<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SDA: Makanan Jadi Masalah Jamaah Haji</title><description>Permasalahan jemaah haji Indonesia yang sangat mengkhawatirkan saat  berada di Tanah Suci berupa ketersediaan makanan, untuk itu Kementrian  Agama (Kemenag) selaku penyelenggara akan menyediakan makanan dengan  sistem prasmanan</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/06/337/511416/sda-makanan-jadi-masalah-jamaah-haji</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/06/337/511416/sda-makanan-jadi-masalah-jamaah-haji"/><item><title>SDA: Makanan Jadi Masalah Jamaah Haji</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/06/337/511416/sda-makanan-jadi-masalah-jamaah-haji</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/06/337/511416/sda-makanan-jadi-masalah-jamaah-haji</guid><pubDate>Kamis 06 Oktober 2011 03:03 WIB</pubDate><dc:creator>Catur Nugroho Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/06/337/511416/fprmM92xrp.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/06/337/511416/fprmM92xrp.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Permasalahan jemaah haji Indonesia yang sangat mengkhawatirkan saat berada di Tanah Suci berupa ketersediaan makanan, untuk itu Kementrian Agama (Kemenag) selaku penyelenggara akan menyediakan makanan dengan sistem prasmanan.
&amp;nbsp;
Hal ini disampaikan Menteri Agama, Surya Dharma Ali saat ditemui usai mengikuti acara HUT TNI ke 66, di Mabes TNI Cilandak, Jakarta Timur, Rabu (5/10/2011).
&amp;nbsp;
&quot;Kalo pake makanan boks resiko makanan basi lebih tinggi dari pada prasmanan,&quot;ujarnya.
&amp;nbsp;
Menurut SDA penyediaan makanan di Tanah Suci dengan menggunakan dua cara, memakai nasi boks yang diantarkan ke tenda-tenda, serta prasmanan dengan menggunakan antrian.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau nasi box tidak perlu antian, namun makanan cepat basi, sedangkan prasmanan adanya antrian panjang, namun makanan fresh dan jamaah bisa memilih makanan yang disukainya,&quot;tuturnya.
&amp;nbsp;
Mengenai kelebihan makanan prasmanan bagi jemaah haji, SDA menambahkan makanan prasmanan tidak beresiko sakit perut. &quot;Karena kalo sakit perut nanti mengganggu ibadah,&quot;tegasnya.
&amp;nbsp;
Penggunaan catering sendiri, lanjut SDA dikarenakan tiga faktor, pertama cepatnya ketersedian makanan, kesehatan makanan dan ketersedian gizi yang cukup.
&amp;nbsp;
&quot;Kami berharap ketersedian makanan dan kesehatannya itu sesuai dengan harapan,&quot;tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Permasalahan jemaah haji Indonesia yang sangat mengkhawatirkan saat berada di Tanah Suci berupa ketersediaan makanan, untuk itu Kementrian Agama (Kemenag) selaku penyelenggara akan menyediakan makanan dengan sistem prasmanan.
&amp;nbsp;
Hal ini disampaikan Menteri Agama, Surya Dharma Ali saat ditemui usai mengikuti acara HUT TNI ke 66, di Mabes TNI Cilandak, Jakarta Timur, Rabu (5/10/2011).
&amp;nbsp;
&quot;Kalo pake makanan boks resiko makanan basi lebih tinggi dari pada prasmanan,&quot;ujarnya.
&amp;nbsp;
Menurut SDA penyediaan makanan di Tanah Suci dengan menggunakan dua cara, memakai nasi boks yang diantarkan ke tenda-tenda, serta prasmanan dengan menggunakan antrian.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau nasi box tidak perlu antian, namun makanan cepat basi, sedangkan prasmanan adanya antrian panjang, namun makanan fresh dan jamaah bisa memilih makanan yang disukainya,&quot;tuturnya.
&amp;nbsp;
Mengenai kelebihan makanan prasmanan bagi jemaah haji, SDA menambahkan makanan prasmanan tidak beresiko sakit perut. &quot;Karena kalo sakit perut nanti mengganggu ibadah,&quot;tegasnya.
&amp;nbsp;
Penggunaan catering sendiri, lanjut SDA dikarenakan tiga faktor, pertama cepatnya ketersedian makanan, kesehatan makanan dan ketersedian gizi yang cukup.
&amp;nbsp;
&quot;Kami berharap ketersedian makanan dan kesehatannya itu sesuai dengan harapan,&quot;tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
