<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI Dakwah ke Lokalisasi, 26 PSK Tobat</title><description>MUI Jawa Timur mengerahkan 50 dai yang tergabung dalam Ikatan Dai Area Lokalisasi (IDIAL) untuk berdakwah di beberapa lokalisasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/24/340/495876/mui-dakwah-ke-lokalisasi-26-psk-tobat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/08/24/340/495876/mui-dakwah-ke-lokalisasi-26-psk-tobat"/><item><title>MUI Dakwah ke Lokalisasi, 26 PSK Tobat</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/24/340/495876/mui-dakwah-ke-lokalisasi-26-psk-tobat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/08/24/340/495876/mui-dakwah-ke-lokalisasi-26-psk-tobat</guid><pubDate>Rabu 24 Agustus 2011 16:09 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Tejo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/24/340/495876/5jTDZnhlgN.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/24/340/495876/5jTDZnhlgN.jpg</image><title></title></images><description>SURABAYA- Dakwah yang dilakukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur di lokalisasi selama Ramadan ini patut diacungi jempol. MUI Jatim mengerahkan 50 juru dakwah (dai) yang tergabung dalam IDIAL (Ikatan Dai Area Lokalisasi).Hasilnya sangat menggembirakan, sejauh ini sudah 26 pekerja seks komersial (PSK) yang sudah berikrar pensiun dini dari profesinya sebagai pemuas nafsu lelaki.&amp;ldquo;Alhamdulillah mereka sadar. Semoga kesadaran ini segera merembet ke teman-teman yang lain,&amp;rdquo; kata Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Timur KH Abdurrahman Nafis di Surabaya, Rabu (24/8/2011).Dia menambahkan, jumlah PSK yang mendapatkan pelatihan dari anggota IDIAL sebenarnya ada 50, namun baru separuh dari mereka yang menyatakan ingin menyudahi sebagai PSK. &amp;ldquo;Itu sudah bagus,&amp;rdquo; ungkap Nafis.Sebanyak 50 PSK diberi siraman rohani dan pelatihan keagamaan seperti salat. Bahkan dalam pelatihan salat banyak di antara mereka yang menitikkan air mata.&amp;ldquo;Sungguh mengharukan karena sebenarnya juga ingin menjadi orang baik-baik,&amp;rdquo; tutur pria yang juga Wakil Katib Syuriah PWNU Jatim itu.Rencananya 26 PSK yang berasal Jember, Nganjuk, Malang, Madiun, Blora, dan  Solo, itu akan diberi modal untuk merintis usaha baru. Mereka akan mendapat modal Rp4 juta per orang untuk merintis usaha baru.</description><content:encoded>SURABAYA- Dakwah yang dilakukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur di lokalisasi selama Ramadan ini patut diacungi jempol. MUI Jatim mengerahkan 50 juru dakwah (dai) yang tergabung dalam IDIAL (Ikatan Dai Area Lokalisasi).Hasilnya sangat menggembirakan, sejauh ini sudah 26 pekerja seks komersial (PSK) yang sudah berikrar pensiun dini dari profesinya sebagai pemuas nafsu lelaki.&amp;ldquo;Alhamdulillah mereka sadar. Semoga kesadaran ini segera merembet ke teman-teman yang lain,&amp;rdquo; kata Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Timur KH Abdurrahman Nafis di Surabaya, Rabu (24/8/2011).Dia menambahkan, jumlah PSK yang mendapatkan pelatihan dari anggota IDIAL sebenarnya ada 50, namun baru separuh dari mereka yang menyatakan ingin menyudahi sebagai PSK. &amp;ldquo;Itu sudah bagus,&amp;rdquo; ungkap Nafis.Sebanyak 50 PSK diberi siraman rohani dan pelatihan keagamaan seperti salat. Bahkan dalam pelatihan salat banyak di antara mereka yang menitikkan air mata.&amp;ldquo;Sungguh mengharukan karena sebenarnya juga ingin menjadi orang baik-baik,&amp;rdquo; tutur pria yang juga Wakil Katib Syuriah PWNU Jatim itu.Rencananya 26 PSK yang berasal Jember, Nganjuk, Malang, Madiun, Blora, dan  Solo, itu akan diberi modal untuk merintis usaha baru. Mereka akan mendapat modal Rp4 juta per orang untuk merintis usaha baru.</content:encoded></item></channel></rss>
