<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Patrialis: Yusril Punya Hak di Negara Ini</title><description>Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar mengaku tidak  tersinggung dengan makian Yusril Ihza Mahendra kepadanya dan Jaksa Agung  Basrief Arief, terkait permasalahan cekal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/28/339/473717/patrialis-yusril-punya-hak-di-negara-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/28/339/473717/patrialis-yusril-punya-hak-di-negara-ini"/><item><title>Patrialis: Yusril Punya Hak di Negara Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/28/339/473717/patrialis-yusril-punya-hak-di-negara-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/28/339/473717/patrialis-yusril-punya-hak-di-negara-ini</guid><pubDate>Selasa 28 Juni 2011 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/28/339/473717/GHE0q059fT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yusril Ihza Mahendra. (Foto: dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/28/339/473717/GHE0q059fT.jpg</image><title>Yusril Ihza Mahendra. (Foto: dok okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar mengaku tidak tersinggung dengan makian Yusril Ihza Mahendra kepadanya dan Jaksa Agung Basrief Arief, terkait permasalahan cekal.&quot;Engak usah pakai tersinggung. Kalau kita tersinggung, pusing kita dan tak mau mengurusi negara ini,&quot; ujar Patrialis di Kantor Menkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (28/6/2011).Makian itu, dianggap Patrialis merupakan konsekuensinya sebagai pejabat negara. &quot;Ada yang marah-marah, maki-maki, ya engak apa-apa. Kita terima dengan lapang dada. Sejauh marahnya benar. Kalau maki-makinya enggak benar, pahala juga buat kita,&quot; tutur Patrialis.Menteri representasi dari Partai Amanat Nasional ini juga mengungkapkan, pihaknya menghormati Yusril sebagai bagian dari warga negara Indonesia. &quot;Warga negara kita yang mempunyai hak di negara ini,&quot; katanya.&quot;Kalau Yusril mengatakan haknya dilanggar negara, tidak usah malu-malu untuk melakukan perubahan. Apalagi Pak Yusril kan profesor, jadi dia tahu betul, ya kita hormati. Akhirnya, kita laksanakan perubahan itu. Enggak ada yang sulit kan di negara ini,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar mengaku tidak tersinggung dengan makian Yusril Ihza Mahendra kepadanya dan Jaksa Agung Basrief Arief, terkait permasalahan cekal.&quot;Engak usah pakai tersinggung. Kalau kita tersinggung, pusing kita dan tak mau mengurusi negara ini,&quot; ujar Patrialis di Kantor Menkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (28/6/2011).Makian itu, dianggap Patrialis merupakan konsekuensinya sebagai pejabat negara. &quot;Ada yang marah-marah, maki-maki, ya engak apa-apa. Kita terima dengan lapang dada. Sejauh marahnya benar. Kalau maki-makinya enggak benar, pahala juga buat kita,&quot; tutur Patrialis.Menteri representasi dari Partai Amanat Nasional ini juga mengungkapkan, pihaknya menghormati Yusril sebagai bagian dari warga negara Indonesia. &quot;Warga negara kita yang mempunyai hak di negara ini,&quot; katanya.&quot;Kalau Yusril mengatakan haknya dilanggar negara, tidak usah malu-malu untuk melakukan perubahan. Apalagi Pak Yusril kan profesor, jadi dia tahu betul, ya kita hormati. Akhirnya, kita laksanakan perubahan itu. Enggak ada yang sulit kan di negara ini,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
