<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Partai SRI Resmi Mendaftar Jadi Peserta Pemilu 2014</title><description>Ketua Umum Partai SRI Damianus Taufan, mengaku yakin partai tersebut akan lolos dalam verivikasi parpol yang dilakukan Kemenkum dan HAM.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/03/339/487690/partai-sri-resmi-mendaftar-jadi-peserta-pemilu-2014</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/08/03/339/487690/partai-sri-resmi-mendaftar-jadi-peserta-pemilu-2014"/><item><title>Partai SRI Resmi Mendaftar Jadi Peserta Pemilu 2014</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/03/339/487690/partai-sri-resmi-mendaftar-jadi-peserta-pemilu-2014</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/08/03/339/487690/partai-sri-resmi-mendaftar-jadi-peserta-pemilu-2014</guid><pubDate>Rabu 03 Agustus 2011 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Dwi Afrilianti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/03/339/487690/1N0HHLWZxy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: daylife)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/03/339/487690/1N0HHLWZxy.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: daylife)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah kader Partai Serikat Rakyat Independen (SRI), mendaftarkan partai baru tersebut ke Kantor Kementerian Hukum dan HAM.
&amp;nbsp;
Ketua Umum Partai SRI Damianus Taufan, mengaku yakin partai tersebut akan lolos dalam verivikasi parpol yang dilakukan Kemenkum dan HAM.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kalau enggak yakin ya saya enggak mendaftar. Saya jujur mengakui, untuk memenuhi persyaratan yang sangat berat, tapi tugas ini terasa lebih ringan karena antusiasme teman-teman daerah mendukung Ibu Sri Mulyani,&amp;rdquo; kata dia, Rabu (3/8/2011).
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, Direktur eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI), Dodi Ambardi mengatakan, partai baru seperti partai SRI sulit untuk berbuat banyak di pemilu 2014.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Paling maksimal partai baru, seperti partai pengusung Sri Mulyani hanya dapat meraih suara sekira 7 persen, tapi saya kira itupun akan sulit, paling di bawah tujuh persen,&amp;rdquo; kata Dodi, saat dihubungi terpisah.
&amp;nbsp;
Dalam sejarah partai politik di Indonesia, lanjut dia, tak ada partai-partai baru yang bisa berbuat banyak pada keikutsertaannya di pemilu pertama kali. &amp;ldquo;Rekor selama ini dipegang Partai Demokrat, yang menembus angka tujuh persen suara di pemilu 2004. Tapi tetap saja sulit untuk menembus tiga besar,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;
Partai Demokrat pertama kali mengikuti pemilihan umum pada tahun 2004 dan meraih suara sebanyak 7,45% (8.455.225) dari total suara dan mendapatkan kursi sebanyak 57 di DPR. Partai berlambang Mercy tersebut baru meraih sukses pada pemilu 2009 dengan 20,85 persen suara.
&amp;nbsp;
Dodi mengatakan, partai-partai baru di pemilu 2009, seperti Gerindra dan Hanura juga hanya meraih suara dikisaran angka 4,46 persen dan 3,37 persen. &amp;ldquo;Jadi, tidak ada sejarahnya Partai baru menjadi partai fenomenal di pemilu pertamanya, Gerindra dan Hanura pun memerlukan dana besar untuk iklan guna mencapai suara empat persen tersebut,&amp;rsquo; katanya.
&amp;nbsp;
Namun, Dodi mengatakan, di Indonesia ketokohan masih menjadi faktor utama sehingga sosok Sri Mulyani bisa menjadi faktor yang menjual untuk meraih suara.  &amp;ldquo;Dia bisa menjadi short cut untuk membesarkan partai tersebut, tapi tidak di pemilu pertamanya,&amp;rdquo; tandas Dodi.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah kader Partai Serikat Rakyat Independen (SRI), mendaftarkan partai baru tersebut ke Kantor Kementerian Hukum dan HAM.
&amp;nbsp;
Ketua Umum Partai SRI Damianus Taufan, mengaku yakin partai tersebut akan lolos dalam verivikasi parpol yang dilakukan Kemenkum dan HAM.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kalau enggak yakin ya saya enggak mendaftar. Saya jujur mengakui, untuk memenuhi persyaratan yang sangat berat, tapi tugas ini terasa lebih ringan karena antusiasme teman-teman daerah mendukung Ibu Sri Mulyani,&amp;rdquo; kata dia, Rabu (3/8/2011).
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, Direktur eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI), Dodi Ambardi mengatakan, partai baru seperti partai SRI sulit untuk berbuat banyak di pemilu 2014.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Paling maksimal partai baru, seperti partai pengusung Sri Mulyani hanya dapat meraih suara sekira 7 persen, tapi saya kira itupun akan sulit, paling di bawah tujuh persen,&amp;rdquo; kata Dodi, saat dihubungi terpisah.
&amp;nbsp;
Dalam sejarah partai politik di Indonesia, lanjut dia, tak ada partai-partai baru yang bisa berbuat banyak pada keikutsertaannya di pemilu pertama kali. &amp;ldquo;Rekor selama ini dipegang Partai Demokrat, yang menembus angka tujuh persen suara di pemilu 2004. Tapi tetap saja sulit untuk menembus tiga besar,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;
Partai Demokrat pertama kali mengikuti pemilihan umum pada tahun 2004 dan meraih suara sebanyak 7,45% (8.455.225) dari total suara dan mendapatkan kursi sebanyak 57 di DPR. Partai berlambang Mercy tersebut baru meraih sukses pada pemilu 2009 dengan 20,85 persen suara.
&amp;nbsp;
Dodi mengatakan, partai-partai baru di pemilu 2009, seperti Gerindra dan Hanura juga hanya meraih suara dikisaran angka 4,46 persen dan 3,37 persen. &amp;ldquo;Jadi, tidak ada sejarahnya Partai baru menjadi partai fenomenal di pemilu pertamanya, Gerindra dan Hanura pun memerlukan dana besar untuk iklan guna mencapai suara empat persen tersebut,&amp;rsquo; katanya.
&amp;nbsp;
Namun, Dodi mengatakan, di Indonesia ketokohan masih menjadi faktor utama sehingga sosok Sri Mulyani bisa menjadi faktor yang menjual untuk meraih suara.  &amp;ldquo;Dia bisa menjadi short cut untuk membesarkan partai tersebut, tapi tidak di pemilu pertamanya,&amp;rdquo; tandas Dodi.</content:encoded></item></channel></rss>
