<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Butuh Pemimpin Tegas</title><description>Budayawan, Yudhistira Anm Massardi, berpendapat kekacauan sistem  Pemerintahan di Indonesia disebabkan ketidaktegasan pemimpin dalam  menindak jajarannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/16/339/480537/indonesia-butuh-pemimpin-tegas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/07/16/339/480537/indonesia-butuh-pemimpin-tegas"/><item><title>Indonesia Butuh Pemimpin Tegas</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/16/339/480537/indonesia-butuh-pemimpin-tegas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/07/16/339/480537/indonesia-butuh-pemimpin-tegas</guid><pubDate>Sabtu 16 Juli 2011 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/16/339/480537/bAKdI1rTB1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/16/339/480537/bAKdI1rTB1.jpg</image><title>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Budayawan, Yudhistira Anm Massardi, berpendapat kekacauan sistem Pemerintahan di Indonesia disebabkan ketidaktegasan pemimpin dalam menindak jajarannya.Pemerintah dianggap terlalu berat pada kepentingan golongannya, sehingga  sangat sulit memecahkan permasalahan yang sejatinya berdampak pada kepentingan halayak.&quot;Saya percaya pemerintah bukan pemecah masalah, tapi pemicu masalah jadi memang takdirnya sudah seperti itu,&quot; ungkapnya dalam diskusi Polemik Trijaya &quot;Ironi negara ini&quot; di Jakarta, Sabtu (16/7/2011).Seorang pemimpin, kata dia, semestinya berani menindak jika diketahui bawahannya sudah tidak lagi bekerja pada koridor yang telah ditetapkan. &quot;Jadi panglima yang harus bertindak, kalau memang anak buahnya tidak sebagaimana mestinya,&quot; jelasnya.Di sinilah, lanjut Yudhistira, pentingnya ketegasan seorang eksekutor. Tidak melulu menunggu komentar masyarakat melalui pengamat atau media.&quot;Eksekutor itu pengambil kebijakan, jadi kalau memang ada anak buahnya tidak bekerja ya harus dieksekusi. Kita memerlukan eksekutor yang tegas kenapa mesti takut,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Budayawan, Yudhistira Anm Massardi, berpendapat kekacauan sistem Pemerintahan di Indonesia disebabkan ketidaktegasan pemimpin dalam menindak jajarannya.Pemerintah dianggap terlalu berat pada kepentingan golongannya, sehingga  sangat sulit memecahkan permasalahan yang sejatinya berdampak pada kepentingan halayak.&quot;Saya percaya pemerintah bukan pemecah masalah, tapi pemicu masalah jadi memang takdirnya sudah seperti itu,&quot; ungkapnya dalam diskusi Polemik Trijaya &quot;Ironi negara ini&quot; di Jakarta, Sabtu (16/7/2011).Seorang pemimpin, kata dia, semestinya berani menindak jika diketahui bawahannya sudah tidak lagi bekerja pada koridor yang telah ditetapkan. &quot;Jadi panglima yang harus bertindak, kalau memang anak buahnya tidak sebagaimana mestinya,&quot; jelasnya.Di sinilah, lanjut Yudhistira, pentingnya ketegasan seorang eksekutor. Tidak melulu menunggu komentar masyarakat melalui pengamat atau media.&quot;Eksekutor itu pengambil kebijakan, jadi kalau memang ada anak buahnya tidak bekerja ya harus dieksekusi. Kita memerlukan eksekutor yang tegas kenapa mesti takut,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
