<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Kapolda Jangan Hanya Ongkang-Ongkang Kaki&quot;</title><description>Sebagai Kapolda, seharusnya Untung S Rajab mampu melakukan pemetaan prioritas keamanan di Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/08/338/500117/kapolda-jangan-hanya-ongkang-ongkang-kaki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/09/08/338/500117/kapolda-jangan-hanya-ongkang-ongkang-kaki"/><item><title>&quot;Kapolda Jangan Hanya Ongkang-Ongkang Kaki&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/08/338/500117/kapolda-jangan-hanya-ongkang-ongkang-kaki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/09/08/338/500117/kapolda-jangan-hanya-ongkang-ongkang-kaki</guid><pubDate>Kamis 08 September 2011 09:32 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/08/338/500117/DYG27wFAKd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Untung S Rajab (kanan) (Foto: bidhumaspoldakalsel2.blogspot.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/08/338/500117/DYG27wFAKd.jpg</image><title>Untung S Rajab (kanan) (Foto: bidhumaspoldakalsel2.blogspot.com)</title></images><description>JAKARTA - Masuknya kembang api dan petasan ke dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, membuat kinerja aparat Polda Metro Jaya di bawah kepemimpinan Irjen Untung S Radjab, dipertanyakan.
&amp;nbsp;
Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar mengatakan sebagai Kapolda, seharusnya Untung S Rajab mampu melakukan pemetaan prioritas keamanan di Jakarta.
&amp;nbsp;
&quot;Tentunya melihat kondisi kota Metropolitan yang begitu banyak tantangan dan beban tugas, tentunya harus ada priroritas. Kapolda harus mampu memprioritaskan mana yang lebih penting,&quot; ujarnya saat dihubungi okezone, Kamis (8/9/2011).
&amp;nbsp;
Menurutnya, pertandingan pra Piala Dunia adalah salah satu perhelatan yang dari sisi pengamanannya harus maksimal. Pasalnya, perhelatan tersebut disaksikan oleh dunia. Bambang melihat sistem keamanan Ibu Kota yang terdiri dari Polri, TNI, dan Satpol PP masih berjalan secara parsial, seharusnnya berjalan secara sistemik.
&amp;nbsp;
&quot;Ini seharusnya dirangkum secara sistemik dalam sistem keamanan dan itu yang bertanggung jawab menyatukannya adalah Polri. Karena sesuai undang-undang yang bertanggung jawab terhadap keamanan dalam negeri adalah Polri,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Menurutnya, Polri telah lalai dalam mensinergikan semua fungsi keamanan, sehingga petasan dan kembang api yang seharusnya bisa terlacak, malah lolos. Ini bisa berkaitan dengan perilaku aparat keamanan yang tidak disiplin.
&amp;nbsp;
&quot;Saya menduga meski ada pengumuman tetapi implementasi pengamanannya tidak seketat pengumuman. Misalnya dilarang membawa minuman dengan botol, tetapi di dalam ada yang jual minuman menggunakan botol,&quot; katanya memberi contoh.
&amp;nbsp;
Bambang berharap, Kapolda harus segera melakukan pembenahan pengamanan kota, mengingat perhelatan besar seperti Pemilukada sudah di depan mata. &quot;Kapolda harus langsung menginventarisir, jangan hanya ongkang-ongkang kaki saja, pemimpin harus berpikir, bagaimana mempersiapkan petunjuk-petunjuk untuk pengamanan,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Masuknya kembang api dan petasan ke dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, membuat kinerja aparat Polda Metro Jaya di bawah kepemimpinan Irjen Untung S Radjab, dipertanyakan.
&amp;nbsp;
Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar mengatakan sebagai Kapolda, seharusnya Untung S Rajab mampu melakukan pemetaan prioritas keamanan di Jakarta.
&amp;nbsp;
&quot;Tentunya melihat kondisi kota Metropolitan yang begitu banyak tantangan dan beban tugas, tentunya harus ada priroritas. Kapolda harus mampu memprioritaskan mana yang lebih penting,&quot; ujarnya saat dihubungi okezone, Kamis (8/9/2011).
&amp;nbsp;
Menurutnya, pertandingan pra Piala Dunia adalah salah satu perhelatan yang dari sisi pengamanannya harus maksimal. Pasalnya, perhelatan tersebut disaksikan oleh dunia. Bambang melihat sistem keamanan Ibu Kota yang terdiri dari Polri, TNI, dan Satpol PP masih berjalan secara parsial, seharusnnya berjalan secara sistemik.
&amp;nbsp;
&quot;Ini seharusnya dirangkum secara sistemik dalam sistem keamanan dan itu yang bertanggung jawab menyatukannya adalah Polri. Karena sesuai undang-undang yang bertanggung jawab terhadap keamanan dalam negeri adalah Polri,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Menurutnya, Polri telah lalai dalam mensinergikan semua fungsi keamanan, sehingga petasan dan kembang api yang seharusnya bisa terlacak, malah lolos. Ini bisa berkaitan dengan perilaku aparat keamanan yang tidak disiplin.
&amp;nbsp;
&quot;Saya menduga meski ada pengumuman tetapi implementasi pengamanannya tidak seketat pengumuman. Misalnya dilarang membawa minuman dengan botol, tetapi di dalam ada yang jual minuman menggunakan botol,&quot; katanya memberi contoh.
&amp;nbsp;
Bambang berharap, Kapolda harus segera melakukan pembenahan pengamanan kota, mengingat perhelatan besar seperti Pemilukada sudah di depan mata. &quot;Kapolda harus langsung menginventarisir, jangan hanya ongkang-ongkang kaki saja, pemimpin harus berpikir, bagaimana mempersiapkan petunjuk-petunjuk untuk pengamanan,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
