<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>'Bang Toyib' Belum Bisa Pulang Lebaran Tahun Ini</title><description>Kumpul bersama keluarga di saat lebaran, bagi sebagian orang tentunya  memiliki kenimatan tersendiri. Sebab di saat Lebaran inilah sebagian  orang bisa bercengkrama bersama keluarga dan handai taulan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/01/340/498155/bang-toyib-belum-bisa-pulang-lebaran-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/09/01/340/498155/bang-toyib-belum-bisa-pulang-lebaran-tahun-ini"/><item><title>'Bang Toyib' Belum Bisa Pulang Lebaran Tahun Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/01/340/498155/bang-toyib-belum-bisa-pulang-lebaran-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/09/01/340/498155/bang-toyib-belum-bisa-pulang-lebaran-tahun-ini</guid><pubDate>Kamis 01 September 2011 22:16 WIB</pubDate><dc:creator>Eko Suryono </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/01/340/498155/J64Lrxwa0M.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/01/340/498155/J64Lrxwa0M.jpg</image><title></title></images><description>BANYUWANGI- Kumpul bersama keluarga di saat lebaran, bagi sebagian orang tentunya memiliki kenimatan tersendiri. Sebab di saat Lebaran inilah sebagian orang bisa bercengkrama bersama keluarga dan handai taulan.Namun, hal ini tidak bisa dirasakan oleh Mohammad&amp;nbsp; Asdar. Seperti sosok Bang Toyib dalam sebuah lagu dangdut, pria yang berprofesi sebagai nahkoda Kapal Prathita milik PT. ASDP Indonesia Ferry ini pun sudah tiga tahun melewatkan Lebaran di atas kapal. Bahkan, tahun 2011 ini dia juga tidak bisa merayakan Lebaran bersama keluarganya di daerah asalnya di Makassar.Sudah tahun ini, pria berusia 40 tahun ini hanya&amp;nbsp; melewatkan lebaran Idul Fitri di atas kapal&amp;nbsp; Prathita&amp;nbsp; yang beroperasi di lintas penyeberangan Selat Bali. Maklum&amp;nbsp; saja, tugas yang diemban Mohammad Asdar sebagai Nahkoda Kapal&amp;nbsp; Prathita cukup berat. Dia harus memimpin perjalanan kapal melintasi&amp;nbsp; Selat Bali dengan selamat tanpa ada hambatan selama dalam pelayaran&amp;nbsp; Lebaran tahun ini Asdar hanya ditemani teman dan peralatan navigasi kapal hingga buku jurnal pelayaran menuju pelabuhan Gilimanuk, Bali.Di musim arus mudik dan arus balik lebaran, pria beranak tiga ini&amp;nbsp; hanya bisa membayangkan dapat berkumpul&amp;nbsp; dan bercengkrama&amp;nbsp; bersama keluarga di rumah.Tugas mulia yang diembannya untuk mengantar para pemudik pulang ke daerah asal&amp;nbsp; dengan selamat&amp;nbsp; menjadi pikiran utama&amp;nbsp; di benak Mohammad Asdar. Dia berharap agar tahun depan bisa merayakan Lebaran bersama keluarganya dan tak seperti bang Toyib yang melewatkan tiga kali puasa dan tiga kali Lebaran tanpa pulang.</description><content:encoded>BANYUWANGI- Kumpul bersama keluarga di saat lebaran, bagi sebagian orang tentunya memiliki kenimatan tersendiri. Sebab di saat Lebaran inilah sebagian orang bisa bercengkrama bersama keluarga dan handai taulan.Namun, hal ini tidak bisa dirasakan oleh Mohammad&amp;nbsp; Asdar. Seperti sosok Bang Toyib dalam sebuah lagu dangdut, pria yang berprofesi sebagai nahkoda Kapal Prathita milik PT. ASDP Indonesia Ferry ini pun sudah tiga tahun melewatkan Lebaran di atas kapal. Bahkan, tahun 2011 ini dia juga tidak bisa merayakan Lebaran bersama keluarganya di daerah asalnya di Makassar.Sudah tahun ini, pria berusia 40 tahun ini hanya&amp;nbsp; melewatkan lebaran Idul Fitri di atas kapal&amp;nbsp; Prathita&amp;nbsp; yang beroperasi di lintas penyeberangan Selat Bali. Maklum&amp;nbsp; saja, tugas yang diemban Mohammad Asdar sebagai Nahkoda Kapal&amp;nbsp; Prathita cukup berat. Dia harus memimpin perjalanan kapal melintasi&amp;nbsp; Selat Bali dengan selamat tanpa ada hambatan selama dalam pelayaran&amp;nbsp; Lebaran tahun ini Asdar hanya ditemani teman dan peralatan navigasi kapal hingga buku jurnal pelayaran menuju pelabuhan Gilimanuk, Bali.Di musim arus mudik dan arus balik lebaran, pria beranak tiga ini&amp;nbsp; hanya bisa membayangkan dapat berkumpul&amp;nbsp; dan bercengkrama&amp;nbsp; bersama keluarga di rumah.Tugas mulia yang diembannya untuk mengantar para pemudik pulang ke daerah asal&amp;nbsp; dengan selamat&amp;nbsp; menjadi pikiran utama&amp;nbsp; di benak Mohammad Asdar. Dia berharap agar tahun depan bisa merayakan Lebaran bersama keluarganya dan tak seperti bang Toyib yang melewatkan tiga kali puasa dan tiga kali Lebaran tanpa pulang.</content:encoded></item></channel></rss>
