<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bermaian Kano Pelajar SMP Tewas Tenggelam</title><description>Kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya tengah bermain kano  di sungai yang cukup dalam itu sekira pukul 16.30 WITA.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/12/340/479117/bermaian-kano-pelajar-smp-tewas-tenggelam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/07/12/340/479117/bermaian-kano-pelajar-smp-tewas-tenggelam"/><item><title>Bermaian Kano Pelajar SMP Tewas Tenggelam</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/12/340/479117/bermaian-kano-pelajar-smp-tewas-tenggelam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/07/12/340/479117/bermaian-kano-pelajar-smp-tewas-tenggelam</guid><pubDate>Selasa 12 Juli 2011 23:34 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/12/340/479117/b8EAC0ffQ0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/12/340/479117/b8EAC0ffQ0.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>DENPASAR - I Gusti Ngurah Agung Aditya Putra (11), seorang pelajar SMP, ditemukan tewas tenggelam saat bermain kano di Sungai Taman Pancing, Denpasar, sore tadi.
&amp;nbsp;
Kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya tengah bermain kano di sungai yang cukup dalam itu sekira pukul 16.30 WITA.
&amp;nbsp;
&quot;Mereka bertiga sampai ke tengan sungai, namun tiba-tiba korban terjatuh ke sungai,&quot; kata Kasubid Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar I Ketut Adi Wiguna dihubungi okezone, Selasa (12/7/2011).
&amp;nbsp;
Rekan-rekan korban tak kuasa menolong karena dalam hitungan menit pelajar SMP Ganesha Denpasar itu, sudah terseret arus sungai lalu tenggelam. Mereka hanya bisa meminta pertolongan kepada warga di sekitar lokasi.
&amp;nbsp;
Tim SAR Gabungan dari BPBD, SAR, kepolisian, PMI yang mendapat laporan tersebut segera melakukan pencarian dengan menyisiri sungai ke arah selatan.
&amp;nbsp;
Demikian&amp;nbsp; pula pihak keluarga korban juga datang ke lokasi ikut mencari serta menghaturkan sesaji berdoa memohon agar pelajar itu segera ditemukan.
&amp;nbsp;
&quot;Kami akhirnya menemukan tubuh korban tiga puluh menit kemudian ke arah selatan sungai,&quot; papar Adi Wiguna. Setelah jasadnya dievakuasi dengan peralatan SAR, korban segera dilarikan ke RSUP Sanglah, Denpasar.
&amp;nbsp;
Namun saat tiba di ruang IRC korban sudah tidak bernyawa lagi. &quot;Dari hidungnya tadi mengeluarkan darah, kemungkinan korban tenggelam karena tidak bisa berenang,&quot;imbuhnya.
&amp;nbsp;
Setelah dilakukan visum luar, jasad korban langsung diambil pihak keluarga menunggu proses untuk dimakamkan.</description><content:encoded>DENPASAR - I Gusti Ngurah Agung Aditya Putra (11), seorang pelajar SMP, ditemukan tewas tenggelam saat bermain kano di Sungai Taman Pancing, Denpasar, sore tadi.
&amp;nbsp;
Kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya tengah bermain kano di sungai yang cukup dalam itu sekira pukul 16.30 WITA.
&amp;nbsp;
&quot;Mereka bertiga sampai ke tengan sungai, namun tiba-tiba korban terjatuh ke sungai,&quot; kata Kasubid Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar I Ketut Adi Wiguna dihubungi okezone, Selasa (12/7/2011).
&amp;nbsp;
Rekan-rekan korban tak kuasa menolong karena dalam hitungan menit pelajar SMP Ganesha Denpasar itu, sudah terseret arus sungai lalu tenggelam. Mereka hanya bisa meminta pertolongan kepada warga di sekitar lokasi.
&amp;nbsp;
Tim SAR Gabungan dari BPBD, SAR, kepolisian, PMI yang mendapat laporan tersebut segera melakukan pencarian dengan menyisiri sungai ke arah selatan.
&amp;nbsp;
Demikian&amp;nbsp; pula pihak keluarga korban juga datang ke lokasi ikut mencari serta menghaturkan sesaji berdoa memohon agar pelajar itu segera ditemukan.
&amp;nbsp;
&quot;Kami akhirnya menemukan tubuh korban tiga puluh menit kemudian ke arah selatan sungai,&quot; papar Adi Wiguna. Setelah jasadnya dievakuasi dengan peralatan SAR, korban segera dilarikan ke RSUP Sanglah, Denpasar.
&amp;nbsp;
Namun saat tiba di ruang IRC korban sudah tidak bernyawa lagi. &quot;Dari hidungnya tadi mengeluarkan darah, kemungkinan korban tenggelam karena tidak bisa berenang,&quot;imbuhnya.
&amp;nbsp;
Setelah dilakukan visum luar, jasad korban langsung diambil pihak keluarga menunggu proses untuk dimakamkan.</content:encoded></item></channel></rss>
