<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Diduga Salah Suntik, Balita Tewas</title><description>Bukannya mendapatkan kesembuhan, seorang balita, NR, penderita Tetanus  malah tewas setelah mendapatkan suntikan PPC (Penicilin) di Rumah Sakit  DR Saleh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/22/340/505517/diduga-salah-suntik-balita-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/09/22/340/505517/diduga-salah-suntik-balita-tewas"/><item><title> Diduga Salah Suntik, Balita Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/22/340/505517/diduga-salah-suntik-balita-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/09/22/340/505517/diduga-salah-suntik-balita-tewas</guid><pubDate>Kamis 22 September 2011 04:29 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Purwadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/22/340/505517/JaRlVzTNR1.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/22/340/505517/JaRlVzTNR1.jpg</image><title></title></images><description>PROBOLINGGO- Bukannya mendapatkan kesembuhan, seorang balita, NR, penderita Tetanus malah tewas setelah mendapatkan suntikan PPC (Penicilin) di Rumah Sakit DR Saleh.NR anak dari pasangan Ita dan Kurnia Warga Kedupok, Kedupok, Probolinggo diduga menjadi korban salah suntik. Seharusnya penyuntikan dilakukan melalui bokong (Intra moskuler), tapi oleh dokter NR justru disuntik melalui urat nadi (Intra Vena). &quot;Obat jenis Penicilin tidak boleh disuntikan melalui pembuluh Vena,&quot;ujar Idah Azizah, keluarga korban, Rabu (21/9/2011).Akibatnya korban yang mengalami tetanus pada bagian tumit kanan menjadi kejang-kejang. Tak hanya itu, suhu badan NR pun langsung tinggi hingga akhirnya dia meninggal dunia.Mengetahui kondisi pasien memburuk, pihak rumah sakit justru tidak segera mengambil tindakan dan hanya memeriksa urat nadi karena dokter yang merawatnya sedang pulang kampung.Pihak keluarga menuding adanya kelalaian pihak rumah sakit karena salah suntik dan keterlambatan penanganan medis pasca ddi suntik PPC.Menanggapi tudingan, Bambang Agus, direktur RSUD DR SAleh menegaskan akan dibentuk tim untuk menangani kasuss ini. &quot;Kalau mau dibilang malapraktik harus perlu dilakukan uji medis lebih lanjut,&quot; terangnya.</description><content:encoded>PROBOLINGGO- Bukannya mendapatkan kesembuhan, seorang balita, NR, penderita Tetanus malah tewas setelah mendapatkan suntikan PPC (Penicilin) di Rumah Sakit DR Saleh.NR anak dari pasangan Ita dan Kurnia Warga Kedupok, Kedupok, Probolinggo diduga menjadi korban salah suntik. Seharusnya penyuntikan dilakukan melalui bokong (Intra moskuler), tapi oleh dokter NR justru disuntik melalui urat nadi (Intra Vena). &quot;Obat jenis Penicilin tidak boleh disuntikan melalui pembuluh Vena,&quot;ujar Idah Azizah, keluarga korban, Rabu (21/9/2011).Akibatnya korban yang mengalami tetanus pada bagian tumit kanan menjadi kejang-kejang. Tak hanya itu, suhu badan NR pun langsung tinggi hingga akhirnya dia meninggal dunia.Mengetahui kondisi pasien memburuk, pihak rumah sakit justru tidak segera mengambil tindakan dan hanya memeriksa urat nadi karena dokter yang merawatnya sedang pulang kampung.Pihak keluarga menuding adanya kelalaian pihak rumah sakit karena salah suntik dan keterlambatan penanganan medis pasca ddi suntik PPC.Menanggapi tudingan, Bambang Agus, direktur RSUD DR SAleh menegaskan akan dibentuk tim untuk menangani kasuss ini. &quot;Kalau mau dibilang malapraktik harus perlu dilakukan uji medis lebih lanjut,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
