<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Rencana Wajah Baru Bandara Soekarno Hatta</title><description>PT Angkasa Pura (AP) II tengah menyiapkan grand design wajah baru Bandara  Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, pada 2014.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/24/337/483502/ini-rencana-wajah-baru-bandara-soekarno-hatta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/07/24/337/483502/ini-rencana-wajah-baru-bandara-soekarno-hatta"/><item><title>Ini Rencana Wajah Baru Bandara Soekarno Hatta</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/24/337/483502/ini-rencana-wajah-baru-bandara-soekarno-hatta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/07/24/337/483502/ini-rencana-wajah-baru-bandara-soekarno-hatta</guid><pubDate>Minggu 24 Juli 2011 06:24 WIB</pubDate><dc:creator>Hasan Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/24/337/483502/VIwiNBXFGt.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/24/337/483502/VIwiNBXFGt.jpg</image><title></title></images><description>TANGERANG - PT Angkasa Pura (AP) II tengah menyiapkan grand design wajah baru Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, pada 2014. Rancangan wajah baru Bandara itu, sudah disetujui Wakil Presiden Boediono, dalam Rapat Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta di kantor Wapres, pada 24 Mei 2011. Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko mengatakan, sejak dibangun pada 1977. Bandara Soetta, sudah mengalami banyak perkembangan. Namun, masih banyak yang harus diperbaiki.&amp;nbsp; &quot;Kita sudah membuat teknis rinci atau detail engineering design (DED) agar proses pengerjaan fisik pengembangan Bandara bisa dimulai pada awal 2012 mendatang,&quot; ujarnya, kepada okezone, Sabtu (23/7/2011) malam.Ditambahkan Tri, pergerakan penumpang saat ini telah mencapai dua kali lipat dari kapasitas yang tersedia, yaitu 44,3 juta penumpang per tahun yang dilayani 14 maskapai pada jalur penerbangan domestik dan 41 maskapai di rute internasional. Sedangkan kapasitas terminal yang tersedia hanya untuk melayani 22 juta penumpang per tahun.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &quot;Target dari revitalisasi ini adalah meningkatkan kapasitas Bandara Soekarno-Hatta agar dapat melayani hingga 62 juta penumpang per tahun pada 2014,&amp;rdquo; terangnya.Dijelaskan Tri, ada lima agenda besar yang ditekankan Wapres dalam merevitalisasi Bandara Soekarno-Hatta. Terdiri dari peningkatan kapasitas pergerakan pesawat tanpa membangun landasan baru. Dengan melakukan optimalisasi landasan pacu 1 dan 2 yang ada.&amp;nbsp; Pengembangan Terminal III dan revitalisasi Terminal I dan II untuk menambah kapasitas pergerakan penumpang. Pembangunan terminal kargo baru (Cargo Village), fasilitas penunjang dan pembangunan integrated building antara Terminal I dan II yang berkonsep one stop service.&quot;Pengerjaan pengembangan Terminal III akan dijadwalkan lebih dulu, menyusul kemudian revitalisasi Terminal I dan II,&quot; terangnya. Sebelum Terminal I dan II dikembangkan, seluruh kegiatan operasionalnya akan dialihkan ke Terminal III. Hal itu dimaksudkan agar operasional penerbangan yang ada sekarang tidak terganggu. &quot;Hampir seluruh biaya pembangunan akan ditanggung AP II sendiri, sebesar Rp11,75 triliun. Jika memungkinkan kita pakai perbankan. Untuk skenario tiga tahun ke depan, kita obligasi,&quot; terangnya.Diharapkan, wajah baru Bandara Soetta, yang sudah diwujudkan dalam grand design, bukan hanya angan-angan. Untuk itu, dibutuhkan dukungan dari semua pihak. Agar segala pembangunan yang tengah berjalan dapat berjalan dengan lancar. &quot;Target kita, Bandara Soetta dapat masuk 10 besar peringkat dunia,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>TANGERANG - PT Angkasa Pura (AP) II tengah menyiapkan grand design wajah baru Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, pada 2014. Rancangan wajah baru Bandara itu, sudah disetujui Wakil Presiden Boediono, dalam Rapat Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta di kantor Wapres, pada 24 Mei 2011. Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko mengatakan, sejak dibangun pada 1977. Bandara Soetta, sudah mengalami banyak perkembangan. Namun, masih banyak yang harus diperbaiki.&amp;nbsp; &quot;Kita sudah membuat teknis rinci atau detail engineering design (DED) agar proses pengerjaan fisik pengembangan Bandara bisa dimulai pada awal 2012 mendatang,&quot; ujarnya, kepada okezone, Sabtu (23/7/2011) malam.Ditambahkan Tri, pergerakan penumpang saat ini telah mencapai dua kali lipat dari kapasitas yang tersedia, yaitu 44,3 juta penumpang per tahun yang dilayani 14 maskapai pada jalur penerbangan domestik dan 41 maskapai di rute internasional. Sedangkan kapasitas terminal yang tersedia hanya untuk melayani 22 juta penumpang per tahun.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &quot;Target dari revitalisasi ini adalah meningkatkan kapasitas Bandara Soekarno-Hatta agar dapat melayani hingga 62 juta penumpang per tahun pada 2014,&amp;rdquo; terangnya.Dijelaskan Tri, ada lima agenda besar yang ditekankan Wapres dalam merevitalisasi Bandara Soekarno-Hatta. Terdiri dari peningkatan kapasitas pergerakan pesawat tanpa membangun landasan baru. Dengan melakukan optimalisasi landasan pacu 1 dan 2 yang ada.&amp;nbsp; Pengembangan Terminal III dan revitalisasi Terminal I dan II untuk menambah kapasitas pergerakan penumpang. Pembangunan terminal kargo baru (Cargo Village), fasilitas penunjang dan pembangunan integrated building antara Terminal I dan II yang berkonsep one stop service.&quot;Pengerjaan pengembangan Terminal III akan dijadwalkan lebih dulu, menyusul kemudian revitalisasi Terminal I dan II,&quot; terangnya. Sebelum Terminal I dan II dikembangkan, seluruh kegiatan operasionalnya akan dialihkan ke Terminal III. Hal itu dimaksudkan agar operasional penerbangan yang ada sekarang tidak terganggu. &quot;Hampir seluruh biaya pembangunan akan ditanggung AP II sendiri, sebesar Rp11,75 triliun. Jika memungkinkan kita pakai perbankan. Untuk skenario tiga tahun ke depan, kita obligasi,&quot; terangnya.Diharapkan, wajah baru Bandara Soetta, yang sudah diwujudkan dalam grand design, bukan hanya angan-angan. Untuk itu, dibutuhkan dukungan dari semua pihak. Agar segala pembangunan yang tengah berjalan dapat berjalan dengan lancar. &quot;Target kita, Bandara Soetta dapat masuk 10 besar peringkat dunia,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
