<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wacana KTP Elektronik di Jakarta Gagal Lagi</title><description>Pelaksanaan KTP elektronik (e-KTP) secara serentak di DKI Jakarta  meleset dari jadwal semula yakni yang jatuh pada hari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/01/339/486674/wacana-ktp-elektronik-di-jakarta-gagal-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/08/01/339/486674/wacana-ktp-elektronik-di-jakarta-gagal-lagi"/><item><title>Wacana KTP Elektronik di Jakarta Gagal Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/01/339/486674/wacana-ktp-elektronik-di-jakarta-gagal-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/08/01/339/486674/wacana-ktp-elektronik-di-jakarta-gagal-lagi</guid><pubDate>Senin 01 Agustus 2011 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Dwi Afrilianti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/01/339/486674/EBJeEr6T8I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/01/339/486674/EBJeEr6T8I.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Pelaksanaan KTP elektronik (e-KTP) secara serentak di DKI Jakarta meleset dari jadwal semula yakni yang jatuh pada hari ini.
&amp;nbsp;
Gubernur DKI Jakarta mengatakan hal tersebut dikarenakan pengadaan perangkat KTP elektronik yang belum sepenuhnya siap, dari pihak pemerintah pusat yakni Kementerian Dalam Negeri.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi jangan pasang target, kalau kelengkapan gak dikasih sama juga ga proporsional,&quot; ujarnya saat ditemui di Balai Kota, Senin (1/7/2011).
&amp;nbsp;
Gubernur yang akrab disapa Foke ini mengajak masyarakat untuk memantau secara mandiri kemajuan pengadaan perangkat KTP elektronik ini di berbagai kelurahan. &quot;Polanya itu bukan di kita, coba dipantau berapa banyak sudah bisa diinstal dan difungsikan,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Sementara pelaksanaan KTP elektronik belum bisa terselenggara, Foke mengatakan pelayanan KTP fisik tetap berjalan seperti biasa.
&amp;nbsp;
&quot;Perpanjangan dan sebagainya tetap berjalan, konversi dilakukan, yang lama tetap berjalan,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
DKI Jakarta memiliki 267 kelurahan, dengan perangkat e-KTP yang didistribusikan sebanyak 707 set untuk proses pendataan tersebut.
&amp;nbsp;
Tiap kelurahan akan mendapatkan dua perangkat. Tiap perangkat terdiri dari komputer, kamera, pemindai sidik jari, pemindai tanda tangan, pemindai iris, dan server.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelaksanaan KTP elektronik (e-KTP) secara serentak di DKI Jakarta meleset dari jadwal semula yakni yang jatuh pada hari ini.
&amp;nbsp;
Gubernur DKI Jakarta mengatakan hal tersebut dikarenakan pengadaan perangkat KTP elektronik yang belum sepenuhnya siap, dari pihak pemerintah pusat yakni Kementerian Dalam Negeri.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi jangan pasang target, kalau kelengkapan gak dikasih sama juga ga proporsional,&quot; ujarnya saat ditemui di Balai Kota, Senin (1/7/2011).
&amp;nbsp;
Gubernur yang akrab disapa Foke ini mengajak masyarakat untuk memantau secara mandiri kemajuan pengadaan perangkat KTP elektronik ini di berbagai kelurahan. &quot;Polanya itu bukan di kita, coba dipantau berapa banyak sudah bisa diinstal dan difungsikan,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Sementara pelaksanaan KTP elektronik belum bisa terselenggara, Foke mengatakan pelayanan KTP fisik tetap berjalan seperti biasa.
&amp;nbsp;
&quot;Perpanjangan dan sebagainya tetap berjalan, konversi dilakukan, yang lama tetap berjalan,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
DKI Jakarta memiliki 267 kelurahan, dengan perangkat e-KTP yang didistribusikan sebanyak 707 set untuk proses pendataan tersebut.
&amp;nbsp;
Tiap kelurahan akan mendapatkan dua perangkat. Tiap perangkat terdiri dari komputer, kamera, pemindai sidik jari, pemindai tanda tangan, pemindai iris, dan server.</content:encoded></item></channel></rss>
