<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dewan Telusuri Aset Buronan BLBI di Bali</title><description>Dari informasi yang dihimpun, buronan yang dikabarkan lari ke Singapura  itu tengah membangun resor mewah di kawasan Pantai Geger, Peminge, Kuta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/04/339/510355/dewan-telusuri-aset-buronan-blbi-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/04/339/510355/dewan-telusuri-aset-buronan-blbi-di-bali"/><item><title>Dewan Telusuri Aset Buronan BLBI di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/04/339/510355/dewan-telusuri-aset-buronan-blbi-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/04/339/510355/dewan-telusuri-aset-buronan-blbi-di-bali</guid><pubDate>Selasa 04 Oktober 2011 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/04/339/510355/CfqYLhZUTe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Djoko Tjandra (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/04/339/510355/CfqYLhZUTe.jpg</image><title>Djoko Tjandra (Foto: Ist)</title></images><description>DENPASAR - Kabar buronan kasus BLBI, Djoko Tjandra membangun sebuah resor mewah di Pulau Dewata direaksi cepat DPRD Bali yang berencana menelusuri asetnya serta mengadukan pengusaha tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
&amp;nbsp;
Langkah pertama dewan akan membentuk panitia khusus (Pansus) guna menelusuri aset Djoko Tjandra yang disebut-sebut membangun hotel dengan bendera Mulia Resort.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami segera bahas untuk pembentukan pansus, setelah itu kami akan bawa kasus ini ke KPK,&quot; tegas Ketua Komisi I DPRD Bali, I Made Arjaya dihubungi kepada wartawan, Senin (3/10/2011).
&amp;nbsp;
Dari informasi yang dihimpun, buronan yang dikabarkan lari ke Singapura itu tengah membangun resor mewah di kawasan Pantai Geger, Peminge, Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung.
&amp;nbsp;
Hal itu terungkap setelah beberapa waktu lalu, Komisi I DPRD Bali melakukan sidak ke lokasi proyek menyusul laporan adanya dugaan adanya pelanggaran Tata Ruang Provinsi Bali.
&amp;nbsp;
Yang mengejutkan, Arjaya mendapat kabar jika hotel dengan nilai proyek triliunan rupiah itu atas nama Djoko Tjandra, pengusaha yang selama ini paling dicari di Indonesia.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami sebelumnya sudah mengecek ke lokasi bertemu Manajer Proyek Mulia Resort, bernama karnadi Kuntadi yang mengatakan proyek itu atas nama Djoko Tjandra,&quot; imbuh politisi PDIP ini.
&amp;nbsp;
Selain melaporkan ke KPK, sambung Arjaya pihaknya juga tengah mengkaji untuk membentuk tim yang akan membawa masalah tersebut ke Mabes Polri. &amp;ldquo;Seperti diketahui, Djoko Tjandra itu buronan interpol sehingga kami juga punya perlu berkoordinasi dengan ke Mabes Polri,&amp;rdquo; tegasnya lagi.
&amp;nbsp;
Dewan juga meminta Gubernur Made Mangku Pastika untuk bersikap tegas atas masalah tersebut mengingat, pemerintah provinsi sampai kecolongan dengan lolosnya mega proyek tersebut dan sampai saat ini belum ada sikap.
&amp;nbsp;
Apa yang disampaikannya itu, sambung Arjaya semata hanya untuk menyampaikan aspirasi di bawah yang mulai resah dan mengeluhkan tentang sulitnya mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB). &quot;Bagaimana Djoko Tjandra yang notabene buronan interpol itu, begitu mudahnya mendapat izin membangun hotel di Bali,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>DENPASAR - Kabar buronan kasus BLBI, Djoko Tjandra membangun sebuah resor mewah di Pulau Dewata direaksi cepat DPRD Bali yang berencana menelusuri asetnya serta mengadukan pengusaha tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
&amp;nbsp;
Langkah pertama dewan akan membentuk panitia khusus (Pansus) guna menelusuri aset Djoko Tjandra yang disebut-sebut membangun hotel dengan bendera Mulia Resort.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami segera bahas untuk pembentukan pansus, setelah itu kami akan bawa kasus ini ke KPK,&quot; tegas Ketua Komisi I DPRD Bali, I Made Arjaya dihubungi kepada wartawan, Senin (3/10/2011).
&amp;nbsp;
Dari informasi yang dihimpun, buronan yang dikabarkan lari ke Singapura itu tengah membangun resor mewah di kawasan Pantai Geger, Peminge, Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung.
&amp;nbsp;
Hal itu terungkap setelah beberapa waktu lalu, Komisi I DPRD Bali melakukan sidak ke lokasi proyek menyusul laporan adanya dugaan adanya pelanggaran Tata Ruang Provinsi Bali.
&amp;nbsp;
Yang mengejutkan, Arjaya mendapat kabar jika hotel dengan nilai proyek triliunan rupiah itu atas nama Djoko Tjandra, pengusaha yang selama ini paling dicari di Indonesia.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami sebelumnya sudah mengecek ke lokasi bertemu Manajer Proyek Mulia Resort, bernama karnadi Kuntadi yang mengatakan proyek itu atas nama Djoko Tjandra,&quot; imbuh politisi PDIP ini.
&amp;nbsp;
Selain melaporkan ke KPK, sambung Arjaya pihaknya juga tengah mengkaji untuk membentuk tim yang akan membawa masalah tersebut ke Mabes Polri. &amp;ldquo;Seperti diketahui, Djoko Tjandra itu buronan interpol sehingga kami juga punya perlu berkoordinasi dengan ke Mabes Polri,&amp;rdquo; tegasnya lagi.
&amp;nbsp;
Dewan juga meminta Gubernur Made Mangku Pastika untuk bersikap tegas atas masalah tersebut mengingat, pemerintah provinsi sampai kecolongan dengan lolosnya mega proyek tersebut dan sampai saat ini belum ada sikap.
&amp;nbsp;
Apa yang disampaikannya itu, sambung Arjaya semata hanya untuk menyampaikan aspirasi di bawah yang mulai resah dan mengeluhkan tentang sulitnya mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB). &quot;Bagaimana Djoko Tjandra yang notabene buronan interpol itu, begitu mudahnya mendapat izin membangun hotel di Bali,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
