<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inilah Kronologis Kerusuhan di LP Kerobokan Bali</title><description>Aksi anarkisme napi yang berujung perusakan dan bentrok dengan  petugas di Lapas Kerobokan, Bali, dilatarbelakangi penolakan  mereka  atas razia narkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN).</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/25/340/472631/inilah-kronologis-kerusuhan-di-lp-kerobokan-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/25/340/472631/inilah-kronologis-kerusuhan-di-lp-kerobokan-bali"/><item><title>Inilah Kronologis Kerusuhan di LP Kerobokan Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/25/340/472631/inilah-kronologis-kerusuhan-di-lp-kerobokan-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/25/340/472631/inilah-kronologis-kerusuhan-di-lp-kerobokan-bali</guid><pubDate>Sabtu 25 Juni 2011 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/25/340/472631/kvo3QDKyEW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">wordpress (ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/25/340/472631/kvo3QDKyEW.jpg</image><title>wordpress (ilustrasi)</title></images><description>DENPASAR - Aksi anarkisme napi yang berujung perusakan dan bentrok dengan petugas di Lapas Kerobokan, Bali, dilatarbelakangi penolakan  mereka atas razia narkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN).
&amp;nbsp;
Pada  Sabtu dinihari (25/6/2011), mereka  menolak keluar sel saat hendak  disweeping petugas. Akhirnya terjadi keributan yang kemudian meluas menjadi kerusuhan.
&amp;nbsp;
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Denpasar, Siswanto menuturkan kejadian berawal dari razia petugas sekira pukul 01.00 Wita.
&amp;nbsp;
&quot;Karena razia di dalam Lapas saya ikut masuk bersama petugas BNN,&quot; kata Siswanto dihubungi okezone, Sabtu (25/6/2010).
&amp;nbsp;
Dibantu para sipir, petugas langsung menyisir satu persatu blok sel yang dihuni warga binaan itu.  Targetnya,  mencari Hariadi, mantan anggota Densus 88 yang dipecat karena kasus narkoba.
&amp;nbsp;
Petugas mendapat informasi jika Hariadi terlibat jaringan peredaran narkoba, dari pengembangan kasus pengedar yang tertangkap di Jakarta. Hariadi  sebelumnya telah ditangkap petugas Ditnarkoba Polda Bali karena kasus sabu.
&amp;nbsp;
Kabar penangkapan Hariadi kian memicu kemarahan napi sehingga mereka berusaha menjebol dinding penjara. Beberapa dinding sel penjara di blok H dan C  berhasil dijebol.
&amp;nbsp;
Begitu bisa keluar sel, para napi langsung melempari petugas dengan batu dan benda benda lainnya. Mereka juga melempari beberapa bangunan seperti kantin, tempat ibadah dan ruangan Kalapas sehingga kacanya pecah berantakan.
&amp;nbsp;
Kalapas siswanto  juga terkena lemparan batu, demikian pula tangan kananya ikut terluka akibat serangan napi yang mengamuk.
&amp;nbsp;
Selain merusak beberapa bangunan mereka juga terus melempari petugas. Hingga siang tadi masih tampak batu sisa sisa pelemparan maupun pecahan kaca di sekitar dalam bahkan hingga ke luar Lapas.
&amp;nbsp;
Aksi anarkis itu  berhasil diredam sekira pukul 03.00 Wita, setelah petugas kepolisian ikut turun ke lokasi. Situasi benar benar baru bisa dikendalikan sekira pukul 05.00 Wita.
&amp;nbsp;
Belakangan diperoleh kabar jika Hariadi telah berhasil diamankan petugas untuk penanganan lebih lanjut.</description><content:encoded>DENPASAR - Aksi anarkisme napi yang berujung perusakan dan bentrok dengan petugas di Lapas Kerobokan, Bali, dilatarbelakangi penolakan  mereka atas razia narkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN).
&amp;nbsp;
Pada  Sabtu dinihari (25/6/2011), mereka  menolak keluar sel saat hendak  disweeping petugas. Akhirnya terjadi keributan yang kemudian meluas menjadi kerusuhan.
&amp;nbsp;
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Denpasar, Siswanto menuturkan kejadian berawal dari razia petugas sekira pukul 01.00 Wita.
&amp;nbsp;
&quot;Karena razia di dalam Lapas saya ikut masuk bersama petugas BNN,&quot; kata Siswanto dihubungi okezone, Sabtu (25/6/2010).
&amp;nbsp;
Dibantu para sipir, petugas langsung menyisir satu persatu blok sel yang dihuni warga binaan itu.  Targetnya,  mencari Hariadi, mantan anggota Densus 88 yang dipecat karena kasus narkoba.
&amp;nbsp;
Petugas mendapat informasi jika Hariadi terlibat jaringan peredaran narkoba, dari pengembangan kasus pengedar yang tertangkap di Jakarta. Hariadi  sebelumnya telah ditangkap petugas Ditnarkoba Polda Bali karena kasus sabu.
&amp;nbsp;
Kabar penangkapan Hariadi kian memicu kemarahan napi sehingga mereka berusaha menjebol dinding penjara. Beberapa dinding sel penjara di blok H dan C  berhasil dijebol.
&amp;nbsp;
Begitu bisa keluar sel, para napi langsung melempari petugas dengan batu dan benda benda lainnya. Mereka juga melempari beberapa bangunan seperti kantin, tempat ibadah dan ruangan Kalapas sehingga kacanya pecah berantakan.
&amp;nbsp;
Kalapas siswanto  juga terkena lemparan batu, demikian pula tangan kananya ikut terluka akibat serangan napi yang mengamuk.
&amp;nbsp;
Selain merusak beberapa bangunan mereka juga terus melempari petugas. Hingga siang tadi masih tampak batu sisa sisa pelemparan maupun pecahan kaca di sekitar dalam bahkan hingga ke luar Lapas.
&amp;nbsp;
Aksi anarkis itu  berhasil diredam sekira pukul 03.00 Wita, setelah petugas kepolisian ikut turun ke lokasi. Situasi benar benar baru bisa dikendalikan sekira pukul 05.00 Wita.
&amp;nbsp;
Belakangan diperoleh kabar jika Hariadi telah berhasil diamankan petugas untuk penanganan lebih lanjut.</content:encoded></item></channel></rss>
