<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemkot Tangsel Blokir Situs Porno di Warnet</title><description>Jika pengusaha Warnet membandel dengan membiarkan pengunjungnya  membuka situs porno, Dishubkominfo akan bekerjasama dengan dinas terkait  untuk mengkaji ulang izin usaha Warnet tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/04/338/487881/pemkot-tangsel-blokir-situs-porno-di-warnet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/08/04/338/487881/pemkot-tangsel-blokir-situs-porno-di-warnet"/><item><title>Pemkot Tangsel Blokir Situs Porno di Warnet</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/04/338/487881/pemkot-tangsel-blokir-situs-porno-di-warnet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/08/04/338/487881/pemkot-tangsel-blokir-situs-porno-di-warnet</guid><pubDate>Kamis 04 Agustus 2011 07:00 WIB</pubDate><dc:creator>Hasan Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/04/338/487881/N2VMFCyX2p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/04/338/487881/N2VMFCyX2p.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi mengimbau pemilik Warnet untuk memblokir situs porno selama bulan suci Ramadan.
&amp;nbsp;
Jika pengusaha Warnet membandel dengan membiarkan pengunjungnya membuka situs porno, Dishubkominfo akan bekerjasama dengan dinas terkait untuk mengkaji ulang izin usaha Warnet tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Kita sudah melakukan sosialisasi kepada 225 pengusaha Warnet di Kota Tangsel dan mereka setuju,&quot; ujar Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Taryono, Kamis (4/8/2011).
&amp;nbsp;
Tiga hari menjelang Ramadan, Dishubkominfo telah melakukan sosialisasi aturan tersebut agar dipatuhi semua pemilik Warnet. Untuk itu, jika dalam perjalanannya masih ada pemilik Warnet yang bandel akan ditindak tegas.
&amp;nbsp;
&quot;Kita juga memangkas waktu operasi Warnet, mulai pukul 8.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Dijelaskan, pengunjung yang biasa mengakses situs porno dalam Warnet adalah para pelajar. Mereka biasa membuka dan memanfaatkan jasa internet untuk mengisi waktu selama Puasa di waktu siang dan malam hari.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&quot;Untuk mencegah mereka mengakses situs Porno di Warnet. Kita harus lebih membatasi ruang gerak mereka,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi mengimbau pemilik Warnet untuk memblokir situs porno selama bulan suci Ramadan.
&amp;nbsp;
Jika pengusaha Warnet membandel dengan membiarkan pengunjungnya membuka situs porno, Dishubkominfo akan bekerjasama dengan dinas terkait untuk mengkaji ulang izin usaha Warnet tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Kita sudah melakukan sosialisasi kepada 225 pengusaha Warnet di Kota Tangsel dan mereka setuju,&quot; ujar Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Taryono, Kamis (4/8/2011).
&amp;nbsp;
Tiga hari menjelang Ramadan, Dishubkominfo telah melakukan sosialisasi aturan tersebut agar dipatuhi semua pemilik Warnet. Untuk itu, jika dalam perjalanannya masih ada pemilik Warnet yang bandel akan ditindak tegas.
&amp;nbsp;
&quot;Kita juga memangkas waktu operasi Warnet, mulai pukul 8.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Dijelaskan, pengunjung yang biasa mengakses situs porno dalam Warnet adalah para pelajar. Mereka biasa membuka dan memanfaatkan jasa internet untuk mengisi waktu selama Puasa di waktu siang dan malam hari.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&quot;Untuk mencegah mereka mengakses situs Porno di Warnet. Kita harus lebih membatasi ruang gerak mereka,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
