<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Angka Kebutaan di Indonesia Paling Tinggi di ASEAN</title><description>Data Kementerian Kesehatan menyebut jumlah penderita kebutaan saat  ini mencapai 1,5 persen atau 2 juta orang dari total penduduk Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/01/340/509387/angka-kebutaan-di-indonesia-paling-tinggi-di-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/01/340/509387/angka-kebutaan-di-indonesia-paling-tinggi-di-asean"/><item><title>Angka Kebutaan di Indonesia Paling Tinggi di ASEAN</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/01/340/509387/angka-kebutaan-di-indonesia-paling-tinggi-di-asean</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/01/340/509387/angka-kebutaan-di-indonesia-paling-tinggi-di-asean</guid><pubDate>Sabtu 01 Oktober 2011 05:30 WIB</pubDate><dc:creator>Efendi Labenjang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/01/340/509387/mv59PsYpfp.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/01/340/509387/mv59PsYpfp.jpg</image><title></title></images><description>MANADO - Penderita katarak di Indonesia tercatat tertinggi di ASEAN. Hal itu terungkap dalam pertemuan dokter mata seluruh Indonesia di Manado, Sulawesi Utara&amp;nbsp; kemarin.&amp;nbsp; Ratusan dokter spesialis mata se-Indonesia menggelar pertemuan ilmiah ke-36 di Manado. Pertemuan tersebut membahas tingginya penderita kebutaan di Indonesia. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Nila F Muluk. Dalam sambutannya, Nila menyebut jumlah penderita kebutaan di Indonesia masih tinggi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah penderita kebutaan saat ini mencapai 1,5 persen atau 2 juta orang dari total penduduk Indonesia. Angka satu persen itu tercatat sebagai angka tertinggi di negara ASEAN. Angka tersebut lebih tinggi dibanding Bangladesh (1%), India (0.7%), dan Thailand (0.3%) dari total jumlah penduduknya.&amp;nbsp; Nila menambahkan, penyebab utama kebutaan di Indonesia adalah penyakit katarak , glaukoma, kelainan refraksi dan faktor usia. Selain itu Indonesia memiliki kecenderungan menderita katarak lebih cepat dibanding penderita di daerah tropis lainnya.</description><content:encoded>MANADO - Penderita katarak di Indonesia tercatat tertinggi di ASEAN. Hal itu terungkap dalam pertemuan dokter mata seluruh Indonesia di Manado, Sulawesi Utara&amp;nbsp; kemarin.&amp;nbsp; Ratusan dokter spesialis mata se-Indonesia menggelar pertemuan ilmiah ke-36 di Manado. Pertemuan tersebut membahas tingginya penderita kebutaan di Indonesia. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Nila F Muluk. Dalam sambutannya, Nila menyebut jumlah penderita kebutaan di Indonesia masih tinggi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah penderita kebutaan saat ini mencapai 1,5 persen atau 2 juta orang dari total penduduk Indonesia. Angka satu persen itu tercatat sebagai angka tertinggi di negara ASEAN. Angka tersebut lebih tinggi dibanding Bangladesh (1%), India (0.7%), dan Thailand (0.3%) dari total jumlah penduduknya.&amp;nbsp; Nila menambahkan, penyebab utama kebutaan di Indonesia adalah penyakit katarak , glaukoma, kelainan refraksi dan faktor usia. Selain itu Indonesia memiliki kecenderungan menderita katarak lebih cepat dibanding penderita di daerah tropis lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
