<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menlu Layangkan Nota Protes ke Dubes Arab Saudi</title><description>Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri (Kenmlu) akan melayangkan  nota protes menyusul eksekusi hukuman pancung terhadap TKW asal  Indonesia Ruyati binti Supabi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/20/337/470439/menlu-layangkan-nota-protes-ke-dubes-arab-saudi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/20/337/470439/menlu-layangkan-nota-protes-ke-dubes-arab-saudi"/><item><title>Menlu Layangkan Nota Protes ke Dubes Arab Saudi</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/20/337/470439/menlu-layangkan-nota-protes-ke-dubes-arab-saudi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/20/337/470439/menlu-layangkan-nota-protes-ke-dubes-arab-saudi</guid><pubDate>Senin 20 Juni 2011 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/20/337/470439/zWtuGQygD7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu Marty Natalegawa (Foto: Getty Images) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/20/337/470439/zWtuGQygD7.jpg</image><title>Menlu Marty Natalegawa (Foto: Getty Images) </title></images><description>JAKARTA - Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri (Kenmlu) akan melayangkan nota protes menyusul eksekusi hukuman pancung terhadap TKW asal Indonesia Ruyati binti Supabi.&quot;Nota protes terhadap Arab Saudi akan dilayangkan nanti sore setelah bertemu Dubes Arab,&quot; kata Menlu Marty Natalegawa, di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jaksel, Senin (20/6/2011)Marty menambahkan, poin krusial dalam nota tersebut ialah keberatan pemerintah atas eksekusi mati dengan menggunakan cara pemenggalan kepala (pancung) oleh pemerintah Saudi.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &quot;Nota protesnya akan merujuk pada pemberlakuan eksekusi yang kita anggap tidak mematuhi praktek internasional yang berlaku,&quot; tegasnya.Seperti diwartakan sebelumnya, Ruyati (54) divonis mati atas kasus pembunuhan yang terjadi pada Januari 2010. Atas peristiwa tersebut, pihak keluarga baru mengetahui proses eksekusi pancung pada Minggu pagi kemarin. (put)</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri (Kenmlu) akan melayangkan nota protes menyusul eksekusi hukuman pancung terhadap TKW asal Indonesia Ruyati binti Supabi.&quot;Nota protes terhadap Arab Saudi akan dilayangkan nanti sore setelah bertemu Dubes Arab,&quot; kata Menlu Marty Natalegawa, di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jaksel, Senin (20/6/2011)Marty menambahkan, poin krusial dalam nota tersebut ialah keberatan pemerintah atas eksekusi mati dengan menggunakan cara pemenggalan kepala (pancung) oleh pemerintah Saudi.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &quot;Nota protesnya akan merujuk pada pemberlakuan eksekusi yang kita anggap tidak mematuhi praktek internasional yang berlaku,&quot; tegasnya.Seperti diwartakan sebelumnya, Ruyati (54) divonis mati atas kasus pembunuhan yang terjadi pada Januari 2010. Atas peristiwa tersebut, pihak keluarga baru mengetahui proses eksekusi pancung pada Minggu pagi kemarin. (put)</content:encoded></item></channel></rss>
