<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Najwa Shihab Bakal Dipanggil BK DPR</title><description>Pembawa acara &quot;Mata Najwa&quot; akan dipanggil Badan Kehormatan (BK) DPR  terkait dengan laporan sejumlah pimpinan DPR terhadap anggota Badan  Anggaran Wa Ode Nurhayati.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/07/339/477260/najwa-shihab-bakal-dipanggil-bk-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/07/07/339/477260/najwa-shihab-bakal-dipanggil-bk-dpr"/><item><title>Najwa Shihab Bakal Dipanggil BK DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/07/339/477260/najwa-shihab-bakal-dipanggil-bk-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/07/07/339/477260/najwa-shihab-bakal-dipanggil-bk-dpr</guid><pubDate>Kamis 07 Juli 2011 19:40 WIB</pubDate><dc:creator>Ray Jordan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/07/339/477260/GTfyepahmT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wa Ode Nurhayati</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/07/339/477260/GTfyepahmT.jpg</image><title>Wa Ode Nurhayati</title></images><description>JAKARTA- Pembawa acara &quot;Mata Najwa&quot; akan dipanggil Badan Kehormatan (BK) DPR terkait dengan laporan sejumlah pimpinan DPR terhadap anggota Badan Anggaran Wa Ode Nurhayati. Anggota DPR asal partai Amanat Nasional (PAN) tersebut dituding telah menyudutkan pimpinan Dewan dalam acara &amp;ldquo;Mata Najwa&amp;rdquo;&amp;ldquo;Mungkin saksi-saksi akan dipanggil lagi, termasuk Mbak Najwa karena ini terkait kalimat penjahat kan,&amp;rdquo; kata Wa Ode di Jakarta, Kamis (7/7/2011).Hari ini BK DPR memutar ulang rekaman acara &amp;ldquo;Mata Najwa&amp;rdquo; saat memeriksa anggota Wa Ode Nurhayati. Dari rekaman tersebut terlihat bahwa ucapan &amp;ldquo;penjahat&amp;rdquo; keluar dari pembawa acara, Najwa Shihab.&amp;ldquo;Kata penjahat anggaran itu tidak pernah keluar dari saya karena itu ucapan saudari Najwa yang mempertanyakan ke saya dan saya menyampaikan ke BK bahwa seluruh proses wawancara saya ke kawan-kawan media,&amp;rsquo; kata Wa Ode.Dalam pemeriksaan tersebut Wa Ode menyampaikan soal penyimpangan dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID) itu.&amp;ldquo;Tadi saya menyampaikan terkaitan tentang tidak meratanya&amp;nbsp; pembagian DPID dan pelanggaran sistem, saya sampaikan ke BK.&amp;nbsp; Wa Ode mengungkapkan, kalau soal anggaran itu ada dua sudut pandang, sudutnya pemerataan pembagunan, dan agenda kesejahteraan rakyat dari Sabang sampai Merauke. &amp;ldquo;Kalau kita konsisten dengan itu negara ini tidak ada yang kelaparan, tidak ada yang teriak merdeka, enggak ada yang teriak tidak sejahtera,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA- Pembawa acara &quot;Mata Najwa&quot; akan dipanggil Badan Kehormatan (BK) DPR terkait dengan laporan sejumlah pimpinan DPR terhadap anggota Badan Anggaran Wa Ode Nurhayati. Anggota DPR asal partai Amanat Nasional (PAN) tersebut dituding telah menyudutkan pimpinan Dewan dalam acara &amp;ldquo;Mata Najwa&amp;rdquo;&amp;ldquo;Mungkin saksi-saksi akan dipanggil lagi, termasuk Mbak Najwa karena ini terkait kalimat penjahat kan,&amp;rdquo; kata Wa Ode di Jakarta, Kamis (7/7/2011).Hari ini BK DPR memutar ulang rekaman acara &amp;ldquo;Mata Najwa&amp;rdquo; saat memeriksa anggota Wa Ode Nurhayati. Dari rekaman tersebut terlihat bahwa ucapan &amp;ldquo;penjahat&amp;rdquo; keluar dari pembawa acara, Najwa Shihab.&amp;ldquo;Kata penjahat anggaran itu tidak pernah keluar dari saya karena itu ucapan saudari Najwa yang mempertanyakan ke saya dan saya menyampaikan ke BK bahwa seluruh proses wawancara saya ke kawan-kawan media,&amp;rsquo; kata Wa Ode.Dalam pemeriksaan tersebut Wa Ode menyampaikan soal penyimpangan dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID) itu.&amp;ldquo;Tadi saya menyampaikan terkaitan tentang tidak meratanya&amp;nbsp; pembagian DPID dan pelanggaran sistem, saya sampaikan ke BK.&amp;nbsp; Wa Ode mengungkapkan, kalau soal anggaran itu ada dua sudut pandang, sudutnya pemerataan pembagunan, dan agenda kesejahteraan rakyat dari Sabang sampai Merauke. &amp;ldquo;Kalau kita konsisten dengan itu negara ini tidak ada yang kelaparan, tidak ada yang teriak merdeka, enggak ada yang teriak tidak sejahtera,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
