<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Mengaku Terus Evaluasi Insiden Mercon di GBK</title><description>Selain memperketat sistem pengawasan, rencananya Polda akan mengerahkan intel untuk mengawasi langsung dengan cara berbaur di kursi penonton.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/09/338/500969/polri-mengaku-terus-evaluasi-insiden-mercon-di-gbk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/09/09/338/500969/polri-mengaku-terus-evaluasi-insiden-mercon-di-gbk"/><item><title>Polri Mengaku Terus Evaluasi Insiden Mercon di GBK</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/09/338/500969/polri-mengaku-terus-evaluasi-insiden-mercon-di-gbk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/09/09/338/500969/polri-mengaku-terus-evaluasi-insiden-mercon-di-gbk</guid><pubDate>Jum'at 09 September 2011 23:33 WIB</pubDate><dc:creator>Ray Jordan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/09/338/500969/mQhp3u0WZ7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suporter Timnas Indonesia (Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/09/338/500969/mQhp3u0WZ7.jpg</image><title>Suporter Timnas Indonesia (Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polri memastikan akan terus mengevaluasi sistem pengawasan terhadap para penonton terkait insiden petasan saat laga prakualifikasi Piala Dunia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.&quot;Ya kita akan terus evaluasi. sejauh ini evaluasi baik-baik saja,&quot; ujar  Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen  (Pol) Ketut Untung Yoga di Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (9/9/2011) malam.Menurut Yoga, evaluasi rutin dilakukan guna mengantisipasi lolosnya kembang api dan petasan di tiap pertandingan sepak bola. &quot;Iya pasti harus dievaluasi, untuk menghindari hal serupa terjadi. Evaluasi harus dilakukan secara intens agar bisa diketahui letak kesalahnya,&quot; Jelasnya.Insiden mercon dan kembang api terjadi dalam laga Indonesia-Bahrain, Selasa, 6 September lalu. Pengawas pertandingan memutuskan menghentikan pertandingan selama 15 menit. Akibat insiden ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun memilih pulang sebelum laga usai. SBY, kata juru bicaranya Julian Aldrin Pasha mengaku kecewa dengan tindakan tidak sportif yang ditunjukkan sejumlah suporter Indonesia. SBY pun sempat menanyakan langsung ke Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo mengenai insiden mercon tersebut. </description><content:encoded>JAKARTA - Polri memastikan akan terus mengevaluasi sistem pengawasan terhadap para penonton terkait insiden petasan saat laga prakualifikasi Piala Dunia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.&quot;Ya kita akan terus evaluasi. sejauh ini evaluasi baik-baik saja,&quot; ujar  Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen  (Pol) Ketut Untung Yoga di Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (9/9/2011) malam.Menurut Yoga, evaluasi rutin dilakukan guna mengantisipasi lolosnya kembang api dan petasan di tiap pertandingan sepak bola. &quot;Iya pasti harus dievaluasi, untuk menghindari hal serupa terjadi. Evaluasi harus dilakukan secara intens agar bisa diketahui letak kesalahnya,&quot; Jelasnya.Insiden mercon dan kembang api terjadi dalam laga Indonesia-Bahrain, Selasa, 6 September lalu. Pengawas pertandingan memutuskan menghentikan pertandingan selama 15 menit. Akibat insiden ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun memilih pulang sebelum laga usai. SBY, kata juru bicaranya Julian Aldrin Pasha mengaku kecewa dengan tindakan tidak sportif yang ditunjukkan sejumlah suporter Indonesia. SBY pun sempat menanyakan langsung ke Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo mengenai insiden mercon tersebut. </content:encoded></item></channel></rss>
