<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demokrat Gerah, Nazaruddin Didesak Segera Pulang</title><description>Partai Demokrat mulai gerah dengan serangan Nazaruddin yang dikirim  melalui layanan BlackBerry Messenger dari Singapura.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/22/339/471171/demokrat-gerah-nazaruddin-didesak-segera-pulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/22/339/471171/demokrat-gerah-nazaruddin-didesak-segera-pulang"/><item><title>Demokrat Gerah, Nazaruddin Didesak Segera Pulang</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/22/339/471171/demokrat-gerah-nazaruddin-didesak-segera-pulang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/22/339/471171/demokrat-gerah-nazaruddin-didesak-segera-pulang</guid><pubDate>Rabu 22 Juni 2011 08:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/22/339/471171/YHjILQzyRE.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/22/339/471171/YHjILQzyRE.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Partai Demokrat mulai gerah dengan serangan Nazaruddin yang dikirim melalui layanan BlackBerry Messenger dari Singapura. Bekas bendahara umum Partai Demokrat itu didesak segera kembali ke Indonesia. &quot;Harusnya Nazaruddin pulang, menyampaikan tuduhannya ke KPK, sampaikan di situ, tidak perlu banyak bicara di media massa,&quot; kata Wakil Ketum Partai Demokrat Max Sopacua saat dihubungi okezone, Selasa (21/6/2011) malam. Menurut Max, serangan Nazaruddin membuat persoalan makin melebar. &quot;Ini membuat masalah jadi melebar kemana-mana, sebaiknya dia pulang jelaskan saja di KPK. Partai Demokrat mendukung proses hukum bila ada kader yang diduga bermasalah,&quot; sambungnya. Max menambahkan Nazaruddin akan diproses oleh Dewan Kehormatan Demokrat bila terus mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi. &quot;Ini sudah jadi bola liar, langkah terbaik dia datang ke KPK,&quot; pungkasnya.Seperti diketahui, Nazaruddin melancarkan &quot;serangan&quot; terhadap rekan separtainya yakni Angelina Sondakh (anggota Komisi X DPR) dan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Mirwan Amir. Nazaruddin menyebut keduanya mengetahui aliran duit jatah proyek wisma atlet SEA Games. &quot;Iya Mirwan Amir, karena dia yang terima uang itu, kalau Angelina dan Wayan hanya lewat saja. Waktu di pertemuan itu Mirwan mengakui itu dan dia yang mendistribusikan itu ke pimpinan Banggar yang lain,&quot; kata Nazaruddin.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Demokrat mulai gerah dengan serangan Nazaruddin yang dikirim melalui layanan BlackBerry Messenger dari Singapura. Bekas bendahara umum Partai Demokrat itu didesak segera kembali ke Indonesia. &quot;Harusnya Nazaruddin pulang, menyampaikan tuduhannya ke KPK, sampaikan di situ, tidak perlu banyak bicara di media massa,&quot; kata Wakil Ketum Partai Demokrat Max Sopacua saat dihubungi okezone, Selasa (21/6/2011) malam. Menurut Max, serangan Nazaruddin membuat persoalan makin melebar. &quot;Ini membuat masalah jadi melebar kemana-mana, sebaiknya dia pulang jelaskan saja di KPK. Partai Demokrat mendukung proses hukum bila ada kader yang diduga bermasalah,&quot; sambungnya. Max menambahkan Nazaruddin akan diproses oleh Dewan Kehormatan Demokrat bila terus mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi. &quot;Ini sudah jadi bola liar, langkah terbaik dia datang ke KPK,&quot; pungkasnya.Seperti diketahui, Nazaruddin melancarkan &quot;serangan&quot; terhadap rekan separtainya yakni Angelina Sondakh (anggota Komisi X DPR) dan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Mirwan Amir. Nazaruddin menyebut keduanya mengetahui aliran duit jatah proyek wisma atlet SEA Games. &quot;Iya Mirwan Amir, karena dia yang terima uang itu, kalau Angelina dan Wayan hanya lewat saja. Waktu di pertemuan itu Mirwan mengakui itu dan dia yang mendistribusikan itu ke pimpinan Banggar yang lain,&quot; kata Nazaruddin.</content:encoded></item></channel></rss>
