<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah Bertarung, Macan Berhasil Ditangkap </title><description>Penangkapan berhasil dilakukan karena macan dahan dalam kondisi lunglai  setelah berkelahi dengan macan lainnya di kawasan hutan lindung Nagari  Koto Ranah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/21/340/482709/kalah-bertarung-macan-berhasil-ditangkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/07/21/340/482709/kalah-bertarung-macan-berhasil-ditangkap"/><item><title>Kalah Bertarung, Macan Berhasil Ditangkap </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/21/340/482709/kalah-bertarung-macan-berhasil-ditangkap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/07/21/340/482709/kalah-bertarung-macan-berhasil-ditangkap</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2011 19:20 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/21/340/482709/I4SdQKR7rl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Rus Akbar/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/21/340/482709/I4SdQKR7rl.jpg</image><title>(Foto: Rus Akbar/Okezone)</title></images><description>PADANG - Kembali binatang langka berhasil ditangkap Balai Konservasi Sumbar Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat. Penangkapan berhasil dilakukan karena macan dahan dalam kondisi lunglai setelah berkelahi dengan macan lainnya di kawasan hutan lindung Nagari Koto Ranah, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.&amp;ldquo;Macan ini kami temukan sudah dalam keadaan terkapar setelah terjadi perkelahian dengan macan dahan lainnya di bukit yang berjarak tiga kilometer dari pemukiman warga,&amp;rdquo; ujar Zulmi, Wakasat Polhut BKSDA Sumbar di jalan Khatib Sulaiman Padang, Kamis (21/7/2011).Kata Zul, macan tersebut diketahui warga sedang berkelahi di hutan dan mereka tidak berani mendekat. Warga langsung melapor ke Polhut bahwa ada macan yang berkelahi di hutan. &amp;ldquo;Kami langsung ke sana dan mendapatkan macan ini sudah terkapar dan macan lawannya sempat telihat kondisinya berdarah dan langsung lari ke hutan,&amp;rdquo; terangnya.Kondisi macan yang terkapar tersebut mengalami luka-luka dan bagian pundak kananya berlubang. &amp;ldquo;Macan dahan yang diamankan Polhut tersebut langsung dibawah di BKSDA Sumbar, beratnya sekira 50 kilogram dan usianya sudah tergolong tua sekira 5 tahun, taringnya sudah tak ada, diduga macan ini sudah kelaparan beberapa hari,&amp;rdquo; ungkapnya.Macan tersebut akan dirujuk ke Kota Sawahlunto untuk diobati dan akan diletakkan di kebun binatang.</description><content:encoded>PADANG - Kembali binatang langka berhasil ditangkap Balai Konservasi Sumbar Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat. Penangkapan berhasil dilakukan karena macan dahan dalam kondisi lunglai setelah berkelahi dengan macan lainnya di kawasan hutan lindung Nagari Koto Ranah, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.&amp;ldquo;Macan ini kami temukan sudah dalam keadaan terkapar setelah terjadi perkelahian dengan macan dahan lainnya di bukit yang berjarak tiga kilometer dari pemukiman warga,&amp;rdquo; ujar Zulmi, Wakasat Polhut BKSDA Sumbar di jalan Khatib Sulaiman Padang, Kamis (21/7/2011).Kata Zul, macan tersebut diketahui warga sedang berkelahi di hutan dan mereka tidak berani mendekat. Warga langsung melapor ke Polhut bahwa ada macan yang berkelahi di hutan. &amp;ldquo;Kami langsung ke sana dan mendapatkan macan ini sudah terkapar dan macan lawannya sempat telihat kondisinya berdarah dan langsung lari ke hutan,&amp;rdquo; terangnya.Kondisi macan yang terkapar tersebut mengalami luka-luka dan bagian pundak kananya berlubang. &amp;ldquo;Macan dahan yang diamankan Polhut tersebut langsung dibawah di BKSDA Sumbar, beratnya sekira 50 kilogram dan usianya sudah tergolong tua sekira 5 tahun, taringnya sudah tak ada, diduga macan ini sudah kelaparan beberapa hari,&amp;rdquo; ungkapnya.Macan tersebut akan dirujuk ke Kota Sawahlunto untuk diobati dan akan diletakkan di kebun binatang.</content:encoded></item></channel></rss>
