<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengunjung Membludak, Banyak Anak Hilang di Tanjung Pallette</title><description>Membludaknya pengunjung di tempat wisata itu mengakibatkan sejumlah anak lepas dari pantauan dan pengawasan orang tua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/02/340/498211/pengunjung-membludak-banyak-anak-hilang-di-tanjung-pallette</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/09/02/340/498211/pengunjung-membludak-banyak-anak-hilang-di-tanjung-pallette"/><item><title>Pengunjung Membludak, Banyak Anak Hilang di Tanjung Pallette</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/02/340/498211/pengunjung-membludak-banyak-anak-hilang-di-tanjung-pallette</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/09/02/340/498211/pengunjung-membludak-banyak-anak-hilang-di-tanjung-pallette</guid><pubDate>Jum'at 02 September 2011 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Bulan Sri Indra Maya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/02/340/498211/eJVjrCcIrh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: playitsmartorbit.org)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/02/340/498211/eJVjrCcIrh.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: playitsmartorbit.org)</title></images><description>MAKASSAR - Hari kedua Lebaran, warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menyerbu lokasi wisata Tanjung Pallette. Membludaknya pengunjung di tempat wisata itu mengakibatkan sejumlah anak lepas dari pantauan dan pengawasan orang tua.
&amp;nbsp;
Pantauan di lokasi, Jumat (2/9/2011), arus lalu lintas menuju Tanjung Pallette macet total. Tak tanggung-tanggung, panjang antrean mencapai dua kilometer.
&amp;nbsp;
Suasana antrean juga terlihat di loket penjualan karcis. Para pengunjung harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan tiket masuk seharga Rp20 per orang.
&amp;nbsp;
Sementara itu, tercatat tujuh orang anak hilang di Tanjung Pallette. Salaha seorang anak yang terpisah dari orang tuanya adalah Aan, warga Kabupaten Selayar.
&amp;nbsp;
Beruntung, anak-anak tersebut akhirnya dapat bertemu kembali dengan orang tuanya, setelah pengelola Tanjung Pallette mengumumkan keberadaan anak-anak tersebut.
&amp;nbsp;
Sementara itu Andi Sakkir, pengelola Tanjung Pallette, mengatakan untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung pihaknya telah mempersiapkan stok tiket. Bahkan hingga siang ini tercatat sudah sekira 3.000 pengunjung yang datang.
&amp;nbsp;
Andi Sakkir juga mengakui bahwa sejumlah anak hilang di lokasi tersebut akibat kelalaian orang tua.</description><content:encoded>MAKASSAR - Hari kedua Lebaran, warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menyerbu lokasi wisata Tanjung Pallette. Membludaknya pengunjung di tempat wisata itu mengakibatkan sejumlah anak lepas dari pantauan dan pengawasan orang tua.
&amp;nbsp;
Pantauan di lokasi, Jumat (2/9/2011), arus lalu lintas menuju Tanjung Pallette macet total. Tak tanggung-tanggung, panjang antrean mencapai dua kilometer.
&amp;nbsp;
Suasana antrean juga terlihat di loket penjualan karcis. Para pengunjung harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan tiket masuk seharga Rp20 per orang.
&amp;nbsp;
Sementara itu, tercatat tujuh orang anak hilang di Tanjung Pallette. Salaha seorang anak yang terpisah dari orang tuanya adalah Aan, warga Kabupaten Selayar.
&amp;nbsp;
Beruntung, anak-anak tersebut akhirnya dapat bertemu kembali dengan orang tuanya, setelah pengelola Tanjung Pallette mengumumkan keberadaan anak-anak tersebut.
&amp;nbsp;
Sementara itu Andi Sakkir, pengelola Tanjung Pallette, mengatakan untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung pihaknya telah mempersiapkan stok tiket. Bahkan hingga siang ini tercatat sudah sekira 3.000 pengunjung yang datang.
&amp;nbsp;
Andi Sakkir juga mengakui bahwa sejumlah anak hilang di lokasi tersebut akibat kelalaian orang tua.</content:encoded></item></channel></rss>
