<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua MUI Dikirimi Peti Mati </title><description>Ketua MUI di salah satu kecamatan di kota Probolinggo dikirimi sebuah peti mati.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/21/340/482302/ketua-mui-dikirimi-peti-mati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/07/21/340/482302/ketua-mui-dikirimi-peti-mati"/><item><title>Ketua MUI Dikirimi Peti Mati </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/21/340/482302/ketua-mui-dikirimi-peti-mati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/07/21/340/482302/ketua-mui-dikirimi-peti-mati</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2011 04:25 WIB</pubDate><dc:creator>Hanna Purwadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/21/340/482302/YQYLHsUeXV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/21/340/482302/YQYLHsUeXV.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>PROBOLINGGO- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI ) di salah satu kecamatan di kota Probolinggo dikirimi sebuah peti mati di area Musala. Tak ayal kejadian tersebut menggegerkan warga jalan Bengawan Solo Kelurahan Sumberwetan Kecamatan Kedupok Kota Probolinggo.Pemilik Musala yang juga ketua MUI kecamatan Kedupok, Nidzar Irzad (45) merasa cemas. Pasalnya ada kiriman peti mati yang ditemukan salah satu santrinya, Rabu (20/7/2011)&amp;nbsp;Nidzar mengira kiriman tersebut segaja dikirim orang tak dikenal hanya sekedar untuk meneror dirinya.&amp;nbsp;Setelah diusut ternyata peti mati tersebut dikirim oleh seorang tetangganya bernama Suaman. Peti mati itu, kata Suaman adalah bekas&amp;nbsp; tempat almarhum juragannya yang meninggal di Jakarta dan jenazahnya dimakamkan di Probolinggo&amp;nbsp;Peti mati itu dikirimkan ke Musala milik Ketua MUI dengan alasan, siapa tahu bisa untuk bahan baku pintu musholah yang sekarang dalam tahap renovasi.&amp;nbsp;Namun, Nidzar menyesalkan perbuatan tetangganya tersebut. Meski niat mereka baik untuk membantu Musala, tapi caranya dinilai telah membikin resah warga.</description><content:encoded>PROBOLINGGO- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI ) di salah satu kecamatan di kota Probolinggo dikirimi sebuah peti mati di area Musala. Tak ayal kejadian tersebut menggegerkan warga jalan Bengawan Solo Kelurahan Sumberwetan Kecamatan Kedupok Kota Probolinggo.Pemilik Musala yang juga ketua MUI kecamatan Kedupok, Nidzar Irzad (45) merasa cemas. Pasalnya ada kiriman peti mati yang ditemukan salah satu santrinya, Rabu (20/7/2011)&amp;nbsp;Nidzar mengira kiriman tersebut segaja dikirim orang tak dikenal hanya sekedar untuk meneror dirinya.&amp;nbsp;Setelah diusut ternyata peti mati tersebut dikirim oleh seorang tetangganya bernama Suaman. Peti mati itu, kata Suaman adalah bekas&amp;nbsp; tempat almarhum juragannya yang meninggal di Jakarta dan jenazahnya dimakamkan di Probolinggo&amp;nbsp;Peti mati itu dikirimkan ke Musala milik Ketua MUI dengan alasan, siapa tahu bisa untuk bahan baku pintu musholah yang sekarang dalam tahap renovasi.&amp;nbsp;Namun, Nidzar menyesalkan perbuatan tetangganya tersebut. Meski niat mereka baik untuk membantu Musala, tapi caranya dinilai telah membikin resah warga.</content:encoded></item></channel></rss>
