<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marzuki Alie Sindir La Ode Ida</title><description>Marzuki Alie menyindir Wakil Ketua DPD La Ode Ida tengah  mencari popularitas dengan membuka posko aduan mafia anggaran di DPD. </description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/03/339/510114/marzuki-alie-sindir-la-ode-ida</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/03/339/510114/marzuki-alie-sindir-la-ode-ida"/><item><title>Marzuki Alie Sindir La Ode Ida</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/03/339/510114/marzuki-alie-sindir-la-ode-ida</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/03/339/510114/marzuki-alie-sindir-la-ode-ida</guid><pubDate>Senin 03 Oktober 2011 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/03/339/510114/BGGgHNlxKX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marzuki Alie (Foto: Koran SINDO)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/03/339/510114/BGGgHNlxKX.jpg</image><title>Marzuki Alie (Foto: Koran SINDO)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie menyindir Wakil Ketua DPD La Ode Ida tengah mencari popularitas dengan membuka posko aduan mafia anggaran di DPD. &quot;Biarkan orang banyak yang menilai (DPD) enggak ada kerjaan, barangkali tugas-tugas DPD sudah diselesaikan. Biasa itu namanya politik, politik kan cari perhatian orang,&quot; kata Marzuki di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/10/2011).Marzuki bahkan telah berkomunikasi dengan Ketua DPD Irman Gusman mengenai pembuatan posko aduan mafia di Senayan. Irman, kata Marzuki akan menegur La Ode. &quot;Saya sudah bicara dengan Irman. Irman menyatakan itu posko pribadi dan dibuat atas nama pribadi. Irman janji&amp;nbsp; akan menegur,&quot; kata dia.Menurut Marzuki, ulah La Ode malah mengesankan dua lembaga tinggi negara tidak harmonis. Padahal seharusnya DPR dan DPD saling menguatkan dalam menjalankan fungsinya. &quot;Marilah kita hargai tugas dan tanggung jawab kita masing-masing. Jangan seolah-olah kita orang paling dekat dengan rakyat. Kita semua bekerja untuk rakyat dalam koridor tanggung jawab dan kewenangan kita,&quot; pungkasnya. Mengenai pembahasan legislasi yang dikeluhkan kerap tidak mengikutsertakan DPD, Marzuki menegaskan pihaknya telah berkomunikasi. &quot;Kita ajak bicara legislasi ngga pernah mau. Saya beberapa kali ajak buat tata tertib tentang bagaimana pembahasan legislasi antara DPR dan DPD justru menganggap seolah-olah DPR enggak ada keinginan,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie menyindir Wakil Ketua DPD La Ode Ida tengah mencari popularitas dengan membuka posko aduan mafia anggaran di DPD. &quot;Biarkan orang banyak yang menilai (DPD) enggak ada kerjaan, barangkali tugas-tugas DPD sudah diselesaikan. Biasa itu namanya politik, politik kan cari perhatian orang,&quot; kata Marzuki di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/10/2011).Marzuki bahkan telah berkomunikasi dengan Ketua DPD Irman Gusman mengenai pembuatan posko aduan mafia di Senayan. Irman, kata Marzuki akan menegur La Ode. &quot;Saya sudah bicara dengan Irman. Irman menyatakan itu posko pribadi dan dibuat atas nama pribadi. Irman janji&amp;nbsp; akan menegur,&quot; kata dia.Menurut Marzuki, ulah La Ode malah mengesankan dua lembaga tinggi negara tidak harmonis. Padahal seharusnya DPR dan DPD saling menguatkan dalam menjalankan fungsinya. &quot;Marilah kita hargai tugas dan tanggung jawab kita masing-masing. Jangan seolah-olah kita orang paling dekat dengan rakyat. Kita semua bekerja untuk rakyat dalam koridor tanggung jawab dan kewenangan kita,&quot; pungkasnya. Mengenai pembahasan legislasi yang dikeluhkan kerap tidak mengikutsertakan DPD, Marzuki menegaskan pihaknya telah berkomunikasi. &quot;Kita ajak bicara legislasi ngga pernah mau. Saya beberapa kali ajak buat tata tertib tentang bagaimana pembahasan legislasi antara DPR dan DPD justru menganggap seolah-olah DPR enggak ada keinginan,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
