga saya memiliki garis keturunan bayi kembar. Tapi tidak sebanyak ini,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Bayi kembar yang diberi nama Nazma Khalisha Alpharabi lahir dengan berat 22.80 kilogram, Nazma Khalila Alpharabi dengan berat 22.05 kilogram, Muhammad Khalif Alpharabi seberat 22.55 kilogram, Muhammad Khairan Alpharabi dengan berat 26.00 kilogram.</description><content:encoded>TANGERANG - Bayi kembar empat berjenis kelamin dua laki-laki dan dua perempuan lahir dengan selamat di Siloam Hospitals Lippo Karawaci, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 13 Mei 2011.
&amp;nbsp;
Dokter spesialis kandungan Siloam Hospital Lippo Karawaci Tangerang, Budijanto, mengatakan kesempatan hidup bagi bayi kembar yang lahir lebih dari dua kali sangat jarang terjadi. Skalanya hanya 1 banding 750 ribu pasien saja.
&amp;nbsp;
&quot;Bayi lahir dalam kondisi sehat, karena pada usia 32 minggu atau delapan bulan,&quot; ujarnya, kepada okezone, Rabu (15/6/2011).
&amp;nbsp;
Ditambahkan Budijanto, jika bayi dilahirkan di bawah 24  minggu, maka kondisi bayi tersebut tidak akan sehat. Karena dapat menyebabkan kematian pada salah seorang bayi. Bayi kembar empat ini yang pertama ditangani Rumah Sakit Siloam.
&amp;nbsp;
Paramitha Harsary (25), ibunda bayi kembar empat asal Padang mengaku sangat bahagia dengan kelahiran bayi kembarnya. &quot;Ini anugerah Tuhan yang harus disyukuri. Keluarga saya memiliki garis keturunan bayi kembar. Tapi tidak sebanyak ini,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Bayi kembar yang diberi nama Nazma Khalisha Alpharabi lahir dengan berat 22.80 kilogram, Nazma Khalila Alpharabi dengan berat 22.05 kilogram, Muhammad Khalif Alpharabi seberat 22.55 kilogram, Muhammad Khairan Alpharabi dengan berat 26.00 kilogram.</content:encoded></item></channel></rss>
