<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Proyektil Peluru Misterius Nyasar ke Rumah Warga</title><description>Sebuah proyektil peluru misterius yang habis ditembakkan hampir saja  mengenai Kepala Staf Puskemas Duren Sawit, Jailludin (44), di Jalan  Bekasi Timur IV, rt 05 rw 07, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta  Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/05/338/511239/proyektil-peluru-misterius-nyasar-ke-rumah-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/05/338/511239/proyektil-peluru-misterius-nyasar-ke-rumah-warga"/><item><title> Proyektil Peluru Misterius Nyasar ke Rumah Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/05/338/511239/proyektil-peluru-misterius-nyasar-ke-rumah-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/05/338/511239/proyektil-peluru-misterius-nyasar-ke-rumah-warga</guid><pubDate>Rabu 05 Oktober 2011 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Catur Nugroho Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/05/338/511239/wZhqTnxcft.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (foto:Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/05/338/511239/wZhqTnxcft.jpg</image><title>Ilustrasi (foto:Ist)</title></images><description>JAKARTA- Sebuah proyektil peluru misterius yang habis ditembakkan hampir saja mengenai Kepala Staf Puskemas Duren Sawit, Jailludin (44), di Jalan Bekasi Timur IV, rt 05 rw 07, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur.Kejadian berawal ketika Jailludin tengah tidur-tiduran di lantai II rumahnya, Selasa (4/10/2011) malam. Saat akan terlelap, Jailludin dikagetkan suara letusan senjata disertai jatuhnya proyektil peluru yang nyaris saja mengenai kepalanya.&quot;Peluru jatuh dari atap rumah yang langsung jatuh ke tempat tidur, jarak peluru hanya sejengkal dari kepala saya,&quot; kata Jailludin di Mapolsek Jatinegara, Rabu (5/9/2011).Jailludin menjelaskan proyektil jatuh yang ke tempat tidur akhirnya bergulir ke lantai rumahnya. &quot;Saya ambil kemudian disimpan untuk laporan ke polisi,&quot; paparnya.Pagi harinya, Jailludin melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Jatinegara. &quot;Kejadian itu membuat saya tidak bisa tidur dari malam sampai pagi,&quot; ujarnyaMenurut Kapolsek Jatinegara, Kompol Dewoto ukuran proyektil peluru itu berdiameter 38 mm yang diduga berasal dari revolver. &quot;Saat jatuh proyektil tersebut sudah tidak bertenaga, jadi tidak membahayakan, peluru terjatuh karena gravitasi bumi,&quot; paparnya.Dewoto menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.&quot;Peluru kita akan bawa ke laboratorium, untuk memastikan jenis senjata yang dipakai,&quot;tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Sebuah proyektil peluru misterius yang habis ditembakkan hampir saja mengenai Kepala Staf Puskemas Duren Sawit, Jailludin (44), di Jalan Bekasi Timur IV, rt 05 rw 07, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur.Kejadian berawal ketika Jailludin tengah tidur-tiduran di lantai II rumahnya, Selasa (4/10/2011) malam. Saat akan terlelap, Jailludin dikagetkan suara letusan senjata disertai jatuhnya proyektil peluru yang nyaris saja mengenai kepalanya.&quot;Peluru jatuh dari atap rumah yang langsung jatuh ke tempat tidur, jarak peluru hanya sejengkal dari kepala saya,&quot; kata Jailludin di Mapolsek Jatinegara, Rabu (5/9/2011).Jailludin menjelaskan proyektil jatuh yang ke tempat tidur akhirnya bergulir ke lantai rumahnya. &quot;Saya ambil kemudian disimpan untuk laporan ke polisi,&quot; paparnya.Pagi harinya, Jailludin melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Jatinegara. &quot;Kejadian itu membuat saya tidak bisa tidur dari malam sampai pagi,&quot; ujarnyaMenurut Kapolsek Jatinegara, Kompol Dewoto ukuran proyektil peluru itu berdiameter 38 mm yang diduga berasal dari revolver. &quot;Saat jatuh proyektil tersebut sudah tidak bertenaga, jadi tidak membahayakan, peluru terjatuh karena gravitasi bumi,&quot; paparnya.Dewoto menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.&quot;Peluru kita akan bawa ke laboratorium, untuk memastikan jenis senjata yang dipakai,&quot;tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
