<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Kemenhub-STPI</title><description>Direktur Umum Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Harri Purwanto menduga  adanya praktek korupsi yang melibatkan pejabat Kementerian Perhubungan  (Kemenhub) terkait proyek Flight Simulator di Sekolah Tinggi Penerbangan  Indonesia (STPI) tahun 2011.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/29/339/508852/kpk-diminta-usut-dugaan-korupsi-proyek-kemenhub-stpi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/09/29/339/508852/kpk-diminta-usut-dugaan-korupsi-proyek-kemenhub-stpi"/><item><title>KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Kemenhub-STPI</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/09/29/339/508852/kpk-diminta-usut-dugaan-korupsi-proyek-kemenhub-stpi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/09/29/339/508852/kpk-diminta-usut-dugaan-korupsi-proyek-kemenhub-stpi</guid><pubDate>Kamis 29 September 2011 22:30 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/29/339/508852/i7oBgnnpNR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/29/339/508852/i7oBgnnpNR.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Direktur Umum Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Harri Purwanto menduga  adanya praktek korupsi yang melibatkan pejabat Kementerian Perhubungan  (Kemenhub) terkait proyek Flight Simulator di Sekolah Tinggi Penerbangan  Indonesia (STPI) tahun 2011. Diduga adanya mark up biaya dalam proyek  tersebut. &quot;Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dari panitia Kemenhub sebesar Rp.  431.956.867.000. Harga basic atau referensi dari pabrik di USA sekitar Rp260  miliar sudah terpasang. Ada mark up atau rekayasa oleh panitia dan calon  pemenang didukung Menteri Perhubungan dan anggota legislatif lebih  kurang Rp150 miliar,&quot; kata Harri saat berbincang dengan okezone,  Kamis (29/9/2011) malam. Mantan aktivis Front Aksi Mahasiswa Untuk Reformasi dan Demokrasi  (FAMRED) ini menambahkan, bahwa dugaan mark up tersebut, juga ditengarai  melibatkan pejabat pembuat komitmen (PPK). &quot;Saya rasa Direktur  Perhubungan Udara yaitu Bambang Tjahyo juga terlibat di dalamnya,&quot;  sambungnya. Lebih lanjut mantan Hari meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) dapat segera mengusut kasus ini.&quot;KPK seharusnya dapat  mencium kasus ini dan dapat melakukan pengusutan terhadap keterlibatan  Direktur Perhubungan Udara yaitu Bambang Tjahyo dalam proses proyek  tersebut, serta dapat melakukan pencegahan agar proses proyek tersebut  terselenggara secara fair tanpa intervensi mafia Banggar di DPR, dan pengusutan keterlibatan banggar DPR dalam penentuan  pemenang tender proyek tersebut,&quot; jelasnya. (put)</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Umum Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Harri Purwanto menduga  adanya praktek korupsi yang melibatkan pejabat Kementerian Perhubungan  (Kemenhub) terkait proyek Flight Simulator di Sekolah Tinggi Penerbangan  Indonesia (STPI) tahun 2011. Diduga adanya mark up biaya dalam proyek  tersebut. &quot;Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dari panitia Kemenhub sebesar Rp.  431.956.867.000. Harga basic atau referensi dari pabrik di USA sekitar Rp260  miliar sudah terpasang. Ada mark up atau rekayasa oleh panitia dan calon  pemenang didukung Menteri Perhubungan dan anggota legislatif lebih  kurang Rp150 miliar,&quot; kata Harri saat berbincang dengan okezone,  Kamis (29/9/2011) malam. Mantan aktivis Front Aksi Mahasiswa Untuk Reformasi dan Demokrasi  (FAMRED) ini menambahkan, bahwa dugaan mark up tersebut, juga ditengarai  melibatkan pejabat pembuat komitmen (PPK). &quot;Saya rasa Direktur  Perhubungan Udara yaitu Bambang Tjahyo juga terlibat di dalamnya,&quot;  sambungnya. Lebih lanjut mantan Hari meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) dapat segera mengusut kasus ini.&quot;KPK seharusnya dapat  mencium kasus ini dan dapat melakukan pengusutan terhadap keterlibatan  Direktur Perhubungan Udara yaitu Bambang Tjahyo dalam proses proyek  tersebut, serta dapat melakukan pencegahan agar proses proyek tersebut  terselenggara secara fair tanpa intervensi mafia Banggar di DPR, dan pengusutan keterlibatan banggar DPR dalam penentuan  pemenang tender proyek tersebut,&quot; jelasnya. (put)</content:encoded></item></channel></rss>
