<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demi Makan Gratis, Seorang Pria Ngaku Prajurit TNI</title><description>Pria bertubuh kekar ini tak dapat berkutik saat polisi Sektor Bontoala, Makassar, menangkapnya di Jalan Bulusaraung, Makassar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/17/340/480719/demi-makan-gratis-seorang-pria-ngaku-prajurit-tni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/07/17/340/480719/demi-makan-gratis-seorang-pria-ngaku-prajurit-tni"/><item><title>Demi Makan Gratis, Seorang Pria Ngaku Prajurit TNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/17/340/480719/demi-makan-gratis-seorang-pria-ngaku-prajurit-tni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/07/17/340/480719/demi-makan-gratis-seorang-pria-ngaku-prajurit-tni</guid><pubDate>Minggu 17 Juli 2011 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Astriadi Azis</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/17/340/480719/m4NBDFdEmT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/17/340/480719/m4NBDFdEmT.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>MAKASSAR - Hanya karena ingin makan gratis di sejumlah warung, seorang pria bertubuh kekar di Makassar, Sulawesi Selatan, nekat mengaku sebagai anggota polisi militer TNI Angkatan Laut.Atas laporan warga, polisi kemudian meringkus anggota TNI gadungan bernama Harian tersebut karena tingkahnya dinilai sudah meresahkan para pedagang makanan.
Warga Desa Satangnga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini pun berhasil diringkus polisi pada dini hari tadi. Pria bertubuh kekar ini tak dapat berkutik saat polisi Sektor Bontoala, Makassar, menangkapnya di Jalan Bulusaraung, Makassar.
&amp;nbsp;
Ketika ditangkap, Harian mengaku sebagai anggota POM Angkatan Laut. Namun saat&amp;nbsp; polisi meminta kartu tanda anggota pelaku, dia memberikan kartu palsu. Kartu tanda anggota yang diperlihatkan pelaku merupakan kartu nama yang ditempeli foto pelaku berpakain dinas angkatan laut.
&amp;nbsp;
Karena kartu tanda anggotanya dinilai palsu, polisi langsung menyergap pelaku dan menggelandang pelaku ke kantor polisi. Saat diintrogasi, pelaku mengakui perbuatannya hanya untuk mengelabuhi para penjual makanan, sehingga ia bisa makan gratis di sejumlah warung makan sari laut di Makassar.
&amp;nbsp;
Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa dompet corak loreng marinir, kartu nama, logo bordir POM Angkatan Laut, dan foto pelaku berpakain dinas POM TNI AL.</description><content:encoded>MAKASSAR - Hanya karena ingin makan gratis di sejumlah warung, seorang pria bertubuh kekar di Makassar, Sulawesi Selatan, nekat mengaku sebagai anggota polisi militer TNI Angkatan Laut.Atas laporan warga, polisi kemudian meringkus anggota TNI gadungan bernama Harian tersebut karena tingkahnya dinilai sudah meresahkan para pedagang makanan.
Warga Desa Satangnga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini pun berhasil diringkus polisi pada dini hari tadi. Pria bertubuh kekar ini tak dapat berkutik saat polisi Sektor Bontoala, Makassar, menangkapnya di Jalan Bulusaraung, Makassar.
&amp;nbsp;
Ketika ditangkap, Harian mengaku sebagai anggota POM Angkatan Laut. Namun saat&amp;nbsp; polisi meminta kartu tanda anggota pelaku, dia memberikan kartu palsu. Kartu tanda anggota yang diperlihatkan pelaku merupakan kartu nama yang ditempeli foto pelaku berpakain dinas angkatan laut.
&amp;nbsp;
Karena kartu tanda anggotanya dinilai palsu, polisi langsung menyergap pelaku dan menggelandang pelaku ke kantor polisi. Saat diintrogasi, pelaku mengakui perbuatannya hanya untuk mengelabuhi para penjual makanan, sehingga ia bisa makan gratis di sejumlah warung makan sari laut di Makassar.
&amp;nbsp;
Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa dompet corak loreng marinir, kartu nama, logo bordir POM Angkatan Laut, dan foto pelaku berpakain dinas POM TNI AL.</content:encoded></item></channel></rss>
