<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ramadhan Yakin Serangan ke Anas Bukan Ulah Internal PD</title><description>Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan tak percaya kalangan internal partai ikut menunggangi Muhammad Nazaruddin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/21/339/482334/ramadhan-yakin-serangan-ke-anas-bukan-ulah-internal-pd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/07/21/339/482334/ramadhan-yakin-serangan-ke-anas-bukan-ulah-internal-pd"/><item><title> Ramadhan Yakin Serangan ke Anas Bukan Ulah Internal PD</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/21/339/482334/ramadhan-yakin-serangan-ke-anas-bukan-ulah-internal-pd</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/07/21/339/482334/ramadhan-yakin-serangan-ke-anas-bukan-ulah-internal-pd</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2011 07:34 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/21/339/482334/FzLdsmSFIT.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/21/339/482334/FzLdsmSFIT.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan tak percaya kalangan internal partai ikut menunggangi Muhammad Nazaruddin.&amp;ldquo;Saya tidak yakin dan tidak percaya kalau ada internal yang menyetel ini, masak sih? Saya tidak percaya. Orang dalam tidak mungkin,&amp;rdquo; ujar Ramadhan kepada okezone, Kamis (21/7/2011). Menurut dia, dalang dari kisruh partainya tersebut sudah jelas dari eksternal partai. Hal tersebut sudah disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat pidato di hadapan para-kader beberapa waktu lalu di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. &amp;ldquo;Kalau orang luar saya percaya, karena mereka memiliki kepentingan, saya lebih meyakini itu. Waktu dipanggil Wanbin itu kan diberitahu bahwa terlihat jelas yang menyerang kami,&amp;rdquo; kata anggota Komisi II DPR ini.Dia menambahkan, penyerangan dari pihak luar partai bertujuan untuk menghancurkan Partai Demokrat.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Supaya kami terombang ambing, dibenturkan dengan fitnah karena kami partai penguasa,&amp;rdquo; tutur Ramadhan.Lagipula, kata Ramadhan, persoalan Nazaruddin merupakan masalah pribadi yang bersangkutan, namun dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Selain itu, dia menegaskan tak ada upaya internal untuk menunggangi Nazaruddin. &amp;ldquo;Saya tidak melihat itu. Ini kan persoalan Nazar semata, cuma dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu,&amp;rdquo; tandasnya.&amp;nbsp; Sebelumnya, analis politik dari Charta Politika, Arya Fernandes menyebut tiga kemungkinan yang menyusun skenario serangan dari balik Nazaruddin. Pertama, serangan Nazaruddin disebut alamiah. &quot;Nazar tidak dikendalikan oleh siapa pun. Tapi bertindak sendiri atau otonom setelah pecah kongsi dengan Anas,&quot; kata Arya.Kemungkinan kedua, internal Demokrat ikut menunggangi Nazaruddin. &quot;Memanfaatkan momentum politik untuk menghajar kepemimpinan Anas. Targetnya merusak reputasi politik Anas dan mencari posisi strategis di 2014,&quot; jelas Arya.Ketiga, polemik Nazaruddin yang membuat kisruh internal Demokrat, ikut dimanfaatkan pihak luar untuk menggoyang eksistensi partai penguasa. &quot;Tapi kemungkinan ini sangat kecil, karena kondisi Demokrat yang sudah babak belur dari dalam,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan tak percaya kalangan internal partai ikut menunggangi Muhammad Nazaruddin.&amp;ldquo;Saya tidak yakin dan tidak percaya kalau ada internal yang menyetel ini, masak sih? Saya tidak percaya. Orang dalam tidak mungkin,&amp;rdquo; ujar Ramadhan kepada okezone, Kamis (21/7/2011). Menurut dia, dalang dari kisruh partainya tersebut sudah jelas dari eksternal partai. Hal tersebut sudah disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat pidato di hadapan para-kader beberapa waktu lalu di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. &amp;ldquo;Kalau orang luar saya percaya, karena mereka memiliki kepentingan, saya lebih meyakini itu. Waktu dipanggil Wanbin itu kan diberitahu bahwa terlihat jelas yang menyerang kami,&amp;rdquo; kata anggota Komisi II DPR ini.Dia menambahkan, penyerangan dari pihak luar partai bertujuan untuk menghancurkan Partai Demokrat.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Supaya kami terombang ambing, dibenturkan dengan fitnah karena kami partai penguasa,&amp;rdquo; tutur Ramadhan.Lagipula, kata Ramadhan, persoalan Nazaruddin merupakan masalah pribadi yang bersangkutan, namun dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Selain itu, dia menegaskan tak ada upaya internal untuk menunggangi Nazaruddin. &amp;ldquo;Saya tidak melihat itu. Ini kan persoalan Nazar semata, cuma dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu,&amp;rdquo; tandasnya.&amp;nbsp; Sebelumnya, analis politik dari Charta Politika, Arya Fernandes menyebut tiga kemungkinan yang menyusun skenario serangan dari balik Nazaruddin. Pertama, serangan Nazaruddin disebut alamiah. &quot;Nazar tidak dikendalikan oleh siapa pun. Tapi bertindak sendiri atau otonom setelah pecah kongsi dengan Anas,&quot; kata Arya.Kemungkinan kedua, internal Demokrat ikut menunggangi Nazaruddin. &quot;Memanfaatkan momentum politik untuk menghajar kepemimpinan Anas. Targetnya merusak reputasi politik Anas dan mencari posisi strategis di 2014,&quot; jelas Arya.Ketiga, polemik Nazaruddin yang membuat kisruh internal Demokrat, ikut dimanfaatkan pihak luar untuk menggoyang eksistensi partai penguasa. &quot;Tapi kemungkinan ini sangat kecil, karena kondisi Demokrat yang sudah babak belur dari dalam,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
