<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Abbas: Israel Harus Minta Maaf ke Turki</title><description>Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas menuntut permintaan maaf  Israel terhadap Turki terkait dengan kasus penyerangan kapal Mavi  Marmara yang membuat hubungan Israel dan Turki memburuk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/08/412/512377/abbas-israel-harus-minta-maaf-ke-turki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/10/08/412/512377/abbas-israel-harus-minta-maaf-ke-turki"/><item><title>Abbas: Israel Harus Minta Maaf ke Turki</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/10/08/412/512377/abbas-israel-harus-minta-maaf-ke-turki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/10/08/412/512377/abbas-israel-harus-minta-maaf-ke-turki</guid><pubDate>Sabtu 08 Oktober 2011 07:03 WIB</pubDate><dc:creator>Aulia Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/07/412/512377/H1K9DRiv44.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas (telegraph)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/07/412/512377/H1K9DRiv44.jpg</image><title>Foto : Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas (telegraph)</title></images><description>RAMALLAH - Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas menuntut permintaan maaf Israel terhadap Turki terkait dengan kasus penyerangan kapal Mavi Marmara yang membuat hubungan Israel dan Turki memburuk.&quot;Perbaikan hubungan Turki dan Israel akan mendukung kelangsungan dialog damai,&quot; ujar Abbas, seperti dikutip Sabah, Jumat (7/10/2011).Abbas juga menambahkan, Turki yang dahulu menjadi mediator antara Suriah dan Israel akan menjadi mediator yang sukses bagi dialog damai Israel dan Palestina.&quot;Kami selalu mendukung mediasi yang difasilitasi oleh Ankara untuk memecahkan segala macam krisis regional,&quot; tambahnya.Turki sebelumnya sudah menjadi mediator dalam dialog antara Suriah dan Israel yang berlangsung tiga tahun yang lalu yang berakhir pada Desember 2008.Namun saat ini, Turki tampak menunjukkan konfrontasinya terhadap Israel setelah muncul insiden penyerangan kapal relawan Turki pada 2010 lalu.Israel tetap tidak bersedia meminta maaf ke Turki karena Israel menganggap tindakannya menyerang kapal relawan Turki tersebut adalah legal. Saat ini, hubungan kerja sama militer dan juga kepolisian antara Israel dan Turki pun sudah dihentikan. Turki bahkan sudah mengusir Duta Besar Israel yang berdinas di negaranya.</description><content:encoded>RAMALLAH - Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas menuntut permintaan maaf Israel terhadap Turki terkait dengan kasus penyerangan kapal Mavi Marmara yang membuat hubungan Israel dan Turki memburuk.&quot;Perbaikan hubungan Turki dan Israel akan mendukung kelangsungan dialog damai,&quot; ujar Abbas, seperti dikutip Sabah, Jumat (7/10/2011).Abbas juga menambahkan, Turki yang dahulu menjadi mediator antara Suriah dan Israel akan menjadi mediator yang sukses bagi dialog damai Israel dan Palestina.&quot;Kami selalu mendukung mediasi yang difasilitasi oleh Ankara untuk memecahkan segala macam krisis regional,&quot; tambahnya.Turki sebelumnya sudah menjadi mediator dalam dialog antara Suriah dan Israel yang berlangsung tiga tahun yang lalu yang berakhir pada Desember 2008.Namun saat ini, Turki tampak menunjukkan konfrontasinya terhadap Israel setelah muncul insiden penyerangan kapal relawan Turki pada 2010 lalu.Israel tetap tidak bersedia meminta maaf ke Turki karena Israel menganggap tindakannya menyerang kapal relawan Turki tersebut adalah legal. Saat ini, hubungan kerja sama militer dan juga kepolisian antara Israel dan Turki pun sudah dihentikan. Turki bahkan sudah mengusir Duta Besar Israel yang berdinas di negaranya.</content:encoded></item></channel></rss>
