<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istana: Soal Munir Tak Relevan Ditanya Kembali</title><description>Hari ini, tepat 7 tahun wafatnya aktivis Kak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib. Meski demikian, belum jelas siapa sebenarnya pembunuh Munir karena satu-satunya pelaku yang dihukum adalah mantan pilot Garuda Indonesia Pollycarpus Budihari Priyanto.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/07/339/499763/istana-soal-munir-tak-relevan-ditanya-kembali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/09/07/339/499763/istana-soal-munir-tak-relevan-ditanya-kembali"/><item><title>Istana: Soal Munir Tak Relevan Ditanya Kembali</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/07/339/499763/istana-soal-munir-tak-relevan-ditanya-kembali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/09/07/339/499763/istana-soal-munir-tak-relevan-ditanya-kembali</guid><pubDate>Rabu 07 September 2011 12:46 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/07/339/499763/w8i2w3qZXf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Kontras)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/07/339/499763/w8i2w3qZXf.jpg</image><title>Ilustrasi (Kontras)</title></images><description>JAKARTA - Hari ini, tepat 7 tahun wafatnya aktivis Kak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib. Meski demikian, belum jelas siapa sebenarnya pembunuh Munir karena satu-satunya pelaku yang dihukum adalah mantan pilot Garuda Indonesia Pollycarpus Budihari Priyanto.
&amp;nbsp;
Memperingati 7 tahun kematian Munir, sejumlah aktivis HAM menggelar aksi di depan Istana Merdeka, Jakarta, menagih janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang pernah mengatakan, penuntasan kasus Munir merupakan ujian dalam sejarah bangsa Indonesia.
&amp;nbsp;
Saat ditanya sikap Presiden mengenai kasus Munir yang belum tuntas juga, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan kematian Munir tidak perlu kembali dibahas.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi saya katakan tidak relevan itu ditanyakan kembali. Semua pasti akan diproses, kita lihat nanti penyidikannya, kan sampai saat ini dilakukan terus, mungkin sudah dalam proses,&quot; kata Julian di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2011).
&amp;nbsp;
Julian menambahkan, sejak awal pemerintahannya hingga saat ini, Presiden Yudhoyono tetap konsisten dalam penegakan hukum dan HAM. &amp;nbsp;Dengan normatif Julian menjelaskan, pemerintah senantiasa mencoba memastikan tidak ada pelanggaran-pelanggaran HAM yang sistematik atau yang berat. Dalam penegakan hukum, Presiden juga tak pernah mengintervensi, apalagi menghalang-halangi pemeriksaan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dan itu sudah berhasil dijaga dan dilaksanakan sampai hari ini,&amp;rdquo; katanya tanpa merinci apa yang sudah dilakukan Presiden untuk mendorong kemandekan penuntasan kasus ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Hari ini, tepat 7 tahun wafatnya aktivis Kak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib. Meski demikian, belum jelas siapa sebenarnya pembunuh Munir karena satu-satunya pelaku yang dihukum adalah mantan pilot Garuda Indonesia Pollycarpus Budihari Priyanto.
&amp;nbsp;
Memperingati 7 tahun kematian Munir, sejumlah aktivis HAM menggelar aksi di depan Istana Merdeka, Jakarta, menagih janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang pernah mengatakan, penuntasan kasus Munir merupakan ujian dalam sejarah bangsa Indonesia.
&amp;nbsp;
Saat ditanya sikap Presiden mengenai kasus Munir yang belum tuntas juga, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan kematian Munir tidak perlu kembali dibahas.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi saya katakan tidak relevan itu ditanyakan kembali. Semua pasti akan diproses, kita lihat nanti penyidikannya, kan sampai saat ini dilakukan terus, mungkin sudah dalam proses,&quot; kata Julian di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2011).
&amp;nbsp;
Julian menambahkan, sejak awal pemerintahannya hingga saat ini, Presiden Yudhoyono tetap konsisten dalam penegakan hukum dan HAM. &amp;nbsp;Dengan normatif Julian menjelaskan, pemerintah senantiasa mencoba memastikan tidak ada pelanggaran-pelanggaran HAM yang sistematik atau yang berat. Dalam penegakan hukum, Presiden juga tak pernah mengintervensi, apalagi menghalang-halangi pemeriksaan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dan itu sudah berhasil dijaga dan dilaksanakan sampai hari ini,&amp;rdquo; katanya tanpa merinci apa yang sudah dilakukan Presiden untuk mendorong kemandekan penuntasan kasus ini.</content:encoded></item></channel></rss>
