<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jusuf Kalla Akui KMP Windu Karsa Milik Kalla Grup</title><description>Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui kapal motor Windu Karsa yang  karam di Pelabuhan Kolaka pada Sabtu dini hari merupakan satu grup  dengan Kalla Grup.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/28/340/497373/jusuf-kalla-akui-kmp-windu-karsa-milik-kalla-grup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/08/28/340/497373/jusuf-kalla-akui-kmp-windu-karsa-milik-kalla-grup"/><item><title>Jusuf Kalla Akui KMP Windu Karsa Milik Kalla Grup</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/08/28/340/497373/jusuf-kalla-akui-kmp-windu-karsa-milik-kalla-grup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/08/28/340/497373/jusuf-kalla-akui-kmp-windu-karsa-milik-kalla-grup</guid><pubDate>Minggu 28 Agustus 2011 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Andi Mandacang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/28/340/497373/UjUokzZstz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jusuf Kalla (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/28/340/497373/UjUokzZstz.jpg</image><title>Jusuf Kalla (Foto: Koran SI)</title></images><description>KOLAKA- Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui kapal motor Windu Karsa yang karam di Pelabuhan Kolaka pada Sabtu dini hari merupakan satu grup dengan Kalla Grup.&amp;ldquo;Pelayaran ini adalah satu grup dengan Kalla Grup, sehingga kita akan memberikan santunan kepada para korban,&amp;rdquo; kata Jusuf Kalla saat menyambangi korban kapal karam di RS Kolaka, Minggu (28/8/2011).Dia menjelaskan, santunan tersebut akan diberikan kepada korban tewas maupun luka-luka. &amp;ldquo;Kita akan tanggung biaya perawatan,&amp;rdquo; tegasnya.Pantauan di lapangan, setelah tiba di Bandara Sangia Nibandera Kolaka pria yang kerap disapa JK ini langsung mendatangi Rumah Sakit Kolaka dan berbincang dengan para korban.Tidak hanya itu, Ketua Palang merah Indonesia itu juga menyambangi rumah dua korban tewas yakni Anwar Muktar (41) dan Hj Nurlina yang berada di Jalan Cakalang, Kabupaten Kolaka.Selepas mengunjungi para korban, JK dijadwalkan melakukan peninjauan lokasi karamnnya KMP Windu Karsa. Seperti diberitakan, Kapal Motor Windu Karsa pada Sabtu dini hari 27 Agustus sekira pukul 00.15 Wita tenggelam dalam perjalanan dari Bone ke Kolaka.Menurut informasi pihak pelabuhan, kapal karam karena kebocoran di kemudi bagian belakang. Kebocoran diduga diakibatkan gelombang tinggi yang menghantam bagian belakang kemudi dan over load penumpang.</description><content:encoded>KOLAKA- Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui kapal motor Windu Karsa yang karam di Pelabuhan Kolaka pada Sabtu dini hari merupakan satu grup dengan Kalla Grup.&amp;ldquo;Pelayaran ini adalah satu grup dengan Kalla Grup, sehingga kita akan memberikan santunan kepada para korban,&amp;rdquo; kata Jusuf Kalla saat menyambangi korban kapal karam di RS Kolaka, Minggu (28/8/2011).Dia menjelaskan, santunan tersebut akan diberikan kepada korban tewas maupun luka-luka. &amp;ldquo;Kita akan tanggung biaya perawatan,&amp;rdquo; tegasnya.Pantauan di lapangan, setelah tiba di Bandara Sangia Nibandera Kolaka pria yang kerap disapa JK ini langsung mendatangi Rumah Sakit Kolaka dan berbincang dengan para korban.Tidak hanya itu, Ketua Palang merah Indonesia itu juga menyambangi rumah dua korban tewas yakni Anwar Muktar (41) dan Hj Nurlina yang berada di Jalan Cakalang, Kabupaten Kolaka.Selepas mengunjungi para korban, JK dijadwalkan melakukan peninjauan lokasi karamnnya KMP Windu Karsa. Seperti diberitakan, Kapal Motor Windu Karsa pada Sabtu dini hari 27 Agustus sekira pukul 00.15 Wita tenggelam dalam perjalanan dari Bone ke Kolaka.Menurut informasi pihak pelabuhan, kapal karam karena kebocoran di kemudi bagian belakang. Kebocoran diduga diakibatkan gelombang tinggi yang menghantam bagian belakang kemudi dan over load penumpang.</content:encoded></item></channel></rss>
