<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awal Agustus, Pembongkaran Bangunan di BKT Kelar</title><description>Pesantren Rahmatusyifa di Pulogebang dan rumah milik mantan petinju nasional Marasal Hutabarat di Cipinang  Besar Selatan, paling lambat 1 Agustus ditertibkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/28/338/485564/awal-agustus-pembongkaran-bangunan-di-bkt-kelar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/07/28/338/485564/awal-agustus-pembongkaran-bangunan-di-bkt-kelar"/><item><title>Awal Agustus, Pembongkaran Bangunan di BKT Kelar</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/07/28/338/485564/awal-agustus-pembongkaran-bangunan-di-bkt-kelar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/07/28/338/485564/awal-agustus-pembongkaran-bangunan-di-bkt-kelar</guid><pubDate>Kamis 28 Juli 2011 19:35 WIB</pubDate><dc:creator>Catur Nugroho Saputra</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Pembongkaran bangunan di sepanjang Banjir Kanal Timur untuk pembangunan trase kering sudah terlaksana sekira 90 persen.Penertiban yang dilakukan sejak, Senin 25 Juli 2011 lalu, sudah berhasil menyasar 160-an bangunan dari total keseluruhan 176 bangunan di 11 kelurahan di Jakarta Timur.&quot;Ini berarti tinggal 16 bangunan lagi yang belum kami tertibkan dan rencananya akan ditertibkan Jumat besok,&quot; kata Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Sarpu saat ditemui wartawan Kamis (27/7/2011).Sarpu mengatakan ke-16 bangunan yang belum dibongkar ini terletak di Kelurahan Cipinang Besar, Pondok Bambu, Ujung Menteng, dan Polu Gebang. &quot;Pembongkaran ini dilakukan karena akan dibangun trase kering BKT,&quot; ujarnya.Menurut Sarpu, semua bangunan yang di bongkar sudah dibayarkan pemerintah sejak tahun 2009. Namun, banyak dari pemilik bangunan yang masih bertahan dan tidak membongkar bangunannya. &quot;Kita akan terus melakukan pembongkaran karena warga sudah mendapatkan ganti rugi dari pemerintah,&quot;tambahnya.Terkait beberapa bangunan yang bermasalah, lanjut Sarpu kami akan membongkarnya paling lambat 1 Agustus besok.&quot;Bangunan itu antara lain Pesantren Rahmatusyifa di Pulogebang, rumah milik H Rasuki di Ujung Menteng dan milik mantan petinju nasional Marasal Hutabarat di Cipinang Besar Selatan, paling lambat 1 Agustus ditertibkan,&quot;paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembongkaran bangunan di sepanjang Banjir Kanal Timur untuk pembangunan trase kering sudah terlaksana sekira 90 persen.Penertiban yang dilakukan sejak, Senin 25 Juli 2011 lalu, sudah berhasil menyasar 160-an bangunan dari total keseluruhan 176 bangunan di 11 kelurahan di Jakarta Timur.&quot;Ini berarti tinggal 16 bangunan lagi yang belum kami tertibkan dan rencananya akan ditertibkan Jumat besok,&quot; kata Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Sarpu saat ditemui wartawan Kamis (27/7/2011).Sarpu mengatakan ke-16 bangunan yang belum dibongkar ini terletak di Kelurahan Cipinang Besar, Pondok Bambu, Ujung Menteng, dan Polu Gebang. &quot;Pembongkaran ini dilakukan karena akan dibangun trase kering BKT,&quot; ujarnya.Menurut Sarpu, semua bangunan yang di bongkar sudah dibayarkan pemerintah sejak tahun 2009. Namun, banyak dari pemilik bangunan yang masih bertahan dan tidak membongkar bangunannya. &quot;Kita akan terus melakukan pembongkaran karena warga sudah mendapatkan ganti rugi dari pemerintah,&quot;tambahnya.Terkait beberapa bangunan yang bermasalah, lanjut Sarpu kami akan membongkarnya paling lambat 1 Agustus besok.&quot;Bangunan itu antara lain Pesantren Rahmatusyifa di Pulogebang, rumah milik H Rasuki di Ujung Menteng dan milik mantan petinju nasional Marasal Hutabarat di Cipinang Besar Selatan, paling lambat 1 Agustus ditertibkan,&quot;paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
