<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rambu Lalu Lintas Ini Salah Tulis</title><description>Sebuah kesalahan yang dilakukan petugas pelukis jalan membuat Dinas Pekerjaan Umum West Midlands, Inggris, malu. Instruksi &quot;Keep Clear&quot;, ditulis &quot;Keep Claer&quot;.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/05/214/488472/rambu-lalu-lintas-ini-salah-tulis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/08/05/214/488472/rambu-lalu-lintas-ini-salah-tulis"/><item><title>Rambu Lalu Lintas Ini Salah Tulis</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/05/214/488472/rambu-lalu-lintas-ini-salah-tulis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/08/05/214/488472/rambu-lalu-lintas-ini-salah-tulis</guid><pubDate>Jum'at 05 Agustus 2011 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Gustia Martha Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/05/214/488472/X6jWhVV51G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tulisan ini seharusnya &quot;Keep Clear&quot; bukan &quot;Keep Claer&quot;/Dailymail</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/05/214/488472/X6jWhVV51G.jpg</image><title>Tulisan ini seharusnya &quot;Keep Clear&quot; bukan &quot;Keep Claer&quot;/Dailymail</title></images><description>WEST MIDLANDS - Sebuah kesalahan yang dilakukan petugas pelukis jalan membuat Dinas Pekerjaan Umum West Midlands, Inggris, malu. Pasalnya, rambu di jalan persimpangan Kingswinford yang seharusnya &quot;Keep Clear&quot; malah ditulis &quot;Keep Claer&quot;.Instruksi yang dimaksudkan agar tidak ada mobil yang diperbolehkan untuk parkir di pinggir jalan itu dibuat dengan font yang sangat besar sehingga terlihat sangat mencolok. Bahkan tak sedikit warga yang protes, karena kesalahan penulisan tersebut dianggap mengganggu.&quot;Aku sama sekali tidak dapat percaya bagaimana mereka dapat begitu bodoh. Anak kecil saja dapat mengeja kata itu dengan baik,&quot; ujar Irene Willis (76), seorang warga yang tinggal di dekat persimpangan jalan di mana instruksi yang salah penulisan itu berada.&quot;Kesalahan tersebut mungkin dapat dimaafkan, ketika warga tidak perlu lagi membayar uang pajak untuk mengganti tulisan tersebut,&quot; imbuh Irene, sebagaimana dikutip dari Dailymail, Jumat (5/8/2011).Banyak pejalan kaki yang terdiam sejenak ketika melintas di persimpangan jalan itu dan tertawa setelah membacanya.Tetangga Irene, Bill Chapman (56) mengatakan, &quot;Ini lucu, seperti ada aksen baru di daerah kami,&quot; guraunya.</description><content:encoded>WEST MIDLANDS - Sebuah kesalahan yang dilakukan petugas pelukis jalan membuat Dinas Pekerjaan Umum West Midlands, Inggris, malu. Pasalnya, rambu di jalan persimpangan Kingswinford yang seharusnya &quot;Keep Clear&quot; malah ditulis &quot;Keep Claer&quot;.Instruksi yang dimaksudkan agar tidak ada mobil yang diperbolehkan untuk parkir di pinggir jalan itu dibuat dengan font yang sangat besar sehingga terlihat sangat mencolok. Bahkan tak sedikit warga yang protes, karena kesalahan penulisan tersebut dianggap mengganggu.&quot;Aku sama sekali tidak dapat percaya bagaimana mereka dapat begitu bodoh. Anak kecil saja dapat mengeja kata itu dengan baik,&quot; ujar Irene Willis (76), seorang warga yang tinggal di dekat persimpangan jalan di mana instruksi yang salah penulisan itu berada.&quot;Kesalahan tersebut mungkin dapat dimaafkan, ketika warga tidak perlu lagi membayar uang pajak untuk mengganti tulisan tersebut,&quot; imbuh Irene, sebagaimana dikutip dari Dailymail, Jumat (5/8/2011).Banyak pejalan kaki yang terdiam sejenak ketika melintas di persimpangan jalan itu dan tertawa setelah membacanya.Tetangga Irene, Bill Chapman (56) mengatakan, &quot;Ini lucu, seperti ada aksen baru di daerah kami,&quot; guraunya.</content:encoded></item></channel></rss>
