<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dubes AS: Citra Buruk AS Pasti Berubah</title><description>Duta Besar AS untuk Indonesia, Scot Marciel yakin citra negaranya akan membaik di mata publik Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/15/411/480471/dubes-as-citra-buruk-as-pasti-berubah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/07/15/411/480471/dubes-as-citra-buruk-as-pasti-berubah"/><item><title>Dubes AS: Citra Buruk AS Pasti Berubah</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/15/411/480471/dubes-as-citra-buruk-as-pasti-berubah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/07/15/411/480471/dubes-as-citra-buruk-as-pasti-berubah</guid><pubDate>Jum'at 15 Juli 2011 22:08 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/15/411/480471/evBKtXSaSW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dubes AS untuk RI, Scot Marciel (Foto: Fajar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/15/411/480471/evBKtXSaSW.jpg</image><title>Dubes AS untuk RI, Scot Marciel (Foto: Fajar)</title></images><description>JAKARTA - Tidak dapat dipungkiri bahwa citra Amerika Serikat (AS) di mata sebagian besar rakyat Indonesia amat buruk. Akan tetapi, Duta Besar AS untuk Indonesia, Scot Marciel yakin hal ini akan berubah.&quot;Kami yakin lewat kerja sama komprehensif ini citra AS akan berubah di mata rakyat Indonesia,&quot; kataMarciel di sela-sela dialog komprehensif di Jakarta, Jumat, (15/7/2011) malam.Menurut Marciel, pihaknya terus melakukan dialog dengan segala bentuk lapisan rakyat Indonesia termasuk organisasi muslim. &quot;Kami selalu berdialog dengan berbagai lapisan masyarakat,termasuk juga dengan organisasi muslim dan berbicara di pesantren. Mereka menerima kami dengan baik dan melakukan diskusi terbuka dengan mereka,&quot; jelasnya.Marciel menambahkan, mereka datang dengan misi dan membuktikan bahwa AS adalah teman dan rekan kerja sama yang baik untuk Indonesia.Salah satu cara yang dilakukan melakukan kerja sama dengan antar instutusi. Cara ini digunakan untuk menyentuh rakyat yang tidak mampu. Tentunya hal ini dilakukan dengan bantuan dari universitas, pebisnis dan masyarakat AS.&quot;Kerja sama ini juga dilakukan oleh Indonesia melalui dubes dino (patti djalal). Tentunya kedua belah pihak membangun dukungan melaui kerja sama yang menguntungkan kedua negara,&quot; lanjut Marciel.Marciel juga tidak menyanggah bahwa kerja sama komprehensif ini akan dibahas oleh Menlu AS Hillary Clinton dan Menlu RI Marty Natalegawa di Bali pekan depan, melalui kerangka pertemuam Asean Ministerial Meeting.&quot;Isu-isu yang dibahas bisa berupa kerja sama maritim, atau bahkan mengenai Myanmar. Dimana AS dapat mempromosikan demokrasi (kepada Myanmar),&quot; tutur dia.Selain itu, kedua Menlu kemungkinan juga membicarakan persoalan perompakan. Tentunya kedua menlu itu akan membahas isu-isu global yang penting lainnya. (ferd)</description><content:encoded>JAKARTA - Tidak dapat dipungkiri bahwa citra Amerika Serikat (AS) di mata sebagian besar rakyat Indonesia amat buruk. Akan tetapi, Duta Besar AS untuk Indonesia, Scot Marciel yakin hal ini akan berubah.&quot;Kami yakin lewat kerja sama komprehensif ini citra AS akan berubah di mata rakyat Indonesia,&quot; kataMarciel di sela-sela dialog komprehensif di Jakarta, Jumat, (15/7/2011) malam.Menurut Marciel, pihaknya terus melakukan dialog dengan segala bentuk lapisan rakyat Indonesia termasuk organisasi muslim. &quot;Kami selalu berdialog dengan berbagai lapisan masyarakat,termasuk juga dengan organisasi muslim dan berbicara di pesantren. Mereka menerima kami dengan baik dan melakukan diskusi terbuka dengan mereka,&quot; jelasnya.Marciel menambahkan, mereka datang dengan misi dan membuktikan bahwa AS adalah teman dan rekan kerja sama yang baik untuk Indonesia.Salah satu cara yang dilakukan melakukan kerja sama dengan antar instutusi. Cara ini digunakan untuk menyentuh rakyat yang tidak mampu. Tentunya hal ini dilakukan dengan bantuan dari universitas, pebisnis dan masyarakat AS.&quot;Kerja sama ini juga dilakukan oleh Indonesia melalui dubes dino (patti djalal). Tentunya kedua belah pihak membangun dukungan melaui kerja sama yang menguntungkan kedua negara,&quot; lanjut Marciel.Marciel juga tidak menyanggah bahwa kerja sama komprehensif ini akan dibahas oleh Menlu AS Hillary Clinton dan Menlu RI Marty Natalegawa di Bali pekan depan, melalui kerangka pertemuam Asean Ministerial Meeting.&quot;Isu-isu yang dibahas bisa berupa kerja sama maritim, atau bahkan mengenai Myanmar. Dimana AS dapat mempromosikan demokrasi (kepada Myanmar),&quot; tutur dia.Selain itu, kedua Menlu kemungkinan juga membicarakan persoalan perompakan. Tentunya kedua menlu itu akan membahas isu-isu global yang penting lainnya. (ferd)</content:encoded></item></channel></rss>
