<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Dikira Tenggelam, Kapal Motor Ditemukan</title><description>Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Tengah menerima informasi tentang hilangnya sebuah kapal motor di sekitar perairan laut Jawa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/08/340/489248/sempat-dikira-tenggelam-kapal-motor-ditemukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/08/08/340/489248/sempat-dikira-tenggelam-kapal-motor-ditemukan"/><item><title>Sempat Dikira Tenggelam, Kapal Motor Ditemukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/08/340/489248/sempat-dikira-tenggelam-kapal-motor-ditemukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/08/08/340/489248/sempat-dikira-tenggelam-kapal-motor-ditemukan</guid><pubDate>Senin 08 Agustus 2011 08:21 WIB</pubDate><dc:creator>Nugroho Setyabudi</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>SEMARANG- Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Tengah menerima informasi tentang hilangnya sebuah kapal motor di sekitar perairan laut Jawa. Kapal pengangkut barang dengan nama KM Sari Rejo itu diperkirakan tenggelam.Seharusnya perjalanan kapal itu menuju ke Karimunjawa hanya memerlukan waktu sekira delapan jam. Namun ternyata kapal yang berangkat dari Pelabuhan Kota Jepara pada Sabtu 6 Agustus pagi itu sama sekali tidak muncul di tujuan hingga malam tadi.Humas Basarnas Jateng Aris Triyono mengatakan kantor Basarnas di Semarang menerima laporan bahwa sebuah kapal diperkirakan tenggelam pada Minggu kemarin saat menuju Pulau Nyamuk Karimunjawa dari Jepara. &amp;ldquo;Kami langsung menyiapkan segala sesuatunya untuk melakukan pencarian dengan Kapal Rescue milik Basarnas,&amp;rdquo; jelas Aris, Senin (8/8/2011).Ditambahkan Aris, kapal dengan rute Jepara-Pulau Nyamuk Karimunjawa tersebut  berangkat dari Jepara pada pukul 07.00 WIB dan seharusnya tiba di Pulau Nyamuk sore harinya pukul 15.00 WIB. Namun hingga 20 jam atau Minggu (7/8) sekira pukul 11.00 WIB dari waktu seharusnya tiba, kapal tak kunjung menepi.&amp;ldquo;Tapi kapal berwarna krem kekuning-kuningan tersebut sampai pada hari Minggu (7/8) pukul 11.00 WIB belum juga sampai di tujuan. Kapal yang dinahkodai oleh Mahmudi (37) sama sekali tidak ada kontak dengan Jepara atau pun Karimunjawa,&amp;rdquo; tambah Aris lagi.Mahmudi yang juga warga Pulau Nyamuk tersebut membawa barang bahan bangunan dan sembako.Menurut keterangan Muhammad, kakak Mahmudi, kapal berisi dua ABK (anak buah kapal) yakni Nur Ahmadi (15) dan Sulis (15), keduanya warga Pulau Nyamuk.&amp;ldquo;Kapal seberat 15 ton tersebut juga membawa tujuh penumpang selain dua ABK kapal. Merela adalah Mursinah (55), Jasminah(47), Hafidah (25) warga Jlegong, Ahmad Labib (25) warga Sinanggul, Ali Maarif (25) warga Welahan dan Triyono (25) warga Klaten. Keempatnya adalah guru di Pulau Nyamuk serta Lilik (36) yang diketahui sebagai pegawai lampu mercusuar di Pulau Nyamuk,&amp;rdquo; beber Muhammad.Sementara itu, Kasi Operasi Kantor SAR XII Semarang, Marsono, menjelaskan jaga sudah berkoordinasi dengan intansi terkait seperti Lanal Semarang, Polairud Semarang, Kanpel Semarang, Kanpel Karimunjawa, Kanpel Jepara, dan Stasiun Radio Pantai (SROP) Semarang. Kemudian SROP menyiarkan peristiwa tersebut. &amp;ldquo;Kepada kapal-kapal yang melintasi wilayah di mana diperkirakan kapal tersebut tenggelam untuk sesegera mungkin memberikan bantuan dan pertolongan SAR. Selain itu mereka juga diminta untuk memberikan kabar ke pihak-pihak terkait,&amp;rdquo; ucap Marsono.Beruntung, kapal nahas tersebut berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas di 30 mil laut dari Pulau Nyamuk pada Minggu malam sekira pukul 22.00 WIB. Kapal tersebut kemudian ditarik ke pelabuhan Pulau Nyamuk di mana tiga ABK dan 7 penumpangnya dalam keadaan selamat.</description><content:encoded>SEMARANG- Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Tengah menerima informasi tentang hilangnya sebuah kapal motor di sekitar perairan laut Jawa. Kapal pengangkut barang dengan nama KM Sari Rejo itu diperkirakan tenggelam.Seharusnya perjalanan kapal itu menuju ke Karimunjawa hanya memerlukan waktu sekira delapan jam. Namun ternyata kapal yang berangkat dari Pelabuhan Kota Jepara pada Sabtu 6 Agustus pagi itu sama sekali tidak muncul di tujuan hingga malam tadi.Humas Basarnas Jateng Aris Triyono mengatakan kantor Basarnas di Semarang menerima laporan bahwa sebuah kapal diperkirakan tenggelam pada Minggu kemarin saat menuju Pulau Nyamuk Karimunjawa dari Jepara. &amp;ldquo;Kami langsung menyiapkan segala sesuatunya untuk melakukan pencarian dengan Kapal Rescue milik Basarnas,&amp;rdquo; jelas Aris, Senin (8/8/2011).Ditambahkan Aris, kapal dengan rute Jepara-Pulau Nyamuk Karimunjawa tersebut  berangkat dari Jepara pada pukul 07.00 WIB dan seharusnya tiba di Pulau Nyamuk sore harinya pukul 15.00 WIB. Namun hingga 20 jam atau Minggu (7/8) sekira pukul 11.00 WIB dari waktu seharusnya tiba, kapal tak kunjung menepi.&amp;ldquo;Tapi kapal berwarna krem kekuning-kuningan tersebut sampai pada hari Minggu (7/8) pukul 11.00 WIB belum juga sampai di tujuan. Kapal yang dinahkodai oleh Mahmudi (37) sama sekali tidak ada kontak dengan Jepara atau pun Karimunjawa,&amp;rdquo; tambah Aris lagi.Mahmudi yang juga warga Pulau Nyamuk tersebut membawa barang bahan bangunan dan sembako.Menurut keterangan Muhammad, kakak Mahmudi, kapal berisi dua ABK (anak buah kapal) yakni Nur Ahmadi (15) dan Sulis (15), keduanya warga Pulau Nyamuk.&amp;ldquo;Kapal seberat 15 ton tersebut juga membawa tujuh penumpang selain dua ABK kapal. Merela adalah Mursinah (55), Jasminah(47), Hafidah (25) warga Jlegong, Ahmad Labib (25) warga Sinanggul, Ali Maarif (25) warga Welahan dan Triyono (25) warga Klaten. Keempatnya adalah guru di Pulau Nyamuk serta Lilik (36) yang diketahui sebagai pegawai lampu mercusuar di Pulau Nyamuk,&amp;rdquo; beber Muhammad.Sementara itu, Kasi Operasi Kantor SAR XII Semarang, Marsono, menjelaskan jaga sudah berkoordinasi dengan intansi terkait seperti Lanal Semarang, Polairud Semarang, Kanpel Semarang, Kanpel Karimunjawa, Kanpel Jepara, dan Stasiun Radio Pantai (SROP) Semarang. Kemudian SROP menyiarkan peristiwa tersebut. &amp;ldquo;Kepada kapal-kapal yang melintasi wilayah di mana diperkirakan kapal tersebut tenggelam untuk sesegera mungkin memberikan bantuan dan pertolongan SAR. Selain itu mereka juga diminta untuk memberikan kabar ke pihak-pihak terkait,&amp;rdquo; ucap Marsono.Beruntung, kapal nahas tersebut berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas di 30 mil laut dari Pulau Nyamuk pada Minggu malam sekira pukul 22.00 WIB. Kapal tersebut kemudian ditarik ke pelabuhan Pulau Nyamuk di mana tiga ABK dan 7 penumpangnya dalam keadaan selamat.</content:encoded></item></channel></rss>
