<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kerupuk Berdiameter 1 Meter Jadi Oleh-oleh Mudik</title><description>Kerupuk berdiameter hampir satu meter menjadi oleh-oleh primadona bagi  pemudik yang melintas di Jalur Nagreg, Desa Cikopo, Kabupaten Bandung,  Jawa Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/28/340/497239/kerupuk-berdiameter-1-meter-jadi-oleh-oleh-mudik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/08/28/340/497239/kerupuk-berdiameter-1-meter-jadi-oleh-oleh-mudik"/><item><title>Kerupuk Berdiameter 1 Meter Jadi Oleh-oleh Mudik</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/28/340/497239/kerupuk-berdiameter-1-meter-jadi-oleh-oleh-mudik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/08/28/340/497239/kerupuk-berdiameter-1-meter-jadi-oleh-oleh-mudik</guid><pubDate>Minggu 28 Agustus 2011 01:05 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Herdiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/27/340/497239/0CxCMWwlqx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Iman Herdiana</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/27/340/497239/0CxCMWwlqx.jpg</image><title>Foto: Iman Herdiana</title></images><description>BANDUNG - Kerupuk berdiameter hampir satu meter menjadi oleh-oleh primadona bagi pemudik yang melintas di Jalur Nagreg, Desa Cikopo, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
&amp;nbsp;
Kerupuk ikan yang biasa disebut kerupuk blek ini biasanya berukuran sekira 10 sentimeter. Namun kerupuk yang dijajakan oleh para pedagang oleh-oleh yang berjajar di kiri kanan Jalur Nagreg memiliki ukuran jumbo. Besar diameternya mencapai setengah meter.
&amp;nbsp;
Karena ukurannya yang besar dan rasa ikannya yang kuat, kerupuk jumbo ini menjadi oleh-oleh yang paling menarik perhatian pemudik.
&amp;nbsp;
Salah satu penjual kerupuk, Resta Anjani (15) biasa menawarkan satu kerupuk jumbo Rp25.000. &quot;Tetapi masih bisa nego. Pasnya bisa Rp20 ribu,&quot; kata Resta, kepada okezone, Sabtu (27/8/2011).
&amp;nbsp;
Resta menyebutkan, kerupuk Jumbo diproduksi di pabrik kerupuk Karawang. Sejak sebulan lalu kerupuk ini menambah koleksi oleh-oleh di Jalur Nagreg.
&amp;nbsp;
&quot;Ya pembelinya banyak, mungki karena jumbo,&quot; kata pedagang  yang sudah berjualan lebih dari lima tahun di Jalur Nagreg.
&amp;nbsp;
Selain kerupuk, pedagang oleh-oleh juga menjual oleh-oleh lain seperti tempe kering, tape gantung, ubi bakar Cilembu, aneka manisan dan kue kering, dan lainnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>BANDUNG - Kerupuk berdiameter hampir satu meter menjadi oleh-oleh primadona bagi pemudik yang melintas di Jalur Nagreg, Desa Cikopo, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
&amp;nbsp;
Kerupuk ikan yang biasa disebut kerupuk blek ini biasanya berukuran sekira 10 sentimeter. Namun kerupuk yang dijajakan oleh para pedagang oleh-oleh yang berjajar di kiri kanan Jalur Nagreg memiliki ukuran jumbo. Besar diameternya mencapai setengah meter.
&amp;nbsp;
Karena ukurannya yang besar dan rasa ikannya yang kuat, kerupuk jumbo ini menjadi oleh-oleh yang paling menarik perhatian pemudik.
&amp;nbsp;
Salah satu penjual kerupuk, Resta Anjani (15) biasa menawarkan satu kerupuk jumbo Rp25.000. &quot;Tetapi masih bisa nego. Pasnya bisa Rp20 ribu,&quot; kata Resta, kepada okezone, Sabtu (27/8/2011).
&amp;nbsp;
Resta menyebutkan, kerupuk Jumbo diproduksi di pabrik kerupuk Karawang. Sejak sebulan lalu kerupuk ini menambah koleksi oleh-oleh di Jalur Nagreg.
&amp;nbsp;
&quot;Ya pembelinya banyak, mungki karena jumbo,&quot; kata pedagang  yang sudah berjualan lebih dari lima tahun di Jalur Nagreg.
&amp;nbsp;
Selain kerupuk, pedagang oleh-oleh juga menjual oleh-oleh lain seperti tempe kering, tape gantung, ubi bakar Cilembu, aneka manisan dan kue kering, dan lainnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
