<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Balita&amp;Manula Juga Bisa Jadi Korban Perkosaan</title><description>Tindakan pemerkosaan bukan hanya disebabkan dari faktor korban yang  mengenakan pakaian serba mini. Namun juga adanya agresivitas untuk  menguasai orang lain</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/20/338/504574/balita-manula-juga-bisa-jadi-korban-perkosaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/09/20/338/504574/balita-manula-juga-bisa-jadi-korban-perkosaan"/><item><title>Balita&amp;Manula Juga Bisa Jadi Korban Perkosaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/20/338/504574/balita-manula-juga-bisa-jadi-korban-perkosaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/09/20/338/504574/balita-manula-juga-bisa-jadi-korban-perkosaan</guid><pubDate>Selasa 20 September 2011 08:32 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/20/338/504574/W9Ra8kOcfz.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/20/338/504574/W9Ra8kOcfz.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Tindakan pemerkosaan bukan hanya disebabkan dari faktor korban yang mengenakan pakaian serba mini. Namun juga adanya agresivitas untuk menguasai orang lain.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Korbannya tidak betul jika hanya pada usia muda tapi dari balita sampai nenek-nenek bisa jadi korban,&amp;rdquo; kata pisikolog Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung, Tedi Hidayat saat dihubungi okezone, Senin (19/9/2011) malam.
&amp;nbsp;
Tedi menambahkan, bahkan tidak sedikit gelandangan yang menjadi korban. Alasan pelaku cukup beragam, salah satunya akibat menonton film porno dan cenderung pelakunya orang yang dikenal.
&amp;nbsp;
&quot;Bukan hanya alasan pakaian, ada juga menonton blue film. Yang punya keterbelakangan metal saja diperkosa apalagi yang cantik. Pasien di rumah sakit jiwa, gelandangan, pernah juga menjadi korban,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
Maraknya tindakan pemerkosaan di ruang publik, menurut Tedi, karena pelaku merasa memiliki kesempatan untuk menguasai korbannya. Saat ada kesempatan disitu dia melakukannya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kalau soal tempat di mana ada kesempatan dia lakukan,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Tindakan pemerkosaan bukan hanya disebabkan dari faktor korban yang mengenakan pakaian serba mini. Namun juga adanya agresivitas untuk menguasai orang lain.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Korbannya tidak betul jika hanya pada usia muda tapi dari balita sampai nenek-nenek bisa jadi korban,&amp;rdquo; kata pisikolog Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung, Tedi Hidayat saat dihubungi okezone, Senin (19/9/2011) malam.
&amp;nbsp;
Tedi menambahkan, bahkan tidak sedikit gelandangan yang menjadi korban. Alasan pelaku cukup beragam, salah satunya akibat menonton film porno dan cenderung pelakunya orang yang dikenal.
&amp;nbsp;
&quot;Bukan hanya alasan pakaian, ada juga menonton blue film. Yang punya keterbelakangan metal saja diperkosa apalagi yang cantik. Pasien di rumah sakit jiwa, gelandangan, pernah juga menjadi korban,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
Maraknya tindakan pemerkosaan di ruang publik, menurut Tedi, karena pelaku merasa memiliki kesempatan untuk menguasai korbannya. Saat ada kesempatan disitu dia melakukannya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kalau soal tempat di mana ada kesempatan dia lakukan,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
