<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petugas Razia Penumpang KA Tanpa Tiket </title><description>Sejumlah petugas gabungan dari PT Kereta Api dan satuan Brimob Polda  Jateng merazia kereta api di Stasiun Jebres, Solo, Jawa Tengah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/01/340/498120/petugas-razia-penumpang-ka-tanpa-tiket</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/09/01/340/498120/petugas-razia-penumpang-ka-tanpa-tiket"/><item><title>Petugas Razia Penumpang KA Tanpa Tiket </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/01/340/498120/petugas-razia-penumpang-ka-tanpa-tiket</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/09/01/340/498120/petugas-razia-penumpang-ka-tanpa-tiket</guid><pubDate>Kamis 01 September 2011 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Nugroho</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/01/340/498120/jQwUiblUaF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/01/340/498120/jQwUiblUaF.jpg</image><title>Ilustrasi </title></images><description>SOLO- Sejumlah petugas gabungan dari PT Kereta Api dan satuan Brimob Polda Jawa Tengah merazia kereta api di Stasiun Jebres, Solo, Jawa Tengah.Dalam razia itu petugas memeriksa tiket para penumpang KA Pasundan, Jurusan Surabaya Bandung dan KA Logawa jurusan Purwokerto -Jember. Hasilnya petugas menemukan sejumlah penumpang, yang tidak memiliki tiket. Mereka pun terpaksa diturunkan paksa dan diminta untuk membeli tiket terlebih dahulu. Seorang penumpang tujuan Kebumen, Murni Ningsih, diturunkan petugas karena tak memiliki tiket. Pada saat diperiksa, Murni malah menunjukkan sepucuk surat dari Polda Jawa Tengah. Namun petugas tak pandang bulu, dan meminta Murni untuk mengemasi barang bawaannya. Murni mengaku tak memiliki ongkos, untuk pergi ke tempat tujuannya.&amp;ldquo;Saya tidak punya ongkos, jadi bawa surat dari Semarang (Polda Jateng),&quot; jelas Murni sambil turun dari kereta, Kamis (1/9/2011)Sementara penumpang yang tiketnya tak sesuai dengan kereta yang dinaiki, juga diminta untuk turun. Mereka akan diarahkan, ke kereta yang benar. Menurut kepala stasiun Jebres, Heru Hartanto, razia ini digelar demi kenyamanan para penumpang. Pasalnya banyak penumpang bertiket, justru tak kebagian tempat duduk.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Walau tidak ada denda, namun sanksi tetap ada. Mereka kami turunkan paksa, tanpa ada toleransi,&amp;rdquo; ujar Heru.Razia ini juga dilakukan, di pintu masuk peron. Akibat adanya pemeriksaan ini, ratusan calon penumpang tertahan di pintu. Mereka berjubel dan saling dorong, karena takut ketinggalan kereta. Banyak kaum ibu dan anak-anak, yang terjepit antrian. Sementara petugas tetap memeriksa dengan detail, setiap tiket yang dibawa oleh calon penumpang. Diprediksi arus balik di stasiun ini, akan mencapai puncaknya pada hari Minggu mendatang.</description><content:encoded>SOLO- Sejumlah petugas gabungan dari PT Kereta Api dan satuan Brimob Polda Jawa Tengah merazia kereta api di Stasiun Jebres, Solo, Jawa Tengah.Dalam razia itu petugas memeriksa tiket para penumpang KA Pasundan, Jurusan Surabaya Bandung dan KA Logawa jurusan Purwokerto -Jember. Hasilnya petugas menemukan sejumlah penumpang, yang tidak memiliki tiket. Mereka pun terpaksa diturunkan paksa dan diminta untuk membeli tiket terlebih dahulu. Seorang penumpang tujuan Kebumen, Murni Ningsih, diturunkan petugas karena tak memiliki tiket. Pada saat diperiksa, Murni malah menunjukkan sepucuk surat dari Polda Jawa Tengah. Namun petugas tak pandang bulu, dan meminta Murni untuk mengemasi barang bawaannya. Murni mengaku tak memiliki ongkos, untuk pergi ke tempat tujuannya.&amp;ldquo;Saya tidak punya ongkos, jadi bawa surat dari Semarang (Polda Jateng),&quot; jelas Murni sambil turun dari kereta, Kamis (1/9/2011)Sementara penumpang yang tiketnya tak sesuai dengan kereta yang dinaiki, juga diminta untuk turun. Mereka akan diarahkan, ke kereta yang benar. Menurut kepala stasiun Jebres, Heru Hartanto, razia ini digelar demi kenyamanan para penumpang. Pasalnya banyak penumpang bertiket, justru tak kebagian tempat duduk.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Walau tidak ada denda, namun sanksi tetap ada. Mereka kami turunkan paksa, tanpa ada toleransi,&amp;rdquo; ujar Heru.Razia ini juga dilakukan, di pintu masuk peron. Akibat adanya pemeriksaan ini, ratusan calon penumpang tertahan di pintu. Mereka berjubel dan saling dorong, karena takut ketinggalan kereta. Banyak kaum ibu dan anak-anak, yang terjepit antrian. Sementara petugas tetap memeriksa dengan detail, setiap tiket yang dibawa oleh calon penumpang. Diprediksi arus balik di stasiun ini, akan mencapai puncaknya pada hari Minggu mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
