<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penegakan HAM di Indonesia Mengecewakan</title><description>Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia hingga saat ini masih  mengecewakan. Dalam kurun 10 tahun terakhir, penegakan HAM tak kunjung  menunjukkan perbaikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/10/337/501160/penegakan-ham-di-indonesia-mengecewakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/09/10/337/501160/penegakan-ham-di-indonesia-mengecewakan"/><item><title>Penegakan HAM di Indonesia Mengecewakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/10/337/501160/penegakan-ham-di-indonesia-mengecewakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/09/10/337/501160/penegakan-ham-di-indonesia-mengecewakan</guid><pubDate>Sabtu 10 September 2011 22:21 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/10/337/501160/Vf3WkPc0cG.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/10/337/501160/Vf3WkPc0cG.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia hingga saat ini masih mengecewakan. Dalam kurun 10 tahun terakhir, penegakan HAM tak kunjung menunjukkan perbaikan.&quot;Hampir semua kasus berat, dari 27 Juli dan Mei 98, sampai sekarang tidak berani disentuh pemerintah. Kasus-kasus ini ada di Kejaksaan Agung, Jaksa Agung berada di bawah Presiden, tidak berani ungkap kasus-kasus ini,&quot; kata Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim di acara Silaturahmi Aktivis Pro-Demokrasi di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Sabtu (10/9/2011). Dijelaskannya, pemerintah justru terkesan ragu melakukan pengusutan kasus-kasus dalam ranah HAM. &quot;Upaya mengulur waktu dan kasus ini tidak pernah diselesaikan di pengadilan. Ada keraguan pemerintah sekarang ini, boleh kita katakan tidak ada prestasi dalam penegakan HAM, baik di pengadilan maupun d luar pengadilan,&quot; terangnya.Dikatakannya, korban Mei 1998 hampir 200 kali melakukan aksi di depan Istana, namun tidak digubris. &amp;ldquo;Ini gambaran kita tidak berhasil membangun aturan hukum yang kuat. Penegakan hukum pelanggaran HAM sama dengan pemberantasan korupsi, selalu terkait dengan kekuasaan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia hingga saat ini masih mengecewakan. Dalam kurun 10 tahun terakhir, penegakan HAM tak kunjung menunjukkan perbaikan.&quot;Hampir semua kasus berat, dari 27 Juli dan Mei 98, sampai sekarang tidak berani disentuh pemerintah. Kasus-kasus ini ada di Kejaksaan Agung, Jaksa Agung berada di bawah Presiden, tidak berani ungkap kasus-kasus ini,&quot; kata Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim di acara Silaturahmi Aktivis Pro-Demokrasi di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Sabtu (10/9/2011). Dijelaskannya, pemerintah justru terkesan ragu melakukan pengusutan kasus-kasus dalam ranah HAM. &quot;Upaya mengulur waktu dan kasus ini tidak pernah diselesaikan di pengadilan. Ada keraguan pemerintah sekarang ini, boleh kita katakan tidak ada prestasi dalam penegakan HAM, baik di pengadilan maupun d luar pengadilan,&quot; terangnya.Dikatakannya, korban Mei 1998 hampir 200 kali melakukan aksi di depan Istana, namun tidak digubris. &amp;ldquo;Ini gambaran kita tidak berhasil membangun aturan hukum yang kuat. Penegakan hukum pelanggaran HAM sama dengan pemberantasan korupsi, selalu terkait dengan kekuasaan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
