<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Orangtua Protes Pungli, Anak Dikeluarkan dari Sekolah</title><description>Malang nian nasib Baruji. Gara-gara orangtuanya protes ke pihak sekolah,  siswa kelas 3 SD Jati Melati Bekasi ini dikeluarkan dari sekolahnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/21/338/482536/orangtua-protes-pungli-anak-dikeluarkan-dari-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/07/21/338/482536/orangtua-protes-pungli-anak-dikeluarkan-dari-sekolah"/><item><title>Orangtua Protes Pungli, Anak Dikeluarkan dari Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/21/338/482536/orangtua-protes-pungli-anak-dikeluarkan-dari-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/07/21/338/482536/orangtua-protes-pungli-anak-dikeluarkan-dari-sekolah</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2011 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Tedi Suteja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/21/338/482536/d63MA37l4k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">wordpress (ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/21/338/482536/d63MA37l4k.jpg</image><title>wordpress (ilustrasi)</title></images><description>BEKASI - Malang nian nasib Baruji. Gara-gara orangtuanya protes ke pihak sekolah, siswa kelas 3 SD Jati Melati Bekasi ini dikeluarkan dari sekolahnya.
&amp;nbsp;
Ernawati, orangtua Baruji menduga, Baruji dikeluarkan gara-gara dirinya menyinggung soal banyaknya sumbangan yang kerap kali diminta oleh sekolah.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Di sekolah ini sedikit-sedikit uang, mau ngambil raport juga pakai uang&quot; kata Ernawati kepada wartawan, Kamis (21/7/2011).
&amp;nbsp;
Parahnya lagi, kata dia, pihak SD Jati Melati membuat surat pernyataan palsu yang menyatakan seakan-akan orangtua Baruji yang meminta anaknya pindah sekolah dan bukan dikeluarkan oleh sekolah.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Anak saya sudah tidak diterima lagi di sini. Guru-guru akan mogok ngajar kalau ada Baruji,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
Menurut Ernawati, sejak kepala sekolahnya diganti SD Jati Melati sering meminta sumbangan kepada orangtua murid. Mulai dari biaya ambil raport, uang bangku, bahkan pemasangan lampu sekolah pun dibebankan kepada orangtua.
&amp;nbsp;
Saat ini, Ernawati masih merahasiakan masalah tersebut kepada Baruji. Dia beralasan tidak ingin mental anaknya terganggu dan ingin Baruji bisa bersekolah seperti biasa.
&amp;nbsp;
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Encu Hermana menuturkan, pungutan di sekolah negeri itu tidak ada, mengingat sekolah negeri sudah bebas biaya dan ditanggung dana BOS.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya baru mendapat kabar mengenai murid yang dikeluarkan dari Plt Wali Kota Bekasi. Hari ini kita akan ambil tindakan,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>BEKASI - Malang nian nasib Baruji. Gara-gara orangtuanya protes ke pihak sekolah, siswa kelas 3 SD Jati Melati Bekasi ini dikeluarkan dari sekolahnya.
&amp;nbsp;
Ernawati, orangtua Baruji menduga, Baruji dikeluarkan gara-gara dirinya menyinggung soal banyaknya sumbangan yang kerap kali diminta oleh sekolah.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Di sekolah ini sedikit-sedikit uang, mau ngambil raport juga pakai uang&quot; kata Ernawati kepada wartawan, Kamis (21/7/2011).
&amp;nbsp;
Parahnya lagi, kata dia, pihak SD Jati Melati membuat surat pernyataan palsu yang menyatakan seakan-akan orangtua Baruji yang meminta anaknya pindah sekolah dan bukan dikeluarkan oleh sekolah.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Anak saya sudah tidak diterima lagi di sini. Guru-guru akan mogok ngajar kalau ada Baruji,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
Menurut Ernawati, sejak kepala sekolahnya diganti SD Jati Melati sering meminta sumbangan kepada orangtua murid. Mulai dari biaya ambil raport, uang bangku, bahkan pemasangan lampu sekolah pun dibebankan kepada orangtua.
&amp;nbsp;
Saat ini, Ernawati masih merahasiakan masalah tersebut kepada Baruji. Dia beralasan tidak ingin mental anaknya terganggu dan ingin Baruji bisa bersekolah seperti biasa.
&amp;nbsp;
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Encu Hermana menuturkan, pungutan di sekolah negeri itu tidak ada, mengingat sekolah negeri sudah bebas biaya dan ditanggung dana BOS.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya baru mendapat kabar mengenai murid yang dikeluarkan dari Plt Wali Kota Bekasi. Hari ini kita akan ambil tindakan,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
