<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY: Moratorium TKI Bukan Keputusan Emosional</title><description>Presiden Suslilo Bambang Yudhoyono telah menetapkan kebijakan  moratorium Tenaga Kerja Indonesia ke Arab Saudi efektif per 1  Agustus mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/24/337/472310/sby-moratorium-tki-bukan-keputusan-emosional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/24/337/472310/sby-moratorium-tki-bukan-keputusan-emosional"/><item><title>SBY: Moratorium TKI Bukan Keputusan Emosional</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/24/337/472310/sby-moratorium-tki-bukan-keputusan-emosional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/24/337/472310/sby-moratorium-tki-bukan-keputusan-emosional</guid><pubDate>Jum'at 24 Juni 2011 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/24/337/472310/d4hmaIFwb1.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/24/337/472310/d4hmaIFwb1.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Presiden Suslilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menetapkan kebijakan moratorium Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi efektif per 1 Agustus mendatang. Presiden menegaskan keputusan tersebut tidak bersifat emosional.&amp;ldquo;Saya bukan tipe mengambil sesuatu secara emosional, tapi harus rasional, dipikirkan dalam-dalam, apa dampaknya,&amp;rdquo; papar SBY di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2011).Pemerintah, sambung SBY, juga telah mengantisipasi dampak kebijakan moratorium TKI. Yaitu dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru yang lebih luas. Bahkan di masa mendatang Presiden bercita-cita warga negara Indonesia yang bekerja di sektor rumah tangga bisa susut jumlahnya.&amp;ldquo;Boleh putra-putri Indonesia bekerja di luar negeri nanti, tapi di luar domestic worker,&amp;rdquo; tegasnya.Presiden menambahkan, Indonesia telah memiliki Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025. Sehingga dia optimistis sasaran percepatan dan perluasan pembangunan seperti pertumbuhan ekonomi, perluasan lapangan kerja baru, dan pengangguran akan berkurang.&quot;Awal bulan depan saya dan wapres akan pimpin langsung komite MP3EI. Saya ingin dari master plan bisa dilakukan gelombang pertama pembangunan infrastruktur,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Suslilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menetapkan kebijakan moratorium Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi efektif per 1 Agustus mendatang. Presiden menegaskan keputusan tersebut tidak bersifat emosional.&amp;ldquo;Saya bukan tipe mengambil sesuatu secara emosional, tapi harus rasional, dipikirkan dalam-dalam, apa dampaknya,&amp;rdquo; papar SBY di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2011).Pemerintah, sambung SBY, juga telah mengantisipasi dampak kebijakan moratorium TKI. Yaitu dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru yang lebih luas. Bahkan di masa mendatang Presiden bercita-cita warga negara Indonesia yang bekerja di sektor rumah tangga bisa susut jumlahnya.&amp;ldquo;Boleh putra-putri Indonesia bekerja di luar negeri nanti, tapi di luar domestic worker,&amp;rdquo; tegasnya.Presiden menambahkan, Indonesia telah memiliki Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025. Sehingga dia optimistis sasaran percepatan dan perluasan pembangunan seperti pertumbuhan ekonomi, perluasan lapangan kerja baru, dan pengangguran akan berkurang.&quot;Awal bulan depan saya dan wapres akan pimpin langsung komite MP3EI. Saya ingin dari master plan bisa dilakukan gelombang pertama pembangunan infrastruktur,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
