<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siapa yang Menginginkan Kematian Nazaruddin?</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar keselamatan politikus  Partai Demokrat itu harus diselamatkan. Sebab banyak orang yang tak  nyaman dengan penangkapan tersebut. Lantas siapa yang menginginkan kematian Nazaruddin?</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/11/339/490878/siapa-yang-menginginkan-kematian-nazaruddin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/08/11/339/490878/siapa-yang-menginginkan-kematian-nazaruddin"/><item><title>Siapa yang Menginginkan Kematian Nazaruddin?</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/11/339/490878/siapa-yang-menginginkan-kematian-nazaruddin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/08/11/339/490878/siapa-yang-menginginkan-kematian-nazaruddin</guid><pubDate>Kamis 11 Agustus 2011 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/11/339/490878/KqXY7ZyKYt.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/11/339/490878/KqXY7ZyKYt.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin telah ditangkap pihak kepolisian Kolombia. Namun, hingga saat ini Nazaruddin belum bisa dipulangkan ke Tanah Air. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar keselamatan politikus Partai Demokrat itu harus diselamatkan. Sebab banyak orang yang tak nyaman dengan penangkapan tersebut. Lantas siapa yang menginginkan kematian Nazaruddin? Anggota dewan pertimbangan Partai Demokrat, Syarief Hasan enggan mengomentari pertanyaan tersebut.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Ya kita tidak tahu, hanya mengantisipasi saja. Jangan sampai terjadi. Mudah-mudahan tidak ada,&amp;rdquo; katanya.Mengapa SBY seringkali mengingatkan agar keselamatan Nazar diutamakan? Syarief menjawab, hal itu diungkapkan agar semua bisa terungkap dengan baik. &amp;ldquo;Kita maunya kasus ini terbuka dengan baik, terungkap dengan clear. Presiden ingin dibuka sejelasnya,&amp;rdquo; katanya.&amp;ldquo;Kita ingin semua dibuka saja, siapa pun. Tentunya inginkan ada kepastian,&amp;rdquo; tambah Syarief.Dewan Kehormatan Partai Demokrat, kata Syarief masih menunggu semua proses hukum terhadap Nazaruddin.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Tentu kita berdasar hukumlah. Bagaimana kesimpulan aparat hukum, berdasarkan di situ kita akan tindaklanjuti,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA- Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin telah ditangkap pihak kepolisian Kolombia. Namun, hingga saat ini Nazaruddin belum bisa dipulangkan ke Tanah Air. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar keselamatan politikus Partai Demokrat itu harus diselamatkan. Sebab banyak orang yang tak nyaman dengan penangkapan tersebut. Lantas siapa yang menginginkan kematian Nazaruddin? Anggota dewan pertimbangan Partai Demokrat, Syarief Hasan enggan mengomentari pertanyaan tersebut.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Ya kita tidak tahu, hanya mengantisipasi saja. Jangan sampai terjadi. Mudah-mudahan tidak ada,&amp;rdquo; katanya.Mengapa SBY seringkali mengingatkan agar keselamatan Nazar diutamakan? Syarief menjawab, hal itu diungkapkan agar semua bisa terungkap dengan baik. &amp;ldquo;Kita maunya kasus ini terbuka dengan baik, terungkap dengan clear. Presiden ingin dibuka sejelasnya,&amp;rdquo; katanya.&amp;ldquo;Kita ingin semua dibuka saja, siapa pun. Tentunya inginkan ada kepastian,&amp;rdquo; tambah Syarief.Dewan Kehormatan Partai Demokrat, kata Syarief masih menunggu semua proses hukum terhadap Nazaruddin.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Tentu kita berdasar hukumlah. Bagaimana kesimpulan aparat hukum, berdasarkan di situ kita akan tindaklanjuti,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
