<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Legitimasi DPR Terkikis, Saatnya Kuatkan Peran DPD</title><description>Memperkuat peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dinilai mampu menjadi  kekuatan baru, di tengah kian terkikisnya legitimasi Dewan Perwakilan  Rakyat (DPR) di depan rakyat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/05/339/511294/legitimasi-dpr-terkikis-saatnya-kuatkan-peran-dpd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/05/339/511294/legitimasi-dpr-terkikis-saatnya-kuatkan-peran-dpd"/><item><title>Legitimasi DPR Terkikis, Saatnya Kuatkan Peran DPD</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/05/339/511294/legitimasi-dpr-terkikis-saatnya-kuatkan-peran-dpd</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/05/339/511294/legitimasi-dpr-terkikis-saatnya-kuatkan-peran-dpd</guid><pubDate>Rabu 05 Oktober 2011 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Dede Suryana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/05/339/511294/w6jgFWExln.jpg" expression="full" type="image/jpeg">DPD RI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/05/339/511294/w6jgFWExln.jpg</image><title>DPD RI</title></images><description>JAKARTA - Memperkuat peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dinilai mampu menjadi kekuatan baru, di tengah kian terkikisnya legitimasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di depan rakyat.&quot;Harus ada penguatan DPD agar bisa merata ke daerah,&quot; kata Ketua Umum Persaudaraan Alumni HMI Bursah Zarnubi dalam keterangan persnya, Rabu (5/10/2011).Dia menambahkan, sistem DPD di Indonesia harus dikuatkan. Dimana perwakilan daerah memiliki hak yang sama dengan DPR seperti voting dan lainnya.&quot;Di negara maju seperti Amerika bisa merata karena senatornya (DPD) punya kekuatan untuk membangun daerahnya,&quot; papar Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) ini.Situasi ini, kata dia, bisa dibangun melalui sistem penguatan parlemen terutama DPD. &quot;Kalau DPD kuat pembangunan daerah akan merata,&quot; tambah dia.Usulan Bursah ini pun didukung Ketua DPR Irman Gusman. Menurut Irman, semangat awalnya DPD dibentuk sama dengan DPR, jika dilihat dari kacamata konsitusi. &quot;Tapi persoalannya bagaimana DPD bisa menjadi produk DPR,&quot; kata Irman.Ditambah lagi dengan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan yang sudah sangat rendah. Jika di negara lain, kata Irman, mungkin saja  pemerintahan sudah dibubarkan dan terjadi pergantian kabinet.&quot;Ini membuat kita sama-sama prihatin. Belum lagi parlemen kita juga alarmnya sudah merah.  Tahun 2014 ini merupakan eranya generasi baru, yang tidak terlibat dalam rezim lama,&quot; tandasnya Irman.</description><content:encoded>JAKARTA - Memperkuat peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dinilai mampu menjadi kekuatan baru, di tengah kian terkikisnya legitimasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di depan rakyat.&quot;Harus ada penguatan DPD agar bisa merata ke daerah,&quot; kata Ketua Umum Persaudaraan Alumni HMI Bursah Zarnubi dalam keterangan persnya, Rabu (5/10/2011).Dia menambahkan, sistem DPD di Indonesia harus dikuatkan. Dimana perwakilan daerah memiliki hak yang sama dengan DPR seperti voting dan lainnya.&quot;Di negara maju seperti Amerika bisa merata karena senatornya (DPD) punya kekuatan untuk membangun daerahnya,&quot; papar Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) ini.Situasi ini, kata dia, bisa dibangun melalui sistem penguatan parlemen terutama DPD. &quot;Kalau DPD kuat pembangunan daerah akan merata,&quot; tambah dia.Usulan Bursah ini pun didukung Ketua DPR Irman Gusman. Menurut Irman, semangat awalnya DPD dibentuk sama dengan DPR, jika dilihat dari kacamata konsitusi. &quot;Tapi persoalannya bagaimana DPD bisa menjadi produk DPR,&quot; kata Irman.Ditambah lagi dengan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan yang sudah sangat rendah. Jika di negara lain, kata Irman, mungkin saja  pemerintahan sudah dibubarkan dan terjadi pergantian kabinet.&quot;Ini membuat kita sama-sama prihatin. Belum lagi parlemen kita juga alarmnya sudah merah.  Tahun 2014 ini merupakan eranya generasi baru, yang tidak terlibat dalam rezim lama,&quot; tandasnya Irman.</content:encoded></item></channel></rss>
