<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Tahan Godaan, Sutan Bhatoegana Ogah Gantikan Nazar</title><description>Menurut Sutan, posisi Bendahara Umum merupakan posisi yang sangat strategis.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/22/339/482936/tak-tahan-godaan-sutan-bhatoegana-ogah-gantikan-nazar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/07/22/339/482936/tak-tahan-godaan-sutan-bhatoegana-ogah-gantikan-nazar"/><item><title>Tak Tahan Godaan, Sutan Bhatoegana Ogah Gantikan Nazar</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/22/339/482936/tak-tahan-godaan-sutan-bhatoegana-ogah-gantikan-nazar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/07/22/339/482936/tak-tahan-godaan-sutan-bhatoegana-ogah-gantikan-nazar</guid><pubDate>Jum'at 22 Juli 2011 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/22/339/482936/Ne7PoAjWoY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">M Nazaruddin (Foto: RCTI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/22/339/482936/Ne7PoAjWoY.jpg</image><title>M Nazaruddin (Foto: RCTI)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengaku enggan menggantikan Muhammad Nazaruddin sebagai Bendahara Umum.
&amp;nbsp;
Menurut Sutan, posisi Bendahara Umum merupakan posisi yang sangat strategis. Selain karena posisi yang strategis, dirinya takut tergoda dengan jumlah uang partai yang banyak.
&amp;nbsp;
&quot;Saya khawatir tidak tahan dan tergoda dengan uang, meski satu, dua, tiga kali masih tahan, tapi setalah itu, bisa tidak tahan lagi aku,&quot; ujar Sutan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/7/2011).
&amp;nbsp;
&quot;Untuk Bendum itu jababatan yang strategis, kalau kata orang siapa yang ingin tahu jeroan partai, maka lihatlah bendara partai,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Meski demikian, hingga saat ini bekas posisi Nazaruddin itu belum juga dibicarakan di internal Partai Demokrat. &quot;Belum dibicarakan,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Bagi Sutan sendiri, kader yang paling cocok untuk menempati posisi Bendum adalah orang yang bisa mengatur dan menjaga kepercayaan partai.
&amp;nbsp;
&quot;Ya, Bendum itu harus amanah, capabel, dan loyal,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengaku enggan menggantikan Muhammad Nazaruddin sebagai Bendahara Umum.
&amp;nbsp;
Menurut Sutan, posisi Bendahara Umum merupakan posisi yang sangat strategis. Selain karena posisi yang strategis, dirinya takut tergoda dengan jumlah uang partai yang banyak.
&amp;nbsp;
&quot;Saya khawatir tidak tahan dan tergoda dengan uang, meski satu, dua, tiga kali masih tahan, tapi setalah itu, bisa tidak tahan lagi aku,&quot; ujar Sutan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/7/2011).
&amp;nbsp;
&quot;Untuk Bendum itu jababatan yang strategis, kalau kata orang siapa yang ingin tahu jeroan partai, maka lihatlah bendara partai,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Meski demikian, hingga saat ini bekas posisi Nazaruddin itu belum juga dibicarakan di internal Partai Demokrat. &quot;Belum dibicarakan,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;
Bagi Sutan sendiri, kader yang paling cocok untuk menempati posisi Bendum adalah orang yang bisa mengatur dan menjaga kepercayaan partai.
&amp;nbsp;
&quot;Ya, Bendum itu harus amanah, capabel, dan loyal,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
