<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tewas Bus Turis Asing Terguling Jadi 4 Orang</title><description>Korban tewas akibat kecelakaan bus pariwisata di Subang, Jawa Barat,  menjadi empat orang. Belum diketahui apakah seorang korban lagi warga  Indonesia atau asing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/07/340/512228/korban-tewas-bus-turis-asing-terguling-jadi-4-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/07/340/512228/korban-tewas-bus-turis-asing-terguling-jadi-4-orang"/><item><title>Korban Tewas Bus Turis Asing Terguling Jadi 4 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/07/340/512228/korban-tewas-bus-turis-asing-terguling-jadi-4-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/07/340/512228/korban-tewas-bus-turis-asing-terguling-jadi-4-orang</guid><pubDate>Jum'at 07 Oktober 2011 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Herdiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/07/340/512228/yJtPFo448Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bus pariwisata angkut turis terguling di Subang. (Dok: Sun TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/07/340/512228/yJtPFo448Y.jpg</image><title>Bus pariwisata angkut turis terguling di Subang. (Dok: Sun TV)</title></images><description>BANDUNG - Korban tewas akibat kecelakaan bus pariwisata di Subang, Jawa Barat, menjadi empat orang. Belum diketahui apakah seorang korban lagi warga Indonesia atau asing.Petugas RTMC Polda Jabar Brigadir Burhan Safiudin, menyebutkan empat orang itu tewas ketika bus Rahayu Sentosa bernomor polisi B 7917 ID dari arah Bandung terguling di Tanjakan Emen, sekira 1 kilometer dari Jalan Tangkuban Parahu. Musibah terjadi sekira pukul 11.00 WIB.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Tiga meninggal di lokasi dipastikan WNA, sementara korban tewas satu lagi belum tahu apakah WNA atau bukan,&amp;rdquo; ungkap Burhan saat dihubungi wartawan, Jumat (7/10/2011).Dia menyebutkan, empat jenazah saat ini berada di RSUD Ciereng, Subang. &amp;ldquo;Rencananya jenazah akan diberangkatkan ke RS Hasan Sadikin, Bandung,&amp;rdquo; sambungnya.Kecelakaan maut diduga terjadi karena rem blong sehingga sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan di jalan menurun dan berliku. Bus menggerus aspal ke bahu jalan lalu berhenti setelah menabrak tebing.Para turis yang menumpang bus parisiwata itu diketahui asal Belgia, Belanda, dan Pakistan. Namun belum bisa dipastikan kewarganegaraan korban yang tewas. Identitas mereka juga belum bisa dipastikan, pasalnya, sesama penumpang tidak saling mengenal.</description><content:encoded>BANDUNG - Korban tewas akibat kecelakaan bus pariwisata di Subang, Jawa Barat, menjadi empat orang. Belum diketahui apakah seorang korban lagi warga Indonesia atau asing.Petugas RTMC Polda Jabar Brigadir Burhan Safiudin, menyebutkan empat orang itu tewas ketika bus Rahayu Sentosa bernomor polisi B 7917 ID dari arah Bandung terguling di Tanjakan Emen, sekira 1 kilometer dari Jalan Tangkuban Parahu. Musibah terjadi sekira pukul 11.00 WIB.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Tiga meninggal di lokasi dipastikan WNA, sementara korban tewas satu lagi belum tahu apakah WNA atau bukan,&amp;rdquo; ungkap Burhan saat dihubungi wartawan, Jumat (7/10/2011).Dia menyebutkan, empat jenazah saat ini berada di RSUD Ciereng, Subang. &amp;ldquo;Rencananya jenazah akan diberangkatkan ke RS Hasan Sadikin, Bandung,&amp;rdquo; sambungnya.Kecelakaan maut diduga terjadi karena rem blong sehingga sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan di jalan menurun dan berliku. Bus menggerus aspal ke bahu jalan lalu berhenti setelah menabrak tebing.Para turis yang menumpang bus parisiwata itu diketahui asal Belgia, Belanda, dan Pakistan. Namun belum bisa dipastikan kewarganegaraan korban yang tewas. Identitas mereka juga belum bisa dipastikan, pasalnya, sesama penumpang tidak saling mengenal.</content:encoded></item></channel></rss>
